Ormawa Awards Unisa : Pacu Kualitas dan Prestasi Mahasiswa

Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menyelenggarakan malam penganugrahan Ormawa Awards Unisa 2021 yang digelar di hall gedung Siti Bariyah, Sabtu (4/12).

Kegiatan ini dilangsungkan secara hybrid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, serta dihadiri oleh perwakilan dari masing- masing himpunan mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

“Kegiatan ormawa awards yang diselenggarakan secara hybrid ini sebenarnya adalah sebuah trobosan, menjadi refleksi keikutsertaan memberikan semangat dan motivasi. Namun walaupun tetap dilakukan secara hybrid kita berharap di tahun 2022 awal, kegiatan ini nanti bisa di laksanakan secara full Offline agar bisa menyongsong prestasi prestasi lainnya,” jelas Dr. Mufdlilah, S.SiT., M.Sc, wakil rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Al-Islam Kemuhammadiyahan Unisa saat diwawancara.

Mufdlilah menambahkan dalam penyelenggaraan ini diharapkan dapat menyongsong mahasiswa mahasiswa lebih aktif dan kreatif lagi untuk menghadapi masa pandemi ini. (eza)

Atlit Taekwondo Unisa Yogyakarta Sabet 3 Gelar Medali

Tim Taekwondo Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, berhasil meraih 3 medali dalam Kejuaraan Friendship International Ukraine Taekwondo Championship 2021, yang di adakan melalui system Online pada 27-29 November 2021.

Taufik Nur Ahnaf mahasiswa dari Program Studi (prodi) S1 Arsitektur, yang merupakan salah satu perwakilan Tim Tekwondo Unisa, mengaku sangat senang bisa mengikuti kejuaraan persahabatan taekwondo yang bertaraf internasional ini, sehingga bisa menambah wawasan dan pemahaman mengenai taekwondo dari luar negri.

Dalam kejuaraan ini tim Taekwondo Unisa Yogyakarta meraih 2 medali emas dan 1 medali perak, dimana Tim Taekwondo Unisa Yogyakarta terdiri dari Yulisda Haipi dan Mezi Putri Arfiani dari Prodi D4 Teknologi Laboratoriun Medis, keduanya berhasil meraih medali emas, sedangkan Taufik Nur Ahnaf meraih medali perak. Selama perlombaan berlangsung tidak ada kendala yang dialami oleh Tim Taekwondo Unisa Yogyakarta, sehingga proses kejuaraan dapat berjalan dengan lancar, serta kerja sama tim yang sangat mendukung keberlangsungan kejuaraan tersebut.

Mahasiswa UNISA Menyabet 2 Medali Dalam Event Sultan Kacirebonan Cup 2021

Mona Sania Hanifah Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes), Prodi S1 Keperawatan Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta berhasil meraih prestasi, dalam Kompetisi Pencak Silat Tingkat Nasional yang diselenggarakan pada Event Sultan Kacirebonan Cup 2021, 27-28 November 2021 di Hall Stadion Bima Cirebon.

Tidak tanggung – tanggung dalam kompetisi ini, Mona Sania Hanifah berhasil meraih dua medali di kategori yang berbeda, yaitu medali emas dalam kategori Laga dan medali perak dalam kategori Seni Tunggal.

Mona menuturkan bahwa Latihan untuk mengikuti ajang Sultan Kacirebonan Cup berawal dari melihat kemampuan untuk bisa bertanding dan latihan khusus yang dilakukan setiap pagi dan sore selama 1 bulan.

“Rasanya senang pertama kalinya ikut kejuaraan perguruan tinggi, bisa meraih medali emas dan perak. Dan juga pertama kalinya bisa membawa nama kampus Unisa Yogyakarta.” Tutur Mona. Unisa Yogyakarta tentu ikut berbangga, pasalnya perwakilan mahasiswa yang dikirim untuk mengikuti kejuaraan berhasil menyabet dua medali sekaligus dalam event bergengsi itu. Mahasiswa UNISA Yogyakarta mengikuti lomba secara Offline yang diikuti oleh kontingen dari berbagai daerah di Indonesia.

Hebat! Mahasiswa S1 Bioteknologi Unisa Yogyakarta Raih juara 1 Lomba Internasional

Tim Mahasiswa Prodi S1 Bioteknologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, berhasil meraih juara 1 dalam Video Pitching Competition di Event Southeast Asia Global Innovation Challenge (SEA-GIC) 2021, diselenggarakan oleh ACS Student Chapter di Malaysia, yang dilaksanakan pada 6 September-27 November 2021.

Prodi Bioteknologi Unisa Yogyakarta mengirimkan tim mahasiswa yang terdiri dari Panji Agung Nugroho, Syifa Tiara Noorintan dan Gradia Martin Jati Pramareti.

            Dalam wawancaranya, panji menjelaskan proses dalam mencari ide yang sesuai dengan tema kompetisi yaitu penanganan sampah akibat pandemi. Dari tim S1 Bioteknologi Unisa Yogyakarta mengajukan alternatif styrofoam yang biodegradable, maka tantangan utama awal adalah membuat prototype, dalam percobaan pertama dengan perbandingan bahan- bahan yang berbeda untuk menghasilkan produk dengan sifat yang diinginkan.

Selama proses itu mereka terus melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing, setelah dirasa yakin dengan hasilnya, mereka diwajibkan membuat dan mengumpulkan video serta abstraksi mengenai ide yang mereka ajukan. Setelah dinyatakan lolos selanjutnya mereka diminta untuk mempersiapkan presentasi untuk final.

“Alhamdulillah senang karena perjuangan kami akhirnya bisa menjuarai kompetisi ini. Semoga perjalanan kami dapat menginspirasi teman lainnya untuk dapat meningkatkan prestasi pada bidangnya masing masing hingga tingkat internasional,” Tutup Panji. (eza)

Unisa Yogyakarta Panen Raya Berbagai Macam Jenis Sayuran

Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta sebagai kampus berwawasan kesehatan berkomitmen dalam mendukung program Green Campus, salah satu implementasi dalam mendukung program tersebut adalah melakukan budidaya tanaman sayuran organik dengan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan kampus.

Budidaya sayuran organik dikelola dan dikembangkan oleh Biro Aset dan Umum (BAU)
UNISA Yogyakarta. Beragam jenis sayur organik yang dibudidayakan terdiri dari kangkung
darat, sawi, pakchoy, bayam merah, bayam hijau, selada, terung, jagung manis, seledri, daun bawang, cabai, tomat, serta mentimun, dan pada hari Selasa, (2/11) UNISA Yogyakarta berhasil melakukan panen perdana dari beragam jenis sayuran tersebut.

Menurut Kepala BAU Unisa Yogya Suprihatin Wijayanti, M.Sc Hasil panen dijual kepada pegawai Unisa Yogyakarta melalui pihak Koperasi Syariah UMEGA Unisa Yogyakarta dengan harga yang terjangkau, dan program ini sejalan dengan upaya mendorong peningkatan ketahanan pangan di kalangan civitas akademika Unisa Yogyakarta.

“Harapannya,semoga upaya ini bisa menjadi contoh kongkrit dalam upaya mendukung terciptanya lingkungan hijau, sehat demi kehidupan yang layak,” ucap Suprihatin.

Suprihatin menambahkan Penanaman sayuran organik ini merupakan langkah awal UNISA Yogyakarta dalam mengkampanyekan ketahanan pangan bagi civitas akademika, dan semoga upaya ini bisa menjadi contoh kongkrit dalam upaya mendukung terciptanya lingkungan hijau, sehat demi kehidupan yang layak. Pada bulan November ini juga akan diadakan panen kembali, yang rencananya akan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan bersepeda yang akan diikuti oleh seluruh civitas akademika serta tenaga kependidikan Unisa Yogyakarta.

Prodi S1 Kebidanan Unisa Yogyakarta Menerima Kunjungan Studi Banding Dari UMTAS

Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas `Aisyiyah Yogyakarta mendapatkan kunjungan studi banding dari Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS), Jumat (5/11).

Rektor UMTAS Dr. Ahmad Qonit AD, MA menyampaikan terimakasih kepada Unisa Yogyakarta karena telah menerima dan menyambut kedatangan rombongan kegiatan studi banding dengan sangat baik, meskipun masih dalam kondisi pandemi seperti saat ini. Ahmad juga menyampaikan tujuan dari studi banding ke Unisa Yogyakarta untuk mendapatkan wawasan dan pengalaman yang sudah banyak dimiliki prodi sarjana kebidanan, serta melihat fasilitas pendukung yang dimiliki.

