Skip to main content
PMB UNISA

Family Gathering UNISA 2018

Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengadakan Family Gathering 2018 dari tanggal 16 – 17 Februari 2018 di Semarang.

UNISA mengajak seluruh keluarga dosen dan karyawan dalam mengikuti kegiatan yang diagendakan setiap dua tahun sekali ini, adapun kegiatan pertama yang dilakukan adalah berkunjung ke masjid agung Jawa Tengah, dan dilanjutkan sholat Jum`at di masjid tersebut.

Selesai dari masjid agung rombongan bertolak ke wahana permainan air Water Blaster dipinggiran kota Semarang, setelah itu langsung menuju Salatiga untuk beristirahat di hotel Laras Asri yang telah disediakan.

Hari kedua seluruh rombongan dosen dan karyawan UNISA dibawa ke Kampoeng Kopi Banaran, wisata agro di areal perkebunan kopi kebun Getas Afedlling Assinan yang terletak di Jl. Raya Semarang-Solo km 35 dengan ketinggian 480-600 m dpl dengan suhu udara sejuk antara 23-27 derajat Celcius, disitu acara inti dari Family Gathering diselenggarakan, dengan diawali sambutan oleh Rektor UNISA Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat.

Dalam sambutanya Warsiti menyampaikan terima kasih atas kesediaan seluruh peserta dalam Family Gathering kali ini, acara ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan dan komunikasi antara seluruh jajaran pimpinan UNISA dengan dosen dan karyawan.

Acara dilanjutkan dengan perkenalan dari masing-masing prodi dan unit, diwarnai iringan lagu dan pembagian doorprize. Pukul 15:00 WIB acara selesai dan masing masing rombongan kembali ke bis untuk melanjutkan perjalanan menuju pusat oleh- oleh, dilanjutkan ke destinasi terakhir yaitu wisata Cimory.

Rombongan tiba kembali di Yogyakarta pada pukul 21:00 WIB, kegiatan Family gathering kali ini diikuti oleh 500 orang dengan 10 bis.

Kuliah Umum Perbankan Syariah di UNISA

Kuliah Umum Perbankan Islam di UNISA

Program studi Akuntansi Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengadakan kuliah umum di hall 4 Baroroh Baried, Selasa (20/2).

Kuliah umum yang diadakan oleh prodi akuntansi UNISA menghadirkan pemateri dari Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA)Brunei Darussalam yaitu Dr. Abdul Nasir bin Haji Abdul Rani, beliau adalah Dekan Fakultas Ekonomi Islam dan Keuangan di UNISSA.

Adapun tema dalam kuliah umum itu adalah Challenges and Future Prospect of Islam Banking and Finance in the World. Wakil Rektor I Taufiqur Rahman, SIP., MA., Ph.D dalam sambutanya mengatakan perbankan syariah bisa menjadi alternative sistem ekonomi untuk menggantikan sistem ekonomi sekuler yang mengglobal saat ini.

“Islamic Finance sedang tumbuh dengan pesat di beberapa negara di dunia,” imbuh Taufiq, selain itu Wakil Rektor I mengatakan kedua kampus yang sama- sama mempunyai kesamaan yaitu berlandaskan nilai Islam ini, dapat bekerjasama dalam menuangkan gagasan membangun perekonomian masyarakat berdasarkan syariat agama.

“Dengan berbisnis jangan sampai menyingkirkan keyakinan kita terhadap Islam” tutup Taufiq, sedangkan Dr. Abdul Nasir menjelaskan konsep syariah yaitu sistem keuangan berdasarkan hokum Islam, dimana bank dan nasabah saling menguntungkan dengan prosentase 30% untuk bank dan 70% untuk nasabah.

“Perbedaan perbankan syariah dengan bank konvensional sangat jauh, dimana perbankan syariah tidak terlibat dengan hal hal yang berbau riba dan maysir,” kata Nasir.

Nasir pun menambahkan bahwa penalti atau denda yang diterapkan di bank konvensional bertujuan untuk mencari keuntungan yang sebesar besarnya, sedangkan di bank syariah tujuan penaltinya untuk pengingat dan uang yang didapatkan nantinya akan dipakai untuk membantu masyarakat.

Selain dihadiri oleh mahasiswa akuntansi dan manajemen UNISA, kuliah umum ini juga dihadiri peserta dari beberapa kampus di Jogjakarta.

Empat Karyawan UNISA meraih Umroh

Empat Pegawai UNISA Dapatkan Reward Umroh

Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)  memberikan  reward umroh  bagi pegawai  yang berdedikasi. Hal tersebut dikatakan oleh Rektor UNISA, Warsiti, M.Kep.Sp.Mat, di kampus terpadu.

Lebih lanjut Warsiti mengatakan bahwa pegawai purna yang mendapat reward tersebut adalah empat orang pegawai yang telah bekerja selama 20 tahun lebih dan  memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi. Mereka berangkat ke tanah suci diantarkan beberapa pimpinan UNISA pada Rabu ( 14/2).

Melalui program ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan  loyalitas karena  akan  berkelanjutan untuk semua pegawai UNISA.