Sembilan Dosen SAY Raih Dana Hibah Kemenristek Dikti 2016

Sebanyak 9 dosen STIKES Áisyiyah Yogyakarta (SAY) memperoleh dana hibah Kemenristek DIKTI 2016.

Kepala Lembaga Pengembangan Ilmu, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) SAY Sarwinanti, M.Kep., Sp.Kep.Mat , saat ditemui di ruangannya, Rabu, (17/2) mengatakan, ke-9 proposal tersebut terdiri dari 6 proposal penelitian dosen pemula dan 3 proposal pengabdian pada masyarakat (IBM).

“Tahun ini kita mengirimkan 19 proposal hibah yang terdiri dari 11 judul proposal penelitian dan 8 proposal pengabdian pada masyarakat dan 9 judul yang lolos hibah,” ujarnya .

Meski hanya 9 judul yang lolos tapi jumlah tersebut terus meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu Ketua SAY, Warsiti, M.Kep.,Sp.Mat mengaku bangga dengan capaian para dosen SAY ini dan optimis prestasi tersebut akan terus meningkat di tahun berikutnya.

Dalam upaya mencapai tujuan pendidikan tinggi, penelitian merupakan salah satu aspek penting yang harus dilakukan selain kegiatan belajar mengajar dan pengabdian masyarakat.

“Ke depan kita akan terus meningkatkan kualitas penelitian dosen sehingga bisa di publish di jurnal ilmiah nasional maupun internasional,” ujarnya.

 

Dosen-dosen yang mendapatkan hibah penelitian yaitu Umu Hani, M.Kes., Siti Khotimah, M.Fis., Ismarwati, MPH., Suratini, M.Kep. Sp.Kom, Farida Kartini,M.Sc dan Veni Fatmawati, M.Fis.

Dosen yang mendapatkan hibah pengabdian masyarakat (IBM) yaitu Dhesi Ari Astuti, M.Kes., Ismarwati, MPH., dan Sarwinanti, M.Kep., Sp.Kep.Mat.

Resusitasi Mahasiswa DIV Kebidanan SAY

Resusitasi Mahasiswa DIV Kebidanan SAY

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa Prodi DIV Bidan Pendidik dan menjadi salah satu bagian dari modul kegawatdaruratan obstetrik dan neonatus, Program Studi Kebidanan DIV STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta (SAY) menggelar pelatihan resusitasi dan KMC bagi mahasiswa, Senin (25/1).

Menurut Ketua Program Studi Kebidanan D IV, Dewi Rokhanawati., M.Ph Keberadaan bidan dimasyarakat maupun klinik sering memenuhi permasalahan seperti permasalahan kegawatdaruratan pada neonates dan bayi. Kebanyakan bayi lahir dalam keadaan bugar, sekitar 10% yang membutuhkan bantuan untuk memulai pernafasan danhanya 1 % yang membutuhkan tindakan resusitasi secara lengkap. Walaupun hanya 1 % yang membutuhkan tindakan resusitasi secara lengkap, akan tetapi kalau kasus ini terjadi dan tidak terdapat tenaga yang trampil dalam penatalaksanaan tersebut, kematian bayi tidak dapat dihindari. Bidan merupakan salah satu pelaku yang paling dekat dengan kasus-kasus tersebut. Untuk itu perlu adanya pembekalan yang lebih intensif atau pendekatannya dalam bentuk pelatihan sehingga harapannya apabila mahasiswa ini nanti telah lulus mampu untuk melakukan penatalaksanaan pada kegawatdaruratan neonatus.

Pelatihan yang diikuti oleh 304 mahasiswa ini berlangsung selama 10 hari (25 Januari – 4 februari 2016) ini dibagi menjadi lima gelombang dan di pandu oleh Tim Resusitasi RSU PKU Muhammadiyah dan Dosen Prodi DIV Bidan Pendidik SAY.

SAY Gelar Pelatihan Kepemimpinan Strategis Dan Organisasi Pembelajaran

Untuk membangun kemampuan dan kapasitas kepemimpinan bagi upaya perbaikan dan meningkatkan pelayanan di Perguruan Tinggi (PT), STIKES Áisyiyah Yogyakarta (SAY) menggelar Pelatihan Kepemimpinan Strategis Dan Organisasi Pembelajaran Bagi Lembaga Pendidikan Kesehatan di Kampu SAY, Sabtu-Minggu (13-14/2).

