{"id":126,"date":"2012-07-30T03:54:24","date_gmt":"2012-07-29T20:54:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/aisyiyah-diminta-kedepankan-islam-berkemajuan\/"},"modified":"2012-07-30T03:54:24","modified_gmt":"2012-07-29T20:54:24","slug":"aisyiyah-diminta-kedepankan-islam-berkemajuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/aisyiyah-diminta-kedepankan-islam-berkemajuan\/","title":{"rendered":"Aisyiyah Diminta Kedepankan Islam Berkemajuan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Islam yang berkemajuan harus menjadi basis bagi praksis gerakan Muhammadiyah dan &#8216;Aisyiyah, yakni dengan karakter bayani, burhani dan irfani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, Islam yang berkemajuan tersebut haruslah menyemaikan benih-benih kebenaran, kebaikan, kedamaian, keadilan, kemaslahatan dan kemakmuran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221;Juga menyemaikan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat Islam, yang menjunjung tinggi kemuliaan manusia baik laki-laki maupun perempuan, tanpa diskriminasi,&#8221; kata Haedar , Ahad (29\/7), saat Pengajian Ramadhan PP &#8216;Aisyiyah di Aula STIKES &#8216;Aisyiyah Yogyakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pengajian ini bertema &#8220;Implementasi Pemikiran Tajdid Muhammadiyah dan Praksis Sosial Aisyiyah&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Haedar mengatakan ditengah banyak kutub ekstrem gerakan keagamaan kontemporer, Muhammadiyah dituntut untuk hadir sebagai ideologi Islam alternatif yang menawarkan pandangan Islam berkemajuan yang serba melintasi dan mengungguli.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun, lanjut dia, Muhammadiyah perlu koreksi diri jangan sampai terjebak pada kecenderungan yang tidak positif,&nbsp; yakni kering dari pemikiran tidak sebagaimana kaum neomodernisme Islam, kalah dalam militan dan keteguhan sikap sebagaimana gerakan-gerakan neorevivalisme Islam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Sedangkan dalam model praksis amaliah pun Muhammadiyah mulai ketinggalan baik dari gerakan-gerakan Islam baru maupun dari gerakan Islam Tradisional yang dulu dikritiknya secara tajam,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Disinilah, lanjut Haedar, pentingnya anggota dan institusi Muhammadiyah memahami dan melakukan aktualisasi ideologi Islam yang berkemajuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Muhammadiyah dan &#8216;Aisyiyah harus bisa melakukan proses internalisasi Islam berkemajuan ke&nbsp; seluruh jajaran,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketua Umum PP &#8216;Aisyiyah Siti Noordjanah&nbsp; Djohantini dalam sambutannya mengatakan kegiatan Ramadhan di PP &#8216;Aisyiyah diikuti oleh para pimpinan &#8216;Aisyiyah di wilayah dan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kegiatan ini untuk meneguhkan kembali gerakan <em>amar ma&#8217;ruf nahi munkar<\/em> agar terus dipertajam dengan pengembangan pemikiran Tajdid Muhammadiyah yakni Islam berkemajuan. (sumber: Republika)<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/wordpress_unisa\/wp-content\/uploads\/export-unisa-files\/932730072012-0354235309.jpg\" \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/wordpress_unisa\/wp-content\/uploads\/export-unisa-files\/707230072012-0354241746.jpg\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Islam yang berkemajuan harus menjadi basis bagi praksis gerakan Muhammadiyah dan &#8216;Aisyiyah, yakni dengan karakter bayani, burhani dan irfani. Menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, Islam yang berkemajuan tersebut haruslah menyemaikan benih-benih kebenaran, kebaikan, kedamaian, keadilan, kemaslahatan dan kemakmuran. &#8221;Juga menyemaikan keutamaan hidup secara dinamis bagi seluruh umat Islam, yang menjunjung tinggi kemuliaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"slim_seo":{"title":"Aisyiyah Diminta Kedepankan Islam Berkemajuan - News Universitas &#039;Aisyiyah Yogyakarta","description":"Islam yang berkemajuan harus menjadi basis bagi praksis gerakan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah, yakni dengan karakter bayani, burhani dan irfani. Menurut Ketua Pimp"},"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-126","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=126"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=126"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=126"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=126"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}