{"id":5783,"date":"2022-07-13T13:33:49","date_gmt":"2022-07-13T06:33:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/id\/?p=5783"},"modified":"2022-07-13T13:33:49","modified_gmt":"2022-07-13T06:33:49","slug":"dosen-gizi-unisa-yogya-beri-cara-jitu-agar-daging-qurban-bertahan-lama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/dosen-gizi-unisa-yogya-beri-cara-jitu-agar-daging-qurban-bertahan-lama\/","title":{"rendered":"DOSEN GIZI UNISA YOGYA BERI CARA JITU AGAR DAGING QURBAN BERTAHAN LAMA"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>YOGYAKARTA \u2013 <\/strong>Hari Raya Idul Adha adalah salah satu hari raya dalam agama islam, hari raya ini juga mengingati kisal dalam Al-Quran tentang kesediaan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan Ismail sebagai suatu tindakan ketaatan seorang Nabi Ibrahim kepada Allah SWT. Sebelum ibrahim melakukan pengorbanan, Allah SWT telah menggantinya dengan seekor domba jantan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kisah Nabi ibrahim inilah yang menjadi cikal bakal setiap Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban, pada saat hari raya inilah masyarakat banyak yang mengkonsumsi daging baik itu sapi maupun daging kambing.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, bagaimana ketika masyarakat banyak menerima daging sapi ataupun daging kambing dengan gizi yang terkandung tetap bertahan dan tidak menimbulkan penyakit pada tubuh kita?<\/p>\n\n\n\n<p>Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas \u2018Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta Muhammad Hafizh Hariawan, S.Gz., MPH menjelaskan ada 2 Metode atau cara ketika kita ingin kandungan gizi pada daging qurban tetap awet dan tidak menimbulkan penyakit.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSetelah mendapatkan daging qurban, tentukan dulu apakah dagingnya akan langsung diolah atau akan di simpan dalam waktu yang lama. Jika ingin di simpan usahakan sesegera mungkin langsung disimpan, dengan tahapan daging yang sudah diterima tidak usah dicuci terlebih dahulu, ketika daging itu dicuci malah akan menimbulkan peningkatan resiko terkontaminasi silang dari bakteri yang ada di daging dan yang ada di air, hal tersebut akan meningkatkan kemungkinan terkontaminasi kepada peralatan peralatan yang ada di sekitarnya. Selain itu air yang digunakan untuk mencuci daging akan meningkatkan resiko pertumbuhan bakteri dan jamur di dalam daging, hal tersebut akan mempercepat pembusukan daging,\u201d Jelas Hafizh dalam wawancara via WhatsApp, Senin (11\/7).<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ingin menyimpan daging, Hafizh menambahkan, daging di pindahkan ke tempat tertutup yang bersih lalu disimpan ke freezer yang bersuhu minimal 18 derajat celcius. Hal ini bertujuan agar dapat mempertahankan kandungan gizi didalam daging, serta rasa dan tektur dari daging tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHal yang harus diperhatikan adalah daging yang disimpan dalam kondisi yang baik, sebelum dibekukan kita harus memastikan daging tersebut bebas dari kotoran dan lainnya. Jika hal tersebut kita lakukan ,maka kualitas dari daging dan kandungan gizi di dalamnya dapat dipertahankan\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika daging terlihat kotor, dapat dibersihkan dengan cara direbus dalam air mendidih selama 30 menit, jelas Hafizh \u201cKetika akan mengonsumsi daging qurban, pastikan daging sudah dimasak sampai matang, jangan lupa selalu mencuci tangan setiap sebelum dan sesudah mengolah daging, serta pisahkan peralatan yang digunakan untuk mengolah daging mentah dengan peralatan dapur lainnya agar tidak terjadi kontaminasi silang,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1030\" height=\"464\" data-id=\"5784\" src=\"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/sites\/7\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-12-at-18.29.01-1030x464.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5784\" srcset=\"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-12-at-18.29.01-1030x464.jpeg 1030w, https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-12-at-18.29.01-300x135.jpeg 300w, https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-12-at-18.29.01-768x346.jpeg 768w, https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-12-at-18.29.01-705x317.jpeg 705w, https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-12-at-18.29.01.jpeg 1040w\" sizes=\"auto, (max-width: 1030px) 100vw, 1030px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA \u2013 Hari Raya Idul Adha adalah salah satu hari raya dalam agama islam, hari raya ini juga mengingati kisal dalam Al-Quran tentang kesediaan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan Ismail sebagai suatu tindakan ketaatan seorang Nabi Ibrahim kepada Allah SWT. Sebelum ibrahim melakukan pengorbanan, Allah SWT telah menggantinya dengan seekor domba jantan. Kisah Nabi ibrahim inilah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":5784,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"slim_seo":{"title":"DOSEN GIZI UNISA YOGYA BERI CARA JITU AGAR DAGING QURBAN BERTAHAN LAMA - Universitas Aisyiyah Yogyakarta","description":"YOGYAKARTA \u2013 Hari Raya Idul Adha adalah salah satu hari raya dalam agama islam, hari raya ini juga mengingati kisal dalam Al-Quran tentang kesediaan Nabi Ibrahi"},"footnotes":""},"categories":[998,978],"tags":[],"class_list":["post-5783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-green-unisa-yogya","category-news"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5783"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5783\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5784"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}