{"id":356,"date":"2013-07-05T17:02:58","date_gmt":"2013-07-05T10:02:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/selaraskan-ilmu-dan-seni-untuk-mencapai-unggul\/"},"modified":"2013-07-05T17:02:58","modified_gmt":"2013-07-05T10:02:58","slug":"selaraskan-ilmu-dan-seni-untuk-mencapai-unggul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/selaraskan-ilmu-dan-seni-untuk-mencapai-unggul\/","title":{"rendered":"Selaraskan Ilmu dan Seni Untuk Mencapai Unggul"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-indent: 1.27cm;margin-bottom: 0cm;line-height: 150%\" align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Bell MT,serif;font-size: small\">Dalam rangka memperingati milad STIKES &lsquo;Aisyiyah Yogyakarta yang ke 50, STIKES &#8216;Aisyiyah Yogyakarta menggelar Seminar Nasional dengan tema &ldquo;Membangun Pendidikan Tinggi Kesehatan yang Unggul&rdquo; di kampus terpadu STIKES &#8216;Asiyiyah Yogyakarta, (5\/7).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-indent: 1.27cm;margin-bottom: 0cm;line-height: 150%\" align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-size: small\"><span style=\"font-family: Bell MT,serif\">Keynote speak seminar ini, Prof.Drs.H.A.Malik Fadjar, M.Sc. yang dalam dialognya beliau mengatakan bahwa Ilmu dan seni itu yang akan menggerakkan potensi. Seseorang yang creative akan dapat menyeimbangkan ilmu dan seni yang ada dalam dirinya. Menyelaraskan seni dan ilmu, membentuk dunia dalam dunianya (pikirannya), dan seperti itu ia akan dapat menjadi unggul dan masih banyak hal yang dapat dilakukan untuk dapat dikatakan unggul. Untuk mencapai unggul itu tidak ada batas. <\/span><span style=\"font-family: Bell MT,serif\"><em>Start to beginning<\/em><\/span><span style=\"font-family: Bell MT,serif\">, siap adalah terpenting untuk memulai sebuah permulaan. Semua yang telah dimulai akan terus berlanjut. Karena disini kita itu bukanlah akan namun kita sudah. Kita semua sudah memiliki segala hal untuk membangun potensi diri kita, tinggal bagaimana cara kita saja untuk mengembangkan segala potensi yang telah kita miliki. <\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-indent: 1.27cm;margin-bottom: 0cm;line-height: 150%\" align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-size: small\"><span style=\"font-family: Bell MT,serif\">Semua perjuangan yang telah dilalui akan menjadi cermin tentang peneguhan cita-cita yang kita miliki. Banyak orang mengatakan bahwa ia ingin memiliki perguruan tinggi sebanyak 18 buah bahkan lebih, namun apalah gunanya harapan tanpa dibarengi dengan kerja keras dan mengamalkan <\/span><span style=\"font-family: Bell MT,serif\"><em>Al-Qur&rsquo;an<\/em><\/span><span style=\"font-family: Bell MT,serif\"> dan <\/span><span style=\"font-family: Bell MT,serif\"><em>As-sunnah<\/em><\/span><span style=\"font-family: Bell MT,serif\"> sebagai pegangan dan pedoman hidup kita. Ingatlah pesan beliau bahwa kita harus bisa menangkap signal-signal <\/span><span style=\"font-family: Bell MT,serif\"><em>Al-Qur&rsquo;an<\/em><\/span><span style=\"font-family: Bell MT,serif\"> dan <\/span><span style=\"font-family: Bell MT,serif\"><em>As-sunnah <\/em><\/span><span style=\"font-family: Bell MT,serif\">lalu mengaplikasikannya dalam hidup kita. Dan selanjutnya bersiaplah untuk mengembangkan potensi yang kita punya untuk mencapai rasa teguh terhadap cita-cita yang kita impikan dan akhirnya kita akan menjadi unggul diantara yang lainnya. <\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-indent: 1.27cm;margin-bottom: 0cm;line-height: 150%\" align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Bell MT,serif;font-size: small\">Sementara itu ketua Pimpinan Pusat &#8216;Aisyiyah, Dra Noordjanah Djohantini, MM., M.Si mengatakan bahwa persyarikatan Muhammadiyah dan &#8216;Aisyiyah memberikan kesempatan yang seluas-luasnya dalam berbagi bidang kehidupan. Salah satunya adalah bidang pendidikan. Harapannya, melalui seminar nasional ini mampu memberikan kontribusi lebih luas dalam bidang pendidikan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-indent: 1.27cm;margin-bottom: 0cm;line-height: 150%\" align=\"JUSTIFY\"><span style=\"font-family: Bell MT,serif;font-size: small\">Seminar nasional ini juga menghadirkan pembicara guru besar Universitas Indonesia, Prof . Amal Chalik Sjaaf yang menyampaikan tema kebijakan Pemerintah Bidang Kesehatan Melalui Perguruan Tinggi Kesehatan untuk Menyambut BPJS. Dan Ketua Majelis Dikti PP &#8216;Aisyiyah , Prof. DR. Ir. Siti Muslimah Widyastuti, M.Sc, menyampiakan tema Kontribusi Pendidikan Tinggi Muhammadiyah\/&#8217;Aisyiyah Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm\"><span style=\"font-size: small\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/wordpress_unisa\/wp-content\/uploads\/export-unisa-files\/377805072013-0502588599.jpg\" \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/wordpress_unisa\/wp-content\/uploads\/export-unisa-files\/116805072013-0502581579.jpg\" \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/wordpress_unisa\/wp-content\/uploads\/export-unisa-files\/242405072013-0502581673.jpg\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam rangka memperingati milad STIKES &lsquo;Aisyiyah Yogyakarta yang ke 50, STIKES &#8216;Aisyiyah Yogyakarta menggelar Seminar Nasional dengan tema &ldquo;Membangun Pendidikan Tinggi Kesehatan yang Unggul&rdquo; di kampus terpadu STIKES &#8216;Asiyiyah Yogyakarta, (5\/7). Keynote speak seminar ini, Prof.Drs.H.A.Malik Fadjar, M.Sc. yang dalam dialognya beliau mengatakan bahwa Ilmu dan seni itu yang akan menggerakkan potensi. Seseorang yang creative [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"slim_seo":{"title":"Selaraskan Ilmu dan Seni Untuk Mencapai Unggul - News Universitas &#039;Aisyiyah Yogyakarta","description":"Dalam rangka memperingati milad STIKES &lsquo;Aisyiyah Yogyakarta yang ke 50, STIKES 'Aisyiyah Yogyakarta menggelar Seminar Nasional dengan tema &ldquo;Membangu"},"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-356","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/356","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=356"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/356\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=356"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=356"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.unisayogya.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=356"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}