“Selain untuk menjalin Silaturrahim kedatangan kami disini, juga untuk mendapatkan banyak ilmu dari saudara kami ini yang akan kami gunakan untuk mengembangkan prodi kebidanan yang telah kami miliki,” ucap Ahmad.

Yuli Isnaeni, S.Kp., M.Kep., Sp.Kom selaku Wakil Rektor II Unisa Yogyakarta mengatakan dengan kedatangan MUMTAS ke Unisa Yogyakarta, bisa mendapatkan apa yang dibutuhkan melalui pemaparan dari prodi S1 Kebidanan. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan 1 beserta ketua prodi S1 Kebidanan dan juga jajaranya.

Siap Terjunkan Mahasiswa, Prodi Profesi Fisioterapi Unisa Yogyakarta Adakan Sumpah Pra Klinik

Program Studi Profesi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas `Aisyiyah Yogyakarta, menyelenggarakan sumpah pra klinik secara daring di Hall Baroroh Baried, gedung Siti Walidah, Kamis (4/11).

Dika Rizki Imania, SST.FT.M.Fis selaku Ketua Program Studi Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi menjelaskan mahasiswa yang telah disumpah nantinya akan disebar ke beberapa lahan praktik yang ada di sekitar Jogja, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat serta DKI Jakarta, akan menjalani praktek di lahan selama 46 Minggu dengan 9 stase, dimana sumpah ini wajib diikuti sebelum mereka terjun ke lahan praktik.

“Semoga para mahasiswa selalu mengingat sumpah yang telah diucapkanya, karena ini merupakan amanah dari seluruh orang tua mahasiswa, agar mereka dapat nenjalankan tugasnya dengan baik sampai mendapatkan gelar Profesi Fisioterapi,” ucap Dika.

Dika menambahkan selain hal diatas para mahasiswa juga perlu menjaga nama baik almamater selama dalam masa praktik, serta tulus ikhlas dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan. Sebanyak 186 mahasiswa profesi fisioterapi mengikuti sumpah pra klinik secara online, dan acara sumpah dihadiri oleh Dekan FIKes unisa Yogyakarta beserta jajaranya.

Jalin MOU dengan WIKA Wujudkan Bangunan Ramah Lingkungan

Universitas `Aisyiyah Yogyakarta dengan PT Wijaya Karya (Wika) sepakat menjalin kerjasama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Jumat (29/10) di Hall Baroroh Baried Unisa Yogyakarta.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat selaku Rektor Unisa Yogyakarta bersama Harum Akhmad Zuhdi Direktur Operasi II Wika yang masing-masing didampingi oleh para jajaranya.

 Harum Akhmad mengatakan Wika berkomitmen untuk membangun Green Building, karena Wika ingin membangun sesuatu yang pastinya ramah lingkungan, dan yang ingin diberikan kepada Unisa Yogyakarta adalah Renewable Energy yang akan dikerjasamakan, supaya nantinya mahasiswa Unisa Yogyakarta faham bahwa Indonesia melakukan transformasi menuju ke Renewable Energy.

“PT Wika tidak akan menunggu lama, dan kita akan menjemput bola untuk menunjukkan bahwa kita ini sudah mulai berubah dan bergeser, untuk memulai rumah kita memakai Solar Panel. Saya tidak bisa membayangkan betapa hematnya Unisa nantinya tanpa harus mengeluarkan banyak uang untuk membayar PLN,” ucap Zuhdi.

Warsiti juga menyampaikan harapanya dengan kerjasama ini nantinya seluruh civitas akademika bisa merasakan sehat bukan hanya dari aspek fisik akan tetapi dengan lingkungan sehingga program yang akan dibuat PT Wika sangat pas dengan program yang dikembangkan oleh Unisa Yogyakarta.

 “Dengan adanya kerjasama ini kami berharap bisa memberikan manfaat dan keberkahan untuk Unisa Yogyakarta, serta untuk pengembangan yang tentunya relevan dengan program-program yang ada di kami,” tutur Warsiti. Kedepannya akan dilanjutkan dengan rencana kerjasama dalam hal pemasangan panel surya di semua atap kampus Unisa Yogyakarta.

