Kampus UNISA Yogyakarta Lakukan Single Acces dan Pembersihan Untuk Cegah Covid

Kesiapan pencegahan penyebaran Covid-19 di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)  terus ditingkatkan. Selasa (17/3) sejumlah petugas diturunkan dalam proses pembersihan, penyemprotan disinfektan dan pembersihan masjid di kampus terpadu UNISA. Selain itu diberlakukan single access untuk civitas akademika dan tamu yang datang.

Rektor UNISA Yogyakarta, Warsiti, M.Kep.,Sp.Mat menjelaskan bahwa seluruh civitas akademika dan tamu memasuki kampus Unisa melalui pintu utama. Kemudian akan ada petugas yang akan melakukan pemeriksaan suhu dan memberikan hand sanitizer. Lebih lanjut disetiap area pintu masuk setiap gedung (baik gedung A, B dan C) disediakan termometer, hal ini diharapkan setiap civitas akademika pro aktif untuk mengecek suhu tubuhnya sendiri apabila merasa ada ketidaknyamanan  dan segera melakukan pemeriksaan ke klinik UNISA.

Selain itu, Rektor menghimbau kepada seluruh pegawai untuk melakukan aktifitas clearing dan cleaning meja, perlengkapan kerja dan ruangan masing-masing. Petugas cleaning service diterjunkan untuk membersihkan area yang sering terpegang tangan seperti handle pintu, railing tangga, meja kursi diruangan dan area publik, tombol dan dinding lift dan lainnya menggunakan disinfektan setiap 1 jam.

Upaya lain dalam kegiatan pembersihan yaitu membersihkan dan menggulung karpet yang ada di masjid, tempat kegiatan belajar mengajar, laboratorium, kemudian karpet akan dibersihkan  serta lantai lingkungan sekitar dibersihkan menggunakan disinfektan.

UNISA dalam kebijakan protokol penggunaan sarana dan prasarana untuk mencegah penyebaran Covid-19, juga mengatur tentang penggunaan lift, toilet, ruang ber AC serta perilaku menjaga kebersihan diri sendiri dan publik area kampus.

 

UNISA Berikan Kebijakan Bagi Pegawai Untuk Antisipasi Penyebaran Covid

Universitas ‘Aisiyah Yogyakarta (UNISA) memberikan suplemen bagi pegawai yang masuk kerja. Hal tersebut merupakan salah satu point dari kebijakan Rektor UNISA terkait kewaspadaan penyebaran Covid-19 bagi kelompok pegawai yang rentan, No. 288/UNISA/AU/III/2020. Selain itu bagi pegawai yang rentan sistem imunitasnya atau pegawai kelompok beresiko diberikan izin untuk tidak masuk kerja dengan tetap menjalankan tugasnya di rumah.

Kepala Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia, Yuni Purwati, M,Kep., Sp.Mat menjelaskan bahwa pemberian suplemen dimaksudkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh pegawai. Selain itu pegawai yang diberikan izin tidak masuk kerja hingga 21 Maret  2020, antara lain memenuhi kriteria antara lain pegawai yang sedang sakit, ibu hamil, ibu nifas, ibu balita ( yang tidak mempunyai pengasuh di rumah), pegawai yang tinggal di luar DIY dan dalam perjalanan kerja harus menggunakan moda transportasi umum.

‘’Diharapkan, bagi pegawai yang ijin tersebut tetap mengerjakan tugas-tugas  kantor yang dilaksanakan dirumah dengan tetap berkomunikasi secara aktif dan berkoordinasi dengan tim’’, kata Yuni

 

Cegah Penyebaran Corona UNISA Optimalkan E Learning

Untuk mengantisipasi penyebaran COVID 19, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta mengoptimalkan pembelajaran e-learning. Hal tersebut berdasarkan Surat Edaran Rektor No. 286/UNISA/AU/III/2020, Tentang Kewaspadaan Penyebaran COVID-19, tanggal 14 Maret 2020, yang ditandatangani Rektor UNISA, Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat.

Untuk meminimalkan pembelajaran tatap muka, kebijakan akademik lainnya yang tertuang dalam edaran tersebut antara lain mengoptimalkan penggunaan media Daring dalam pembimbingan tugas akhir dan tugas lainnya. Kegiatan praktikum maupun kegiatan pembelajaran lain yang masih memerlukan tatap muka dilaksanakan dengan Prosedur Kewaspadaan Penyebaran COVID-19.  Dimana prosedur ini telah dituangkan dalam edaran  Rektor Unisa beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut, Kegiatan praktik klinik /PKL/ Kuliah Kerja di wilayah/rumah sakit/lahan yang telah terpapar COVID 19 akan ditarik kembali dengan sebelumnya berkoordinasi dengan mitra dan kegiatannya akan digantikan dengan metode lain yang dikoordinir oleh program studi. Semua bentuk kegiatan ujian  dan evaluasi pembelajaran tetap dilaksanakan dengan Prosedur Kewaspadaan Penyebaran COVID 19.

Seluruh civitas UNISA diharapkan agar tidak panik dan selalu melakukan tindakan pencegahan penularan penyakit seperti: aktif melakukan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan makan makanan bergizi, memberlakukan single acces masuk area UNISA, meberlakukan thermal detector  dan penggunaan hand sanitizer serta melaksanakan Prosedur Kewaspadaan COVID 19 pada setiap orang yang keluar masuk  area kampus. Semua kegiatan kemahasiswaan yang dilaksanakan diluar kampus atau yang mendatangkan orang dari luar kampus yang menimbulkan kerumunan ditunda pelaksanaannya.

Antisipasi Corona UNISA Siapkan Upaya Pencegahan dan Penyebaran Virus Saat Wisuda

Guna mencegah penyebaran virus Corona Covid-19, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) menyiapkan upaya pencegahan dan penyebaran virus tersebut saat wisuda yang digelar pada Sabtu, 14 Maret 2020. Hal tersebut tertuang dalam surat edaran Rektor UNISA tentang pelaksanaan kegiatan wisuda no. 276/UNISA/Au/III/2020.

Rektor UNISA Yogyakarta, Warsiti, S.Kp.,M.Kep.,Sp.Mat., mengatakan bahwa UNISA akan melakukan upaya pencegahan dan penyebaran virus Covid-19.

‘’Salah satu yang kita lakukan adalah panitia wisuda akan menyediakan hand sanitizer di pintu masuk dan beberapa lokasi strategis, disediakan masker bagi yang sakit dan tempat pembuangannya (tempat sampah kuning), media promosi untuk pencegahan virus dan tim satgas siaga bencana’’, kata Warsiti saat ditemui di ruang kerja Rektor, Jumat (13/3)

Selain itu, pihak kampus juga sudah mempersiapkan protokol saat wisuda. Ketika akan masuk lokasi wisuda akan dilakukan pengecekan suhu tubuh. Selain itu juga melarang untuk berjabat tangan saat prosesi wisuda. ‘’Wisudawan akan menerima ijasah dan foto bersama’’, jelasnya.

Warsiti juga menghimbau bagi wisudawan dan keluarga yang akan hadir untuk memastikan diri bahwa tubuh dalam kondisi sehat dan apabila baru saja melakukan perjalanan dari luar negeri dalam 14 hari terakhir mohon untuk melapor ke panitia.

‘’Jangan panik dan tidak meremehkan serta tetap berdoa: Ya Allah aku berlindung kepada Mu dari penyakit belang , gila, kusta dan segala penyakit yang buruk/mengerikan lainnya (HR. Abu Dawud dengan Samad Shohih)’’, pesan Warsiti

Antisipasi Wabah Covid 19 Rektor UNISA Himbau Civitas UNISA Waspada

Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat kembali menyampaikan himbauan pesan kewaspadaan kepada seluruh civitas akademika  UNISA Yogyakarta khususnya menjelang pelaksanaan ibadah Shalat Jumat, (13/3).

Warsiti mengatakan bahwa WHO saat ini telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemic global, termasuk di Indonseia khususnya Yogyakarta.  ‘’Mari bersama-sama kita tingkatkan kewaspadaan terhadap wabah ini, prinsipnya, jangan panik namun jangan meremehkan’’, kata Warsiti.

Lebih lanjut Warsiti menyampaikan beberapa hal kewaspadaan yang dapat kita lakukan antara lain, (1) Saat berjamaah shalat atau kegiatan jamaah shalat yang lain, bawalah sajadah sendiri, (2) Cuci tangan dengan sabun, (3) Hindari jabat tangan, hindari cium pipi, gunakan metode lain tanpa bersentuhan, (4) Jika sedang flu gunakan masker, jika batuk atau bersin, tutupi mulut dan hidung dengan lipatan siku tangan.

Sebelumnya Rektor UNISA juga sudah mengeluarkan Surat Edaran No. 240/UNISA/Au/III/2020, perihal pencegahan dini COVID 19. Antara lain untuk menangguhkan perjalanan ke luar negeri terutama ke negara-negara yang terdampak COVID-19; melakukan perilaku hidup bersih sehat seperti menggunakan hand sanitizer, mengkonsumsi makanan sehat, meminimalkan kegiatan dikeramaian; melindungi diri dan lingkungan dengan memakai masker dan mengurangi interaksi dengan sesama civitas UNISA yang mengalami gejala influenza; secara aktif melakukan upaya kewaspadaan influenza termasuk SARS dan COVID-19 di unit kerja masing-masing dengan melakukan penyebaran informasi tanpa membuat panik, menyediakan fasilitas cuci tangan menggunakan sabun /hand rub berbasis alkohol disetiap ruangan /tempat-tempat strategis; berperan aktif dalam menyampaikan informasi yang benar ke masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing tentang COVID-19 dan pencegahannya; unit terkait (Aset dan Umum) membuat ketentuan agar cleaning service lebih sering membersihkan tempat-tempat yang sering terpegang tangan seperti meja, gagang pintu, gagang jendela, papan tombol lift, pegangan/rel tangga dan lain-lainnya dengan disinfektan.

Rasulullah pernah bersabda: Tha’un (wabah penyakit menular) adalah suatu peringatan dari Allah SWT untuk menguji hamba-hambaNya dari kalangan manusia . Maka apabila kamu mendengar penyakit itu berjangkit di suatu negeri  kamu berada, janganlah kamu masuk ke negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, jangan pula kamu lari daripadanya. ( HR Bukhari dan Muslim  dari Usamah bin Zaid)