Menurut panitia kegiatan ini, Dhesi Ari Astuti, pada organisasi pembelajaran, peran pemimpin sangat berbeda dari peran pembuat keputusan yang kharismatik. Pemimpin adalah perancang, guru, dan pelayan. Peran-peran tersebut menuntut ketrampilan baru antara lain: kemampuan membangun visi bersama, memunculkan dan mengubah model mental yang ada, dan kemampuan mendorong pola pemikiran yang lebih sistemik. Pendek kata, pemimpin pada organisasi pembelajaran bertanggungjawab untuk membangun organisasi dimana orang-orangnya secara berkelanjutan mengembangkan kemampuan mereka dalam rangka membentuk masa depan mereka; singkatnya, pemimpin bertanggungjawab atas pembelajaran bagi organisasinya.

Pelatihan yang menghadirkan narasumber dr. Triono Soendoro, M.Sc., M.Phil., PhD dan Drs. Husni Mu’adz, M.A., Ph.D, diharapkan mampu mengembangkan penyegaran kepemimpinan pada pimpinan dan staf di SAY.

PRA AKADEMIK PRODI ILMU KEBIDANAN PROGRAM MAGISTER (S-2) STIKES `AISYIYAH YOGYAKARTA

STIKES `Aisyiyah Yogyakarta menyambut mahasiswa baru Prodi ilmu Kebidanan Program magister S2 angkatan ke 3 melalui acara Pra Akademik, kegiatan ini rutin  dilakukan setiap tahunya demi memperkenalkan dan membekali para mahasiswa S2, Selasa (9/2).

Acara yang diselenggarakan di aula Siti Baroroh Baried ini dibuka langsung oleh ibu Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat. selaku Ketua SAY dan dihadiri oleh kaprodi S2 beserta jajaran ketua bidang lainya, adapun tujuan diadakanya acara pra akademik ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa dalam perkuliahan sehingga mahasiswa dapat lulus tepat waktu dan sesuai dengan profil lulusan program studi

Program Studi Kebidanan D3 Gelar Pelatihan Service Excelent, Basic Life support dan Patient Safety

Sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan memperluas wawasan dosen dan mahasiswa terkait perkembangan ilmu tentang service excelent, basic life support dan patient safety, Program Studi Kebidanan D3 STIKES Áisyiyah Yogyakarta (SAY), menggelar pelatihan tersebut diatas di kampus SAY, Sabtu (6/2).

Menurut Koordinator Praktik Klinik Kebidanan, Nurul Kurniati, S.ST, pelatihan ini bertujuan menghasilkan lulusan bidan professional yang berkualitas, baik dari pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan standar profesi. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, pembimbing klinik diharapkan mengikuti kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas praktik Bidan. Lebih lanjut Nurul menjelaskan pelatihan service excellent untuk meningkatkan kompetensi dengan menggali potensi, meningkatkan motivasi dan mengembangkan pola pikir, tutur kata, sikap & perilaku para mahasiswa dan dosen sebagai “:service provider” agar memahami peran mereka yang amat penting untuk dapat melayani dengan hati, sopan dan ramah melalui penguasaan teknik & ketrampilan dalam memberikan Service Excellence demi kepuasan customer/ pasien.

Di Indonesia, telah dikeluarkan pula Kepmen nomor 496/Menkes/SK/IV/2005 tentang Pedoman Audit Medis di Rumah Sakit, yang tujuan utamanya adalah untuk tercapainya pelayanan medis prima di rumah sakit yang jauh dari medical error dan memberikan keselamatan bagi pasien. Perkembangan ini diikuti oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia(PERSI) yang berinisiatif melakukan pertemuan dan mengajak semua stakeholder rumah sakit untuk lebih memperhatian keselamatan pasien di rumah sakit. Mempertimbangkan betapa pentingnya misi rumah sakit untuk mampu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik terhadap pasien mengharuskan rumah sakit untuk berusaha mengurangi medical error sebagai bagian dari penghargaannya terhadap kemanusiaan, maka dikembangkan system Patient Safety yang dirancang mampu menjawab permasalahan yang ada.

Selain beberapa pelatihan yang telah disebutkan, dipandang perlu untuk mengadakan pelatihan Basic Life Support Training. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memperkecil resiko kematian atau cacat pada kecelakaan, baik kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan kerja yang umumnya terjadi pada perusahaan bahkan kecelakaan dalam rumah tangga dengan memberikan pertolongan pertama sebelum datang pertolongan dari rumah sakit.

