Melaksanakan 4 Asessmen Daring dalam 1 Bulan, UNISA Raih Rekor MURI

Universitas `Aisyiyah Yogyakarta pecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai perguruan tinggi yang melaksanakan Assesmen Lapangan Daring (ALD) dari LAM-PTKes terbanyak dalam satu bulan (November 2020).
Acara penyerahan piagam rekor MURI diberikan secara daring oleh Jaya Suprana selaku ketua MURI kepada Rektor Unisa Yogya Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat, karena masi dalam kondisi pandemi Covid-19 maka kegiatan seremonial penyerahanya dilakukan melalui platform Zoom, Senin (26/01).
Prodi yang mendapatkan assesmen dari LAM-PTKes yaitu prodi Sarjana Kebidanan, Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners, Sarjana Gizi, serta prodi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi yang semuanya berada dalam Fakultas Ilmu Kesehatan.
Warsiti berujar assesmen yang dilakukan merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi terhadap mutu dan kualitas penyelenggaraan Tri dharma yang ada di Unisa Yogya, serta sebagai wujud dan tanggung jawab kami terhadap masyarakat dan juga stakeholder bahwa lulusan Unisa Yogya sudah sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan oleh SM DIKTI.
“Dalam satu bulan mendapatkan empat assesmen sekaligus, kami harus betul betul pandai memanajemen energi kami, namun demikian rasa lelah kami terobati dan hilang karena satu persatu prodi kami mendapatkan surat dari LAM-PTKes hasil dari akreditasi yang tentunya sesuai dengan harapan kami,” ucap Warsiti.
Jaya Suprana mengatakan bahwa setelah rekor MURI ini didapatkan oleh Unisa Yogya selanjutnya akan disusul rekor hebat lainya, yang membuktikan bahwa Unisa Yogya bersemangat memberikan karsa dan karya yang lebih untuk bangsa Indonesia.
Ketua LAM-PTKes Prof. Usman Chatib Warsa hadir dalam seremoni penyerahan piagam MURI dan memberikan ucapan selamat kepada Unisa Yogyakarta atas rekor yang diraih.
“Salut atas perjuangan dan keberanianya dalam menjalani empat assesmen dalam kurun waktu satu bulan,” tutur Usman.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.