Seminar Internasional "Families as Agents in the ASEAN Economic Community: Reinventing Ethical Values"

Dalam rangka menyongsong 100 tahun ‘Aisyiyah, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah bekerjasama dengan Globethics.net untuk mengadakan seminar internasional dan mengundang ilmuwan, peneliti, aktivis dan juga praktisi dari semua kalangan guna mengirimkan hasil tulisan (ide dan pengalaman) yang sudah diterbitkan atau belum dengan tema “Families as Agents in the ASEAN Economic Community: Reinventing Ethical Values”. Tulisan terpilih akan dimuat dalam perpustakaan elektronik (e-library) www.globethics.net dan diakses lebih dari 28.000 orang dari 225 negara di seluruh dunia. Semua penulis diundang untuk menghadiri seminar internasional tersebut yang diselenggarakan di STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta, Jalan Ringroad Barat No 63, Mlangi, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55292.

Syarat dan Ketentuan

1.Semua penulis diharap untuk mendaftar sebagai partisipan Globethics dengan mendaftarkan diri ke www.gloethic.net (GRATIS)

2.Tulisan berhubungan dengan “Families as Agents in the ASEAN Economic Community: Reinventing Ethical Values”

3.Tulisan dapat berupa artikel, paper atau yang sejenisnya dengan jumlah halaman 7-10 halaman 2 spasi, 12 Times New Roman

4.Tulisan yang sudah pernah dipublikasikan harus menyertakan surat persetujuan dari penerbit untuk dikumpulkan dan diterbitkan ulang di GE ID (form telah disediakan)

5.Tulisan dapat menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris.

6.Setiap tulisan harus dilengkapi abstrak 150 kata. Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris jika artikel lengkapnya bahasa Indonesia dan ditulis dalam bahasa Indonesia jika artikel lengkapnya dalam bahasa Inggris.

7.Deadline pengiriman tulisan tanggal 10 Juni 2015

8.Tulisan dikirimkan ke alimatulqibty@gmail.com; amahusein@umy.ac.id.

Materi Seminar Pra Muktamar 'Aisyiyah 23 Mei 2015

  1. Berkas-berkas materi Seminar Nasional Pra Muktamar ‘Aisyiyah yang diselenggarakan di SAY dapat diunduh di sini.
  2. Lihat Video Lagu Satu Abad ‘Aisyiyah – Muktamar Ke-47 (Lirik: Siti Noorjannah Djohantini, Aransemen: Dwikki Dharmawan) di http://youtu.be/oGB9EVXRjZ4
  3. Lihat Lirik Lagu Satu Abad ‘Aisyiyah – Muktamar Ke-47 di http://bpti.say.ac.id/lirik-lagu-satu-abad-aisyiyah-muktamar-ke-47/

Ingin tetap up-to-date informasi/berita dari SAY atau media Muhammadiyah/’Aisyiyah? Silakan baca di sini.

International Summer Program at Tokushima University Japan 2015

Bagi yang berminat mengikuti International Summer Program at Tokushima University Japan 2015, silahkan mengunduh lampiran berikut ini:

Unduh BerkasUnduh Berkas

FRESHT Tingkatkan Kesiapan Diri Terhadap Bencana

Untuk meningkatkan kesiapsiagaan diri dalam menghadapi bencana yang kita tidak tahu kapan datangnya, organisasi tim kesehatan dari STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta yaitu Federation of Rescue Health Team (FRESHT) menyelenggarakan Seminar Bencana Alam Se DIY dan Jawa Tengah di ruang Auditorium Prof. Dra. Hj. Siti Baroroh Baried, Minggu (10 /5). Kegiatan ini mencakup seminar dan simulasi kesiapsiagaan terhadap bencana.

Menurut pembicara dari Muhammadiyah Disaster Manageman Center (MDMC), dr. Ahmad Muttaqim Alim, setiap komponen masyarakat memiliki andil dalam melakukan upaya penyelamatan bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY sudah melakukan beberapa program untuk melibatkan masyarakat, misalnya sekolah siaga bencana, desa siaga di kaki lereng merapi dan sebagainya.

Menurut Ketua panitia, Dwi Kurniawati, seminar yang bertemakan “Meningkatkan Kesiapan Diri terhadap Bencana’’ ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan tentang bencana alam dan cara evakuasi. Bencana datang tidak bisa kita prediksi, akan tetapi kita berusaha untuk dapat menyelamatkan diri dari bencana yang terjadi.

