Mahasiswa SAY Peka Masalah Masyarakat

Mahasiswa Program Studi Kebidanan D3 melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kelurahan Suryodiningratan Yogyakarta (24-25 Agustus 2015).

Kegiatan PKL yang dilakukan adalah Musyawarah Masyarakat Kelurahan (MMK1) untuk perkenalan dan Focus Group Discusion (FGD) untuk menggali permasalahan, setelah itu pengkajian pada 10 kepala keluarga masing masing mahasiswa untuk membuat sampel masalah apa saja yang ada di Kelurahan Suryodiningratan. Setelah dilakukan MMK1 maka dilakukan MMK2 untuk menjabarkan permasalahan yang sudah didapat dari hasil pengkajian dan penentuan prioritas masalah serta program kerja dari masalah yang ada.

Menurut salah satu dosen Kebidanan D3, Dhesi Ari Astuti, M.Kes., PKL ini dapat menjadikan mahasiswa peka terhadap masalah yang ada dimasyarakat. Mahasiswa mampu untuk pengkajian ke KK intensif dan untuk memecahkan suatu masalah di keluarga. Banyak mahasiswa mengatakan bahwa dirinya menjadi lebih dekat dengan masyarakat setelah melakukan penyuluhan.

Harapan dengan dilakukannya program ini mahasiswa dapat memberikan program kerja khusus nya dibidang kesehatan yang nantinya bisa dilanjutkan oleh masyarakat di wilayah PKL.

Study Tour To Thailand 2016

Dibuka perjalanan Study Tour To Thailand di bulan Juni 2016. silahkan melalukan pendaftaran ke Kantor Kerjasama Internasional dan Humas SAY. dapat menghubungi:

Sinta : 081329027113

Yunan : 085643639956

Unduh Berkas

Study Tour To Sing-May

Dibuka perjalanan Study Tour To Singapore – Malayisa di bulan Juni 2016. silahkan melalukan pendaftaran ke Kantor Kerjasama Internasional dan Humas SAY. dapat menghubungi:

Sinta : 081329027113

Yunan : 085643639956

Unduh Berkas

OPEN RECRUITMEN : Tim Promosi SAY

Dibuka bagi para lulusan SAY yang berminat untuk bergabung menjadi TIM PROMOSI SAY. dapat mendaftarkan langsung ke Kantor Kerjasama Internasional dan Humas. Adapun persyaratannya :

  1. Telah Lulus Kuliah
  2. Menyertakan Fotokopi Ijasah dan Transkrip Nilai
  3. Menyertakan Foto Kopi KTP
  4. Menyertakan Pas Fot 4 x 6
  5. Menyertakan Daftar Riwayat Hidup

Segera daftarkan diri kalian .Untuk Informasi dapat menghubungi :

Sinta M (081329027113)

Yunan (085643639956)

Mahasiswa SAY Ikuti Summer Program di Taiwan

STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta (SAY) mengirimkan 9 mahasiswa untuk mengikuti Summer Traditional Chinese Complementary Therapy Program 2015 di National Taipei University of Nursing and Health Sciences (NTUNHS) Taiwan ROC, 2-11 Agustus 2015.

Menurut Koordinator Kerjasama Internasional dan Humas, Indriani, M.Sc., mereka belajar tentang sistem pengobatan herbal medicine (akupuntur, relaksasi dengan aromaterapi). Selain itu mereka juga belajar tentang pengembangan wawasan kebudayaan Cina.  Beberapa kegiatan lapangan juga mereka lakukan antara lain culture tour dan visit ke beberapa rumah sakit di taiwan (hospital visit).

Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan pengetahuan dan skill tentang kesehatan untuk menunjang profesinya kelak sebagai khususnya bidan, perawat dan fisioterapis.

SAY adalah Pilihan Tepat

Sleman Kabupaten terbaik dalam penyelenggaraan pendidikan terbaik di Indonesia. STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta merupakan pilihan tepat untuk studi lanjut. Demikan yang dikatakan Bupati Sleman, Sri Purnomo, pada acara Mataf 2015 mahasiswa baru STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta, Jumat (4/9).