CLOSING CEREMONY MILAD HIMIKA KE 10

Dalam serangkain acara MILAD HIMIKA yang ke 10, HIMIKA SAY mengadakan acara closing ceremony MILAD HIMIKA ke 10 yang dilaksanakan pada Sabtu, 30 januari 2016 di gedung B kampus terpadu STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta. Acara ini merupakan acara penutupan dari serangkaian acara MILAD yang sebelumnya Panitia MILAD HIMIKA ke 10 telah sukses menyelengggarakan lomba tingkat Regional meliputi debat dan poster dan tingkat Kampus meliputi futsal serta kegiatan Pengabdian Masyarakat/HIMIKA Health Care. Acara closing ceremony ini di hadiri oleh Ibu Dra.Ummu Hani Edinawangsih, M.kes, Bapak Ery Khusnal,MNS, Ibu Ns.Suratini,M.kep.,Sp.Kom, Ibu Dwi Prihatiningsih,MNg, Bapak Edy Suprayitno,M.kep, perwakilan dari Institusi se-DIY, perwakilan organisasi, perwakilan kelas dan Dewan Pengawas Organisasi.

Dalam acara closing ceremony sebagai acar penutupan MILAD HIMIKA tidak hanya dengan penyerahan hadiah kepada para juara namun acara ini dimeriahkan oleh penampilan mahasiswa-mahasiswi STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta diantara traditional dance, band STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta, serta penampilan spektakuler lainya yaitu Stand Up Comedy Yogyakarta dalam rangka tour de campus dan Alhamdulillah STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta menjadi kampus yang terpilih. Panitia MILAD HIMIKA mengambil konsep warna hijau melambangkan warna cerminan seorang perawat. Acara ini merupakan acara yang terbesar di sepanjang perjalanan umur HIMIKA di bawah kepemimpinan Kanda Hamudi Prasestiyo.

Harapan untuk selanjutnya semoga acara MILAD HIMIKA tahun yang akan datang lebih spektakuler dengan nuansa yang berbeda dan semoga HIMIKA menjadi organisasi yang amanah, berdikari,dan memiliki solidaritas yang tinggi. Aamiin

SERUNYA DISKUSI BUKU OLEH PERPUSTAKAAN STIKES 'AISYIYAH YOGYAKARTA

Dalam rangka meningkatkan atmosfir akademik bagi civitas akademika, khususnya bagi para mahasiswa, Perpustakaan STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta menggelar berbagai acara. Salah satunya dalam bentuk diskusi buku, yang diadakan pada Rabu, 3 Februari 2016. Diskusi kali ini menghadirkan pembicara yang sangat expert di bidang keperawatan jiwa, yaitu seorang dosen  STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta. Beliau adalah Mamnu’ah, M.Kep., Sp.J, yang saat ini sedang menempuh S3  keperawatan jiwa di UGM Yogyakarta.

                Diskusi buku bersumber pada buku “ Prinsip dan Praktik Keperawatan Kesehatan Jiwa Stuart : Buku 1 & 2 Edisi Indonesia” yang diterjemahkan dari buku “Principles and Practice of Psychiatric Nursing”, karangan Gail W Stuart  & Michele T. Laraira. Materi sangat penting bagi semua mahasiswa.  Semua profesi, baik sebagai bidan, perawat, dosen, ataupun fisioterapi, dalam menjalankan tugasnya memerlukan pendekatan psikologi kepada pasien, teman sejawat, atasan, keluarga, dan masyarakat lebih luasnya. Peserta yang berasal dari perwakilan BEM (Badan eksekutif Mahasiswa), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), HIMIKA (Himpunan Mahasiswa Ilmu Keperawatan), HIMABIDA (himpunan Mahasiswa Ilmu kebidanan), HIMAFI (Himpunan Mahasiswa Ilmu Fisioterapi), AEC (Aisyiyah English Club) atau FRESHT, dan PIK-M (Pusat Informasi Kesehatan Reproduksi-Mahkota Puri) sangat antusias mendengarkan penyampaian materi oleh pembicara. Kegiatan tanya jawab juga berlangsung seru, sampai akhir waktu yang disediakan habis. Pada acara penutup, panitia berharap agar kegiatan diskusi buku semacam ini bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk memanfaatkan koleksi yang ada di perpustakaan, sekaligus untuk membantu permasalahn yang ada di sekitar kita.

