{"id":273,"date":"2013-02-19T10:51:38","date_gmt":"2013-02-19T03:51:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/pembimbing-akademik-harus-pahami-mahasiswa-seutuhnya\/"},"modified":"2013-02-19T10:51:38","modified_gmt":"2013-02-19T03:51:38","slug":"pembimbing-akademik-harus-pahami-mahasiswa-seutuhnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/pembimbing-akademik-harus-pahami-mahasiswa-seutuhnya\/","title":{"rendered":"Pembimbing Akademik Harus Pahami Mahasiswa Seutuhnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: Times New Roman,serif\"><span style=\"font-size: small\">Program konselor pendamping baik sekali dilakukan di STIKES &#8216;Aisyiyah Yogyakarta, karena kuantitas mahasiswa yang banyak dan berasal dari seluruh pelosok tanah air, demikian yang di ungkapkan Dosen Psikologi, Sofia Retnowati saat menjadi narasumber pada workshop Pembimbing Akademik (PA) STIKES &#8216;Aisyiyah Yogyakarta, (2\/2).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Times New Roman,serif\"><span style=\"font-size: small\">Lebih lanjut Sofi menjelaskan program ini baik sekali karena mahasiswa dalam hal ini usia remaja rentan masalah dan banyak mahasiswa STIKES &#8216;Aisyiyah berasal dari seluruh pelosok tanah air, luar jawa, dan baru pertama kali mandiri. Melihat realita tersebut dosen harus mempunyai pemahaman yang dalam terhadap mahasiswa. Mahasiswa dalam usia remaja memiliki beberapa permasalahan antara lain masalah lingkungan, adaptasi, sosial, hormonal dan sebagainya. Dengan demikian tugas pembimbing akademik antara lain m<span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: none\"><span style=\"font-style: normal\"><span style=\"font-weight: normal\"><span style=\"text-decoration: none\">emberikan bimbingan akademik ( memantau studi mahasiswa setiap semester, terutama saat sebelum tahap evaluasi pertama &amp; akhir, mahasiswa yg IPK nya kurang perlu diingatkan &amp; dibimbing ) dan masalah non akademik ( memberikan waktu konsultasi\/konseling )<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Times New Roman,serif\"><span style=\"font-size: small\"><span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: none\"><span style=\"font-style: normal\"><span style=\"font-weight: normal\"><span style=\"text-decoration: none\">Upaya pembinaan mahasiswa bisa dijadikan program preventif . Program preventif di berikan kepada mahasiswa-mahasiswa normal yng tidak memiliki gejala gangguan psikologis. Bentuknya macam-macam, hrs ada identifikasi sosial dan observasi. Misalnya bentuk pengembangan potensi, pengembangan pribadi dan kompetensi. Pengembangan potensi meliputi potensi essential skills dan potensi soft skills.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Times New Roman,serif\"><span style=\"font-size: small\"><span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: none\"><span style=\"font-style: normal\"><span style=\"font-weight: normal\"><span style=\"text-decoration: none\">Essential skills meliputi kecakapan akademik dan kecakapan vokasional\/ kecakapan teknis. Sedangkan <\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: none\"><span style=\"font-style: normal\"><span style=\"font-weight: normal\"><span style=\"text-decoration: none\">Soft Skills adalah kemampuan yang tidak berkaitan <\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: none\"><span style=\"font-style: normal\"><span style=\"font-weight: normal\"><span style=\"text-decoration: none\">langsung dengan jenis keahlian pekerjaan akan tetapi menjadi faktor kesuksesan dalam bekerja. Soft Skills tidak sama dengan <\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: none\"><em><span style=\"font-weight: normal\"><span style=\"text-decoration: none\">technical skills. <\/span><\/span><\/em><\/span><\/span><span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: none\"><span style=\"font-style: normal\"><span style=\"font-weight: normal\"><span style=\"text-decoration: none\">Sebagai satu contoh pengembangan soft skill yaitu komitmen\/disiplin hadir tepat pada waktunya, kerjasama, komunikasi, <\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: none\"><em><span style=\"font-weight: normal\"><span style=\"text-decoration: none\">managing\/organishing<\/span><\/span><\/em><\/span><\/span><span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: none\"><span style=\"font-style: normal\"><span style=\"font-weight: normal\"><span style=\"text-decoration: none\">. Pembimbing akademik yg berperan sebagai konselor pendamping harus memiliki kemampuan antara lain kemampuan hadir dalam percakapan, <\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: none\"><span style=\"font-style: normal\"><span style=\"font-weight: normal\"><span style=\"text-decoration: none\">mendengarkan secara aktif (memahami perilaku\/komunikasi klien), kemampuan untuk empati.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Times New Roman,serif\"><span style=\"font-size: small\"><span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: none\"><span style=\"font-style: normal\"><span style=\"font-weight: normal\"><span style=\"text-decoration: none\">Workshop yang diikuti oleh para dosen STIKES &#8216;Aisyiyah ini harapannya mampu memberikan pencerahan dalam pembimbingan terhadap mahasiswa. Dan mampu mengantarkan mahasiswa menjadi pelayan medis yang profesional dan qur&#8217;ani.<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program konselor pendamping baik sekali dilakukan di STIKES &#8216;Aisyiyah Yogyakarta, karena kuantitas mahasiswa yang banyak dan berasal dari seluruh pelosok tanah air, demikian yang di ungkapkan Dosen Psikologi, Sofia Retnowati saat menjadi narasumber pada workshop Pembimbing Akademik (PA) STIKES &#8216;Aisyiyah Yogyakarta, (2\/2). Lebih lanjut Sofi menjelaskan program ini baik sekali karena mahasiswa dalam hal ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"slim_seo":{"title":"Pembimbing Akademik Harus Pahami Mahasiswa Seutuhnya - News Universitas &#039;Aisyiyah Yogyakarta","description":"Program konselor pendamping baik sekali dilakukan di STIKES 'Aisyiyah Yogyakarta, karena kuantitas mahasiswa yang banyak dan berasal dari seluruh pelosok tanah"},"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-273","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/273","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=273"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/273\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}