Sepakbola Indonesia tidak bisa dipisahkan oleh peran penting seorang fisioterapis, dimana tugas mereka sangat membantu dalam perjuangan 11 pemain yang bertanding di lapangan dalam menjaga kebugaran serta penanganan dalam cedera.

Program Studi Fisioterapi Universitas `Aisyiyah Yogyakarta telah banyak menghasilkan alumni yang berkiprah di Liga 1 maupun di Liga 2 Indonesia. Klub Persebaya Surabaya, Persik Kediri dan PSS Sleman menjadi beberapa klub di Liga 1 yang mendapatkan jasa alumni Fisioterapi Unisa Yogya melalui Samudra Anggara (Persebaya), Wildan Yahya (Persik), M. Firman (PSS).

Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat Rektor Unisa Yogya dalam sesi pertemuan dengan dua alumni Fisioterapi yang dihadiri Samudra dan Wildan menyampaikan pesan untuk tetap terus mengembangkan ilmu yang telah didapatkan walaupun sudah memiliki tanggung jawab pekerjaan di masing-masing klub, agar nantinya klub yang menaungi mereka juga akan mendapatkan manfaat lebih.

“Selalu berikan yang terbaik untuk tim yang kini kalian bela, semoga menjadi ladang amal kalian dengan bekerja penuh keikhlasan,” ucap Warsiti.

Selain bertemu dengan Rektor Unisa Yogyakarta, Samudra dan Wildan juga membagi pengalaman mereka kepada mahasiswa fisioterapi dalam sesi sharing yang diadakan Prodi Fisioterapi Unisa Yogyakarta.

Samudra dan Wildan menyampaikan kepada adik adik tingkatnya untuk selalu belajar dengan sungguh- sungguh serta fokus, agar apa yang kita impikan bisa terwujud.

“Kesempatan untuk membuktikan bahwa kalian bisa mendapatkan kepercayaan suatu instansi serta lembaga dimana kalian magang atau praktek dengan menunjukkan skill dan ilmu yang sudah kalian peroleh dari sini,” ucap Samudra.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *