Pengumuman UNISA Berpuisi

Memperingati kemerdekaan Republik Indonesia ke 75, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), menggelar lomba cipta puisi untuk seluruh civitas akademika. Cipta Puisi dengan tema kemerdekaan ini berhasil mengumpulkan 100 peserta yang terdiri dari 35% Dosen, 20% tenaga kependidikan dan 45 % mahasiswa.
Lomba yang digelar mulai Agustus-September 2020 ini memutuskan pemenangnya dari masing-masing kategori adalah sebagai berikut:
Pemenang Kategori Mahasiswa:
Juara 1 diraih oleh Salma Firdausya dengan judul Pesan Acak Untuk Negeri
Juara 2 diraih oleh Iin Suswiyati dengan judul Kaki Telanjang
Juara 3 diraih oleh Nurul Islami Rasyid dengan judul Tujuh Puluh Lima

Pemenang Kategori Karyawan
Juara 1 diraih oleh Sholiqin Budi Aji, S.Pd dengan judul Tetap Indonesiaku
Juara 2 diraih oleh Dewi Suryanti dengan judul Layang-Layang Kemerdekaan
Juara 3 diraih oleh Yusfrita Rahmawati dengan judul Mengalir Darah Pejuang

Pemenang Kategori Dosen
Juara 1 diraih oleh Komarudin, M.Psi. Psikolog dengan judul Nol Kilometer
Juara 2 diraih oleh Wuri Rahmawati dengan judul Hidup Mulia Mati Surga
Juara 3 diraih oleh Arif Yusuf Wicaksana, M.Sc dengan judul Kemudian Hening

Selamat untuk para pemenang dan silahkan menghubungi admin Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UNISA Yogyakarta.

Alumni Unisa Berbagi Pengalaman Kuliah di Luar Negeri

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) berkolaborasi dengan Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas `Aisyiyah Yogyakarta menggelar webinar Inspiring Session part II, Sabtu (12/09).

Inspiring Session part II dengan tema Life After Graduation Abroad yang diadakan untuk kedua kalinya ini mengundang 5 narasumber alumni dan Dosen Unisa Yogya yang telah menyelesaikan masa kuliahnya di luar negeri.

Webinar dibuka oleh Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan alumni Dr. Mufdlilah, S.SiT., M.Sc sekaligus sebagai Keynote Speaker. Mufdlilah menyampaikan kepada para peserta yang terdiri dari calon alumni dan alumni Unisa Yogya serta umum, bahwa bagaimana kita menjadi lulusan terbaik dengan modal integritas serta ilmu yang dimiliki saat ini untuk pergi keluar negeri dengan tetap menjaga nama baik almamater.

“Jangan menjadi pohon pisang yang hanya sekali berbuah lalu pohonya mati, tetapi jadilah alumni yang bisa menghasilkan banyak manfaat di masyarakat yang akan dirasakan seterusnya,” pesan Mufdlilah.

Para narasumber berbagi pengalamanya berkuliah di luar negri, dan cara bagaimana mereka mendapatkan beasiswa di webinar yang diadakan melalui media Zoom, seperti yang diutarakan oleh Wantonoro, M.Kep., Sp.KMB., PhD bahwa kuliah diluar negeri memerlukan banyak persiapan, seperti mental untuk diri sendiri dan target yang ingin dicapai.

“Karena kita biaya ditanggung oleh LPDP jadi ada yang kita pertanggung jawabkan ke mereka, karena akan ada monitoring dari LPDP mengenai kendala apa yang kita hadapi selama kuliah,” ucap Wantonoro.

Ery Khusnal, S.Kep., MNS yang masih menjalani pendidikan doktoralnya di Khon Kaen University di Thailand juga memberikan tipsnya, bagaimana membagi waktu belajar dan keuangan selama studi diluar negeri.

“Sebenarnya kita bisa berhemat, asalkan kita ga banyak jalan- jalan serta belanja, dan fokus untuk studi,” ucap Ery.

Webinar ini dibagi 2 sesi dengan memberikan kesempatan para peserta untuk bertanya kepada narasumber, peserta yang hadir dalam webinar berjumlah 220 orang.

Rektor Mengajak Dosen dan Karyawan UNISA Yogya Silaturrahim Virtual

Universitas `Aisyiyah Yogyakarta mengadakan Silaturrahim secara virtual antara Rektor beserta jajaranya dengan Dosen dan Tenaga Kependidikan, sekaligus memperkenalkan jajaran Wakil Rektor baru periode 2020-2024, Selasa (1/09).

Perkenalan jajaran Wakil Rektor baru dengan diperkenalkanya Dr. Mufdlilah, S.SiT., M.Sc sebagai Wakil Rektor III bidang kemahasiswaa, alumni, agama Islam, Kemuhammadiyahan keaisyiyahan.

Rektor Unisa Yogya Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat mengatakan per tanggal 30 agustus 2020 dalam jajaran rektorat sudah ada penambahan satu unit kerja tambahan hasil dari surat keputusan Pimpinan Pusat `Aisyiyah yang diterima oleh Unisa Yogya.

“Semoga dengan bertambahnya armada ini, makin meningkatkan semangat kinerja kita,” ucap Warsiti.

Warsiti juga menyampaikan kepada para dosen dan karyawan Unisa yogya bahwa pada masa pandemi ini memiliki banyak hikmah, yaitu dengan mengubah cara pelayanan kepada mahasiswa, tadinya banyak yang belum memahami cara digital jadi lebih mengerti dan faham kinerja layanan secara online. Selain itu Warsiti mengingatkan kepada seluruh pegawai agar menjaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol  kesehatan.

“Apabila tidak ada keperluan mendesak dimohon jangan bepergian maupun berwisata terlebih dahulu, kita harus tetap waspada,” Ungkapnya.

Forum Silaturrahim ini sendiri bertujuan mengajak kepada para dosen dan karyawan untuk menjaga dan merawat Unisa Yogya, seperti yang disampaikan Warsiti yaitu bersama- sama bertanggung jawab sesuai dengan visi Unisa Yogya.

LPPI UNISA Mengadakan Baitul Arqam Purna Secara Virtual

Baitul Arqam Purna merupakan perkaderan utama di ‘Aisyiyah yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa di Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia.

Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) Universitas `Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan Baitul Arqam Purna secara virtual, melalui media Zoom yang akan diadakan dari tanggal 1 – 5 September 2020, Selasa (02/09).

Dra. Umu Hani EN selaku ketua LPPI Unisa Yogya mengatakan Baitul Arqam Purna sebagai upaya memberikan bekal ilmu, pengalaman dan keterampilan berorganisasi di Gerakan ‘Aisyiyah. Alumni Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah diharapkan menjadi kader-kader muda ‘Aisyiyah di tempat kerja, di masyarakat tempat tinggal dan di dalam keluarga. Ideologi perempuan berkemajuan menjadi titik tolak setiap aktifitas di manapun berada.

“Alumni adalah penebar visi dan membawa misi ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan berkemajuan,” ucap Umu.

Ketua Umum Pimpinan Pusat `Aisyiyah Dra. Siti Noordjannah Djohantini, M.M., M.Si. dalam pembukaan Baitul Arqam Purna menyampaikan kepada para peserta yang hadir bahwa `Aisyiyah bagaikan ibu yang mendirikan bangsa ini, ibu negeri. Jika negeri ini susah, `Aisyiyah tidak tinggal diam. Bergerak berdasarkan nilai agama islam dan ilmu pengetahuan, salah satunya melawan Covid-19, melalui institusi perguruan tinggi Unisa Yogya, tetap berikhtiar dengan stay at home, menjaga kebersihan dan tetap mematuhi protokol  kesehatan.

“Kami memiliki harapan yang besar, agar para lulusan dapat meluaskan dan melakukan peran- peran dimasyarakat dengan bekal keilmuan yang anda miliki,” ucap Noordjannah.

Noordjannah menambahkan bahwa kekuatan yang tidak bisa digantikan dengan teknologi yaitu integritas yang masing- masing dimiliki oleh alumni Unisa Yogya, kalau di Muhammadiyah disebut akhlak.

“Saya yakin lulusan Unisa tidak memiliki perilaku instan, tetapi mempunyai kedisiplinan dan kerja keras,” tuturnya.

Baitul Arqom Purna akan dibagi menjadi 3 gelombang, dan diikuti sebanyak 430 peserta di masing- masing gelombang.

UNISA Yogyakarta Gelar Virtual Concert Bersama Jikustik

Dalam rangka memperingati Milad ke 29 dan HUT RI ke 75, Universitas `Aisyiyah Yogyakarta menggelar acara Virtual Concert bersama Jikustik, Minggu (23/8).

Virtual Concert bertema UNISA Bergerak untuk Bangsa ini menunjukkan bahwa Unisa Yogya tidak tinggal diam serta bersungguh- sungguh dalam memerangi pandemi Covid-19, dan memberikan kontribusi secara nyata penanganan Covid-19 dengan membuka donasi selama acara.

Selain menjadi pertunjukkan musik serta promosi, Unisa juga akan menyalurkan donasi dari civitas akademika, alumni dan masyarakat dengan menggandeng Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC).

Rekening donasi telah dibuka 7 hari sebelum acara inti berlangsung. Ke depannya hasil dari donasi tersebut akan disalurkan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 dan pemenuhan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) rumah sakit mitra Unisa Yogyakarta.

Rektor Unisa Yogya Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat mengatakan bahwa konser ini adalah bagian dari kontribusi Unisa Yogya, karena selama pandemi Unisa tidak hanya diam tetapi berkolaborasi serta bersinergi dengan semua pihak untuk ikut terlibat dalam pencegahan.

“Selama pandemi ini kita mengirim relawan, tenaga kesehatan, para konselor dari berbagai prodi, kita terlibat aktif untuk penanganan COVID-19,” kata Warsiti.

Hingga kini, Unisa Yogya telah melakukan berbagai kegiatan untuk membatu warga yang terdampak Covid-19, mulai dari memberikan sembako pada warga dan mahasiswa terdampak, berkomunikasi dengan tokoh masyarakat, memberikan voucher belanja pada mahasiswa, dan lain sebagainya.

Dalam konser tersebut, Unisa Yogya juga merilis buku UNISA Menulis Covid-19. Buku yang ditulis oleh seluruh civitas akademika Unisa ini menunjukkan bagaimana keprihatinan Unisa Yogya pada pandemi Covid-19.

Menurut M. Ali Imron, M.Fis selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unisa Yogya dan juga Inisiator Buku UNISA Menulis Covid-19 menuturkan bahwa buku ini tidak hanya menyorot dari sisi kesehatan saja, buku ini juga menyorot bagaimana pandemi Covid-19 berdampak pada perekonomian, pendidikan, sosial, dan lain sebagainya. Hal ini diharapkan masyarakat bisa memperluas wawasan masyarakat.

“Ada isu yang sifatnya umum, misalnya soal OR, komunitas, kesehatan. Ada yang jarang, bagaimana pendidikan di covid untuk anak berkebutuhan khusus. Lalu bagaimana menyiapkan ASI, gizi,” tutur Imron.