Lebih lanjut, Sri Purnomo menjelaskan bahwa penduduk di Sleman 1.064.000 dan 250.000 diantaranya adalah mahasiswa dari luar Yogyakarta. SAY merupakan miniatur Indonesia, karena di SAY hadir mahasiswa dari 32 propinsi di Indonesia. ‘’Kami menyambut baik dengan tangan terbuka kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah’’, tuturnya.

Harapannya mahasiswa yang kuliah di SAY, bisa belajar tentang budaya di yogyakarta, bisa berprestasi sehingga memberi warna yang positif untuk kabupaten Sleman. Dan ketika lulus nantinya kembali ke asal masing-masing dengan prestasi yang baik pula.

Dr Abdul Basith: Kunci Sukses adalah Soft Skills

Salah satu kunci kesuksesan ditentukan soft skills. Untuk mengajarkan soft skills tidak bisa dengan teori yang singkat. Soft skills berkaitan dengan kecerdasan emosional, sifat kepribadian, ketrampilan social, komunikasi, berbahasa, kebiasaan pribadi, keramahan dan optimisme yang mencirikan kemampuan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain. Cara terbaik mengajarkan soft skills adalah dengan peragaan atau praktek langsung. Hal tersebut tegas di sampaikan oleh  Dr. Abdul Basith, saat memberikan materi Masa Taaruf (Mataf) kepada 950 mahasiswa baru STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta (SAY) di gedung auditorium B SAY, Kamis (3/9).

Lebih lanjut Abdul Basith mengatakan bahwa krakter yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi habit/kebiasaan. Bila ingin sukses bangunlah kebiasaan bergaul dengan orang-orang sukses. Kebiasaan yang belum membuat diri kita merdeka tinggalkan. “The most important person in the world, anda orang yang paling penting di dunia bukan siapa-siapa. Jadilah direktur untuk dirimu sendiri. Sukses memang harus dipaksa’’, jelasnya .

Pada akhir materi Abdul Basith berpesan kepada mahasiswa baru untuk mengubah habit yaitu dengan Character (karakter), Care (peduli), Chief (pemimpin), Cheerful (gembira ria), Company (perusahaan). Selain itu lakukan 12 langkah menuju sukses yaitu membuat keputusan, bermimpi yang besar, membuat rencana menang, take action, penuh kepercayaan dan positif thinking, kreatif, cari mentor, jadi pembangun hubungan yang baik, focus, responsible dan menggunakan waktu dengan baik.

SAY mencetak Kartu Tanda Mahasiswa secara mandiri

SAY telah menyelesaikan masa pendaftaran mahasiswa baru 2015/2016 untuk Program Studi Ilmu Keperawatan S1, Fisioterapi S1, Kebidanan D-III dan Kebidanan D-IV. Calon Mahasiswa SAY resmi menjadi Mahasiswa pada tanggal 26 Agustus sampai dengan 3 September 2015 bersamaan dengan Registrasi Akhir yang dilakukan oleh masing-masing Calon Mahasiswa dengan ditandai perolehan Nomor Induk Mahasiswa (NIM). Adapun urut-urutan Registrasi Akhir adalah sebagai berikut:

  1. Mahasiswa melakukan verifikasi data ke petugas melalui SIMPTT PMB (Pos 1)
  2. Tes penempatan Baca Al Qur’an (Pos 4)
  3. Memproses NIM ke petugas melalui SIMPTT Kemahasiswaan, data ditransfer secara otomatis dari SIMPTT PMB (Pos 2)
  4. Pengambilan foto (1 sesi 2 mahasiswa) untuk KTM (Pos 3)
  5. Mengambil seragam, buku dan alat kesehatan (Pos 5 – 7)
  6. Pengambilan KTM (Pos 3)

alur buat idcard
Alur Membuat NIM dan KTM di Pos 2 dan 3 (sumber: dokumentasi pribadi)

Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) adalah kartu identitas yang mengukuhkan pencatatan resmi seseorang sebagai mahasiswa Universitas/Perguruan Tinggi yang diterbitkan dengan standar atribut dan pengaman tertentu. KTM memiliki masa berlaku berdasarkan ketentuan yang berlaku pada masing-masing Universitas/Perguruan Tinggi yang mengeluarkan KTM. pemberian nim
pemberian nim (sumber: dokumentasi pribadi)