Dalam acara puncak, diadakan Happening Art yang menceritakan disuatu daerah terjadi bencana alam gempa bumi, kemudian adanya tim evakuasi yang melakukan evakuasi dan mitigasi korban yang mengalami luka-luka, baik berat, ringan maupun yang meninggal. Setelah itu adanya rumah sakit darurat untuk penanganan awal.

Seminar yang dihadiri 142 peserta dari beberapa institusi di Yogyakarta dan Jawa Tengah ini bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Muhammadiyah Disaster Manageman Center (MDMC), dan Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI). Pada seminar sesi pertama disampaikan oleh Bapak Danang Samsurizal, ST yang menyampaikan materi tentang Bencana dan Mitigasi. Kemudian dr. Ahmad Muttaqin Alim, EMDM yang menyampaikan materi penanggulangan dan pengamanan diri terhadap bencana. Meteri terakhir oleh bapak Yoga Handita W, yang menyampaikan materi rehabilitasi paska bencana berbasis komunitas.

Bakti Sosial Jelang Ramadhan 1436 H

Dalam rangka menyemarakkan Satu Abad ‘Aisyiyah dan Muktamar Muhammadiyah ke-47 dan juga sebagai wujud tanggung jawab sosial STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta terhadap masyarakat sekitar dan untuk menyambut bulan Ramadhan 1436, Humas STIKES ‘Aisyiyah akan menggelar bakti sosial dan flea market, Sabtu (13/6).

Kegiatan ini meliputi pemeriksaan papsmear untuk para kader posyandu dan bazar murah barang pantas pakai. Kegiatan ini melibatkan beberapa pedukuhan di sekitar kampus, ranting ‘Aisyiyah di daerah Sleman.

Menurut Kepala Humas STIKES ‘Aisyiyah, Indriani, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin humas dan sebagai sarana untuk berbagi kepada sesama. Dengan diadakannya bakti sosial ini kami berharap dapat meringankan sedikit beban masyarakat sekitar dan membangun rasa kepedulian kepada sesama.

Seminar Bencana Alam Se-DIY dan Jawa Tengah

Sesudah melaksakan sosialisasi tanggap bencana, FRESHT juga akan mendeklarasikan Seminar Bencana Alam Se-DIY dan Jawa Tengah pada tanggal 10 Mei 2015 mendatang. Untuk itu kami mengundang semua mahasiswa kesehatan terutama kampus kita tercinta untuk mengikuti Seminar tersebut agar dapat meningkatkan pengetahuan kita dalam menghadapi bencana.

FRESHT Gelar Sosialisasi Tanggap Bencana

Organisasi Tim Kesehatan dari STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta yaitu Federation of Rescue Health Team (FRESHT) menggelar Sosialisasi Tanggap Bencana (STB) di Desa Donotirto Kretek Bantul, Minggu (3/5).

Acara yang bertemakan “Menciptakan Masyarakat Siap Siaga Tanggap Bencana Bersama FRESHT STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta” berupa sosialisasi kepada warga dengan materi yang disampaikan oleh Enaryaka, S.Kep., Ns dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta. Menurut Enaryaka gempa bumi diibaratkan seperti nyanyian yang bersahutan di mana menghadapinya harus dengan keadaan tenang dan tidak panik.

Ketua panitia, Helmi Miftahulhusna berharap melalui sosialisasi ini  mampu menjadi media edukasi dan penerapan bagi masyarakat Desa Donotirto terhadap bencana alam yang dapat terjadi kapan saja serta membangun pengetahuan masyarakat dalam mengahadapi bencana alam (gempa bumi dan tsunami).

Acara ini dihadiri 45 warga desa Donotirto, lurah desa, dan carik desa. Setelah sosialisasi dilanjutkan dengan pemeriksaan gratis tekanan darah, gula darah dan asam urat oleh FRESHT. Diharapkan, Sosialisasi Tanggap Bencana (STB) selanjutnya langsung terjun ke lapangan.

Pasien Merupakan Pusat Layanan

Pelayanan yang diperhatikan di rumah sakit antara lain pelayanan yang bermutu, pelayanan prima fokus pada customer. Hal tersebut dijelaskan oleh Direktur RSUP dr. Sardjito, dr. Muh. Syafaq Hanung, Sp.A, saat angkat janji co ners mahasiswa profesi ners, Rabu ( 29/4).

Lebih lanjut Syafaq menjelaskan bahwa co ners merupakan tahap akhir dari bangku kuliah untuk membuktikan bisa diaplikasikan ke masyarakat. Layanan kepada pasien jaman dahulu dan sekarang sangat berbeda. Saat ini pasien/customer merupakan pusat/center layanan. Semua profesi yang menangani baik dokter, medis, gizi, perawat dan sebagainya harus duduk bersama dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Sikap dan perilaku mahasiswa STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta adalah representasi pelayanan rumah sakit. Sehingga perlu ditekankan kemampuan komunikasi baik verbal maupun non verbal dan daya tanggap terhadap sesuatu. Pelayanan fokus pada konsumen perlu dikembangkan karena institusi pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan lainnya adalah perusahaan jasa, di mana konsumen harus mendapatkan pelayanan terbaik. Sifat ramah, skill handal para tenaga kesehatan merupakan salah satu pelayanan prima kepada konsumen. Selain itu perlu diperhatikan komunikasi dengan profesi kesehatan lainnya.

Sementara itu, Ketua STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta, Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat. menghimbau kepada para 62 mahasiswa yang akan praktek profesi ners agar dapat memanfaatkan pengalaman praktik di rumah sakit sebaik-baiknya. Selain itu bisa menjadi bekal ketika menjadi tenaga kesehatan kelak.

Fisioterapi Tingkatkan Produktivitas Tenaga Kerja

Diperkirakan 160 juta penyakit akibat hubungan kerja pertahunnya. Data menunjukkan 34,43% kecelakaan akibat ergonomi dan 32,12% aplikasi yang tidak safety. Hal tersebut dijelaskan oleh Ketua Program Studi Fisioterapi (S1), Moh. Ali Imron, M.Fis. saat seminar nasional Fisioterapi, di kampus terpadu SAY, Minggu lalu.

Lebih lanjut Imron menjelaskan bahwa ilmu fisioterapi yang diterapkan dalam perusahaan-perusahaan dapat meningkatkan peran ergonomi dan kesehatan keselamatan kerja (K3) para tenaga kerja. Sehingga tenaga kerja dapat bekerja secara aman dan menghasilkan produktivitas yang maksimal.

Kompetensi fisioterapi adalah berfokus pada pengembangan, pemulihan, pemeliharaan kemampuan gerak dan fungsi tubuh. Dalam penerapan pada K3 dan ergonomi di perusahaan, fisioterapist memberikan pelayanan bagaimana cara yang tepat, baik serta menghindari cedera saat bekerja. Sehingga angka kecelakaan kerja dapat ditekan atau bahkan dihindari.

Selanjutnya Hilmi Zadah, M.Sc. selaku ketua panitia seminar juga menjelaskan bahwa gangguan otot (musculoskeletal disorder) di tempat kerja semakin mengalami peningkatan. Akibat gangguan otot, para pekerja tidak bisa bekerja secara maksimal. Karena itu, perlu ada pendekatan ilmu ergonomis dan kesehatan keselamatan kerja.

Lebih lanjut, Hilmi mengatakan saat ini ilmu fisioterapi belum banyak dikenal masyarakat. Sehingga seminar ini dimaksudkan untuk memperkenalkan ilmu fisioterapi kepada masyarakat luas. Seminar menampilkan pembicara Dr. Wattana Jalayondeja dari Mahidol University Thailand dan M. Ali Imron, Ketua Prodi Fisioterapi SAY.

LP3M SAY Berkunjung ke LPM & LPP UAD

Kepala Lembaga Pengembangan Ilmu, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta (LP3M SAY) melakukan kunjungan ke LPM & LPP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Rabu (22/4).

Menurut Kepala LP3M SAY, Sarwinanti, M.Kep. kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat di SAY. Harapannya kegiatan penelitian baik internal dan eksternal lebih dimotivasi lagi bagi para dosen dengan mengikutsertakan mereka (dosen) dan memberikan syarat harus ada anggota peneliti pada tiap proposal. Dan untuk kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan kegiatan KKN mahasiswa harus ada waktu dan SKS khusus karena tidak bisa terintegrasi saat profesi.

Kunjungan tersebut juga diikuti oleh perwakilan program studi yang ada di SAY yaitu Program Studi Ilmu Keperawatan, Fisioterapi S1, Kebidanan D4, Kebidanan D3.