Menyala Kembali, UNISA Yogya Gelar Internasionalisasi bersama Dua Institusi dari Malaysia

Pasca terbatasnya kegiatan internasional secara luring, UNISA Yogya kembali menerima tamu internasional, Universiti Kuala Lumpur (UniKL) dan Universiti Sains Malaysia (USM). Masing-masing institusi akan membersamai beberapa program studi di UNISA Yogya.

Senin (27/07), Universiti Kuala Lumpur hadiri rapat di ruang rapat, lantai 2, gedung Siti Moendjijah, Kampus Terpadu UNISA Yogya, dalam pembahasan kegiatan pertukaran pelajar bersama Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) dan pengembangan kerjasama degan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNISA Yogya.

Ka.Biro Kerjasama dan Urusan Internasional, Cessa Septiana,Ph.D., menjelaskan bahwa UNISA Yogya akan menerima mahasiswa studi banding untuk Program Studi D4 TLM dari Universiti Kuala Lumpur, pada tanggal 08-21 Agustus 2022 mendatang. “Selama disini mereka juga akan belajar atau diajak ke lahan praktik di rumah sakit dan juga Puskesmas,” jelas Cessa “Selain itu kita juga akan adakan lomba bagi mereka, tentunya dengan tema yang sesuai dalam program pertukaran pelajar ini,” tutup Cessa.

Dalam rapat, Dr. Reezal Ishak, Dekan UniKL MESTECH, juga membahas pengembangan kerjasama untuk program studi lainnya seperti Program Studi Bioteknologi, Keperawatan, dan juga Kebidanan.

Dari Universiti Sains Malaysia, telah memulai agendanya pada Selasa (26/07), bersama Program Studi S1 Fisioterapi. Dr. Zuraida Zainun, M.Sc., Ph.D., akan mengisi workshop dan juga studium general bagi Fisioterapis dan juga Mahasiswa Fisioterapi. Workshop dengan mengangkat tema “Rehabilitasi Vestibular”, dihadiri oleh Dosen dan Praktisi Fisioterapis, sedangkan mahasiswa akan diarahkan pada agenda Studium General pada hari, Rabu, 27 Juli 2022.

Ali Imron, M.Fis., Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UNISA Yogya saat membersamai dari kedua institusi tak luput mengambil kesempatan untuk mengenalkan Muhammadiyah-‘Aisyiyah. Pengenalan dari sejarah berdirinya organisasi Muhammadiyah-‘Aisyiyah di Yogyakarta, hingga kegiatan sosial-kemanusiaan yang telah dilakukan seperti disaster management center, amal usaha kesehatan, dan penanganan pandemi Covid-19.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.