PELATIHAN LITERASI INFORMASI BAGI ORGANISASI MAHASISWA STIKES 'AISYIYAH YOGYAKARTA

Rabu, 3 Februari 2016, Perpustakaan STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta mengadakan Pelatihan Literasi Informasi. Kegiatan kali ini ditujukan bagi perwakilan seluruh organisasi mahasiswa yang ada di STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta.  Peserta juga berasal dari seluruh Prodi yang ada, mulai jenjang Diploma III,  Diploma IV, dan Sarjana. Bagi mahasiswa Strata 2, pelatihan literasi sudah masuk dalam kegiatan pra akademik.

                Kegiatan ini sangat mendukung peningkatan atmosfir akademik bagi civitas akademika. Materi yang diberikan dalam pelatihan oleh pembicara, Irkhamiyati, MIP antara lain adalah: a). memotivasi mahasiswa agar lebih meningkatkan pemanfaatan layanan perpustakaan; b). Pentingnya literasi informasi bagi mahasiswa; c). Cara mengakses koleksi melalui OPAC/Online Public Acces Cataloguing, jurnal, e-journal, dan e-reshourches lainnya, d).Trik dan tips agar cepat dan tepat dalam penelusuran informasi, e). Penelusuran berbagai sumber iformasi elektronik, dan f). Media penyimpanan informasi.

                Pembicara mengajak semua peserta untuk menyampaikan informasi yang sudah diperoleh dalam pelatihan tersebut kepada orang lain, agar ilmu baru tersebut lebih bermanfaat dan tersebar luas. Pembicara juga mengajak peserta untuk banyak memanfaatkan e-reshources gratis yang sudah dilanggankan oleh Dikti, PNRI, BPAD melalui jogjalib.com, dsb.

STIKES Áisyiyah Yogyakarta Menjadi STIKES Terbaik di Indonesia 2015

Prestasi membanggakan di raih lagi oleh STIKES Áisyiyah Yogyakarta (SAY). Berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Republik Indonesia, No. 492.a/M/Kp/VIII/2015 tentang klasifikasi dan pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia tahun 2015, bahwa SAY masuk dalam peringkat 72 dari 3.320 (tiga ribu tiga ratus dua puluh) perguruan tinggi di Indonesia. Pada jajaran Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di Indonesia, SAY menjadi yang pertama atau terbaik.

Menurut Ketua SAY, Warsiti, S.Kp.,M.Kep. Sp. Mat, hal ini sangat membanggakan dan merupakan perwujudan dari Visi STIKES Áisyiyah Yogyakarta yaitu menjadi STIKES terbaik di Indonesia tahun 2016. Klasifikasi dan pemeringkatan perguruan tinggi tersebut disusun berdasarkan 4 kriteria yaitu kualitas sumber daya manusia, kualitas manajemen, kualitas kegiatan kemahasiswaan, kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.

Kunjungan Lapangan Akreditasi Program Studi Ners SAY

Akreditasi Perguruan Tinggi merupakan tanggung jawab moral institusi pendidikan terhadap masyarakat/publik. Melalui kegiatan ini dapat diukur standar mutu dari suatu institusi. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua STIKES Áisyiyah Yogyakarta (SAY), Warsiti, S.Kp.,M.Kep.,Sp.Mat, saat pembukaan kunjungan lapangan akreditasi Program Studi Ners, di Kampus SAY, Senin (1 / 2).

Warsiti menambahkan, melalui akreditasi diharapkan SAY akan semakin baik dan terstandar. Bagi yang belum terstandar agar segera berbenah atau dilakukan upaya perbaikan.

Tim asesor akreditasi LAMPTKes yang terdiri dari Hiryadi, S.Kp., M,Kep., Sp.Kom; Dr Debie Dahlia, S.Kp., MHSM dan Ns. Nur Huda, M.Kep., Sp.KMB mengunjungi SAY untuk memotret 7 standar antara lain visi, misi dan tujuan; tata pamong dan kepemimpinan; mahasiswa dan lulusan; sumber daya manusia, kurikulum, pembelajaran, suasana akademik; pembiayaan, sarana prasarana dan sistem informasi; penelitian, pengabdian masyarakat dan kerjasama.