Pertukaran Mahasiswa Unisa Yogyakarta dengan UM Gresik Bentuk Implementasi MBKM

Program Studi (Prodi) Manajemen dan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial dan Humaniora (FEISHum) Universitas `Aisyiyah Yogyakarta melakukan pertukaran mahasiswa dengan Prodi Manajemen serta Akuntansi Universitas Muhammadiyah Gresik, Kamis (21/10).

Dalam upaya Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta kerjasama antar perguruan tinggi dalam naungan persyarikatan Muhammadiyah, 10 Mahasiswa dari Unisa Yogyakarta dan UM Gresik, dari dua prodi Manajemen dan Akuntansi akan menjalani perkuliahan di masing masing kampus yang telah sepakat untuk bertukar mahasiswa selama 1 semester.

Dekan FEISHum Unisa Yogyakarta Mega Ardina, S.P., M.Sc dalam sambutanya di acara orientasi mahasiswa UM Gresik mengatakan selain untuk menjalun sinergi antar Universitas dalam naungan Persyarikatan, juga untuk saling memperkuat silaturrahim dan menambah wawasan serta pengalaman para mahasiswa yang ikut dalam program MBKM ini.

“Semoga kita bisa membantu mahasiswa dari UM Gresik dalam menjalani studi yang akan ditempuh selama satu semester ini dengan baik, serta tak lupa saya juga ikut menitipkan anak didik kami yang akan mengikuti perkuliahan di UM Gresik,” tutur Mega.

Anita Handayani, M.SM. selaku Kepala Laboratorium Prodi Manajemen UM Gresik menyampaikan terimakasih kepada Unisa Yogyakarta yang telah menerima para mahasiswa dari UM Gresik dengan baik. “Harapanya dengan adanya mahasiswa kami ada disini, bisa mempelajari kultur budaya Yogyakarta yang sudah dikenal luas, serta mereka mampu pulang dengan membawa ilmu yang didapat selama 1 semester,” ucap Anita.

Peran Alumni Fisioterapi Unisa Yogyakarta di Liga 1

Sepakbola Indonesia tidak bisa dipisahkan oleh peran penting seorang fisioterapis, dimana tugas mereka sangat membantu dalam perjuangan 11 pemain yang bertanding di lapangan dalam menjaga kebugaran serta penanganan dalam cedera.

Program Studi Fisioterapi Universitas `Aisyiyah Yogyakarta telah banyak menghasilkan alumni yang berkiprah di Liga 1 maupun di Liga 2 Indonesia. Klub Persebaya Surabaya, Persik Kediri dan PSS Sleman menjadi beberapa klub di Liga 1 yang mendapatkan jasa alumni Fisioterapi Unisa Yogya melalui Samudra Anggara (Persebaya), Wildan Yahya (Persik), M. Firman (PSS).

Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat Rektor Unisa Yogya dalam sesi pertemuan dengan dua alumni Fisioterapi yang dihadiri Samudra dan Wildan menyampaikan pesan untuk tetap terus mengembangkan ilmu yang telah didapatkan walaupun sudah memiliki tanggung jawab pekerjaan di masing-masing klub, agar nantinya klub yang menaungi mereka juga akan mendapatkan manfaat lebih.

“Selalu berikan yang terbaik untuk tim yang kini kalian bela, semoga menjadi ladang amal kalian dengan bekerja penuh keikhlasan,” ucap Warsiti.

Selain bertemu dengan Rektor Unisa Yogyakarta, Samudra dan Wildan juga membagi pengalaman mereka kepada mahasiswa fisioterapi dalam sesi sharing yang diadakan Prodi Fisioterapi Unisa Yogyakarta.

Samudra dan Wildan menyampaikan kepada adik adik tingkatnya untuk selalu belajar dengan sungguh- sungguh serta fokus, agar apa yang kita impikan bisa terwujud. “Kesempatan untuk membuktikan bahwa kalian bisa mendapatkan kepercayaan suatu instansi serta lembaga dimana kalian magang atau praktek dengan menunjukkan skill dan ilmu yang sudah kalian peroleh dari sini,” ucap Samudra.