Dosen dan Mahasiswa Universitas `Aisyiyah Yogyakarta mendapatkan beasiswa shortcourse Digital Health yang diadakan oleh Ministry of Health and Welfare (MoHW) ROC Taiwan dan Taiwan International Healthcare Training Centre (TIHTC), Rabu (24/11).

Sebanyak 13 dosen dan mahasiswa Unisa Yogyakarta dari Program Studi  S1 Teknologi Informasi, S1 Administrasi Publik  dan Magister Kebidanan yang mendapatkan beasiswa, akan mengikuti training yang akan ditempuh selama bulan November – Desember 2021, dan akan mempelajari tentang eHealth, aplikasi Big Data pada Kesehatan, IoT dan Integrasi Digital, Artificial Intelligence pada layanan kesehatan, Smart Hospital dan lain sebagainya.

Cesa Septiana Pratiwi, S.S.T., M.Mid., Ph.D. selaku Kepala Biro Kerjasama dan urusan internasional mengatakan 13 mahasiswa dan dosen dari tersebut telah mengikuti training Healthcare Management and National Health Insurance dan Emergency Care and Burn Injuries Management yang dilaksanakan pada bulan Agustus – Oktober 2021, yang juga diselenggarakan oleh TIHTC dan juga dibiayai secara penuh oleh MoHW ROC Taiwan.

“Sebelum pandemi, setiap tahun Unisa Yogyakarta mengirimkan dosen dan mahasiswanya untuk mengikuti training di Taiwan yang diselenggarakan oleh TIHTC,” ucap Cesa. Cesa menambahkan kerjasama dengan TIHTC telah dirintis sejak tahun 2011 saat Unisa Yogyakarta masih berstatus sebagai STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta sehingga hanya dimanfaatkan oleh Prodi Kesehatan. Cesa berujar “Saat ini, kerjasama dengan TIHTC dapat dimanfaatkan oleh dosen dan mahasiswa dari berbagai fakultas di UNISA Yogyakarta,”.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *