{"id":109,"date":"2012-07-17T09:21:02","date_gmt":"2012-07-17T02:21:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/tenaga-kesehatan-perlu-berkarakter\/"},"modified":"2012-07-17T09:21:02","modified_gmt":"2012-07-17T02:21:02","slug":"tenaga-kesehatan-perlu-berkarakter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/tenaga-kesehatan-perlu-berkarakter\/","title":{"rendered":"Tenaga Kesehatan Perlu Berkarakter"},"content":{"rendered":"<p>Dirjen Pendidikan Dasar Kemendikbud, Suyanto, menjelaskan tenaga kesehatan perlu berkarakter dan humanistis yang bisa memanusiakan manuasia dan juga berjiwa profesional.<\/p>\n<p>Menurut Suyanto, karakter tersebut didukung dengan sifat-sifat seperti empati, ramah, bersih, perhatian, simpati, pemaaf, jujur, disiplin, santun, percaya diri, bertaqwa dan melayani dengan hati.<\/p>\n<p>&#8221;Tenaga kesehatan yang humanistik dan profesional adalah mereka yang dapat memberikan pelayanan prima dan kepuasan terhadap pasien&#8221; kata Suyanto dalam seminar di STIKES &#8216;Aisyiyah Yogyakarta, Sabtu (14\/7).<\/p>\n<p>Seminar ini mengangkat tema &#8220;Membangun Networking menuju Pendidikan Tinggi Kesehatan yang Humanistik&#8221;.<\/p>\n<p>Suyanto lebih jauh mengatakan karakteristik orang yang profesional itu harus memiliki landasan pengetahuan yang kuat. Mereka juga harus berdasarkan atas kompetensi individual, memiliki sistem seleksi dan sertifikasi.<\/p>\n<p>Ditambahkannya, ciri lain adalah adanya kerjasama dan kompetensi sehat antar sejawat, adanya kesadaran profesional yang tinggi, memiliki kode etik, memiliki sistem sanksi profesi, adanya militansi individual dan memiliki organisasi profesi.<\/p>\n<p>Ketua Panitia Seminar, Mamnuah, menjelaskan seminar ini bertujuan antara lain untuk mendiskusikan strategi membangun networking&nbsp; untuk menciptakan pendidikan yang humanistik.<\/p>\n<p>Di samping itu, katanya, juga untuk bertukar informasi hasil penelitian dan pengalaman ilmiah. Ada 30 makalah hasil penelitian di bidang kebidanan, keperawatan dan fisioterapi yang dipresentasikan dalam kegiatan ini.<\/p>\n<p>Ketua STIKES &#8216;Aisyiyah, Warsiti, mengatakan untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, sebuah perguruan tinggi harus memiliki&nbsp; kelebihan yang tidak dimiliki perguruan tinggi yang lain.<\/p>\n<p>&#8220;Selain itu, juga harus saling kompetitif, karena untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul tidak lepas dari menjalin kerjasama dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengembangan SDM,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Sedangkan Koordinator Kopertis Wilayah V DI Yogyakarta, Bambang Supriyadi, mengatakan usaha mengembangkan institusi pendidikan tinggi bukan hanya berbicara bagaimana proses pembelajaran di kampus.<\/p>\n<p>Kata dia, usaha ini juga perlu dibarengi dengan membangun networking yang tidak hanya lingkup nasional , melainkan juga internasional. (sumber:Republika)<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/wordpress_unisa\/wp-content\/uploads\/export-unisa-files\/783218072012-0729322924.jpg\" \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/wordpress_unisa\/wp-content\/uploads\/export-unisa-files\/555918072012-0729321851.jpg\" \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/wordpress_unisa\/wp-content\/uploads\/export-unisa-files\/860418072012-0729323801.jpg\" \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/wordpress_unisa\/wp-content\/uploads\/export-unisa-files\/261118072012-0729336504.jpg\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dirjen Pendidikan Dasar Kemendikbud, Suyanto, menjelaskan tenaga kesehatan perlu berkarakter dan humanistis yang bisa memanusiakan manuasia dan juga berjiwa profesional. Menurut Suyanto, karakter tersebut didukung dengan sifat-sifat seperti empati, ramah, bersih, perhatian, simpati, pemaaf, jujur, disiplin, santun, percaya diri, bertaqwa dan melayani dengan hati. &#8221;Tenaga kesehatan yang humanistik dan profesional adalah mereka yang dapat memberikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"slim_seo":{"title":"Tenaga Kesehatan Perlu Berkarakter - News Universitas &#039;Aisyiyah Yogyakarta","description":"Dirjen Pendidikan Dasar Kemendikbud, Suyanto, menjelaskan tenaga kesehatan perlu berkarakter dan humanistis yang bisa memanusiakan manuasia dan juga berjiwa pro"},"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-109","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}