Harapan dari proses pencetakan KTM mandiri ini adalah Mahasiswa langsung mendapatkan KTM pada hari itu juga. Namun, kegiatan ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilakukan sehingga terjadi hambatan-hambatan. Oleh karena itu, proses pembuatan NIM dan KTM mandiri ini mendapat pengawasan langsung dari BPTI SAY. Salah satu akibat dari hambatan yang terjadi selama pencetakan KTM mandiri ini adalah pembagian kartu ada yang dilaksanakan pada hari H pemotretan, ada yang dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus dan ada yang dilaksanakan pada tanggal 3 September. pencetakan kartu
pencetakan kartu (sumber: dokumentasi pribadi)

Terlepas dari segala keterbatasan dan hambatan selama proses pencetakan KTM ini, ada banyak manfaat yang dapat dipetik dari pencetakan KTM mandiri ini, antara lain:

  1. Terjadi penghematan anggaran pencetakan kartu, yaitu 66.67% lebih murah daripada biaya pencetakan per KTM dibandingkan tahun sebelumnya
  2. Foto langsung dimasukkan ke SIMPTT sehingga langsung terintegrasi dengan data diri mahasiswa, akibatnya kartu dapat langsung dicetak pada saat itu juga melalui SIMPTT. Sedangkan dahulu kadang terjadi kesalahan pengetikan identitas Mahasiswa
  3. Pembagian kartu dapat dilakukan langsung pada hari H pemotretan atau maksimal 1 pekan setelah pemotretan, tergantung dari strategi pembagian kartu. Sedangkan dahulu pembagian kartu paling cepat 2 pekan setelah pemotretan

KTM yang dibuat banyak digunakan pada proses-proses yang dilalui oleh mahasiswa melalui SIMPTT, antara lain:

  1. Absensi perkuliahan
  2. Peminjaman Pustaka
  3. Peminjaman Alat
  4. Peminjaman ruangan

(BPTI SAY)

SAY Student Goes to japan

STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta mendelegasikan 4 orang mahasisnya untuk mengikuti kegiatan Summer Program di Tokushima University japan.

Prof Wiwik: Tingkah Laku Mahasiswa SAY Cermin Kader 'Aisyiyah

‘’Merupakan suatu kebanggaan bisa masuk STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta (SAY), karena saya ingin menjadi perawat yang islami. Di SAY saya berharap mendapatkan ilmu terkait dengan kesehatan dan landasan agama islam yang baik’’. Demikian yang disampaikan Muhammad Alif, mahasiswa baru SAY yang berasal dari Manokwari Papua saat pembukaan Masa Taaruf Mahasiswa baru (Mataf), di gedung baru SAY, Kamis (3/9).

Ketua Majelis Dikti Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Prof. Siti Muslimah Widyastuti, dalam sambutanya didepan mahasiswa baru mengatakan bahwa pola belajar di SMA dan perguruan tinggi berbeda. Dibutuhkan pendewasaan dan manajemen waktu yang baik. Tingkah laku mahasiswa SAY harus mencerminkan sebagai seorang kader Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, karena hal itu yang menjadi pembeda dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain. ‘’Dalam perkuliahan akan diberikan materi tentang agama islam dan kemuhammadiyahan’’, tuturnya.

Sementara itu Ketua SAY, Warsiti, S.Kp.,M.Kep.,Sp.Mat menjelaskan bahwa telah bergabung bersama SAY sejumlah 943 mahasiswa baru dari 32 propinsi di Indonesia dan 1 mahasiswa asing dari Timor Leste. Para mahasiswa baru ini adalah orang pilihan yang sudah terseleksi dari kurang lebih 2000 pendaftar.

Lebih lanjut Warsiti berpesan kepada mahasiswa baru untuk menggunakan kesempatan belajar di SAY dengan sebaik-baiknya. Karena SAY bearada di Yogyakarta yang sudah terkenal menjadi kota pelajar dan SAYsebagai salah satu amal usaha pendidikan dibawah naungan langsung PP ‘Aisyiyah. ‘’Syukuri nikmat yang luar biasa ini’’, tuturnya di akhir sambutan.