Kunjungan Rektor UNISA KE Musi Rawas Utara (Muratara)

Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)  berkunjung ke kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Ahad-Senin (16-17/2). Kunjungan ini dalam rangka audiensi dan ramah tamah, menindaklanjuti kerjasama antara UNISA  Yogyakarta dan Pemkab Muratara.

Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat menyambut baik kedatangan Rektor Unisa beserta tim. Dalam kesempatan tersebut Bupati mengharapkan kerjasama yang telah berjalan, berkelanjutan dengan program-program yang memberi manfaat untuk kedua belah pihak.

Sementara itu Rektor UNISA Warsiti, S.Kp.,M.Kep., Sp.Mat dalam sambutannya mengatakan bahwa kerjasama dalam bidang tridarma perguruan tinggi yang telah terjalin sejak 2017 ini berjalan baik. Salah satu implementasi yang telah berjalan adalah dengan memberikan beasiswa kepada siswa dari Muratara untuk melanjutkan pendidikan di UNISA.

Dalam kesempatan itu Unisa juga menawarkan beberapa skema kegiatan antara lain kewajiban bagi mahasiswa asal Muratara  (khususnya angkatan 2017) untuk mengambil obyek kajian masalah skripsi dari Kab. Muratara, agar dapat membantu mengkaji dan memberikan solusi bagi Kab. Muratara. Penjajakan bantuan biaya skripsi bagi mahasiswa asal Muratara angkatan 2017 dari Pemkab Muratara.   Selain itu UNISA akan mengundang Bupati Muratara untuk memberikan kulian umum di UNISA, KKN Unisa ke Muratara dan penelitian swakelola kab Muratara dengan menggunakan tenaga ahli dari UNISA.

Selain kegiatan audiensi dengan Bupati, UNISA menggelar acara lomba hafid,  pertemuan siswa, wali siswa dan Guru SMA/SMK se Musi Rawas Utara dan sekitarnya. Kegiatan yang dilaksanakan di SMKN Rawas Ulu tersebut dibuka oleh Rektor UNISA dan Sekda Muratara.

213 Mahasiswa Prodi Keperawatan UNISA Ikuti Sumpah Janji Pra Klinik

Sebanyak 213 Mahasiswa Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas `Aisyiyah Yogyakarta mengikuti sumpah janji pra klinik, yang diselenggarakan di Hall 4 Baroroh Baried, Sabtu (8/2).

Suratini, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kom selaku ketua prodi keperawatan mengatakan bahwa mahasiswa semester 7 ini adalah mahasiswa yang menempuh kurikulum yang baru di tahun 2016/2017, serta angkatan pertama di tahap akademik yang masuk di rumah sakit bukan dengan metode Early Clinical Exposure (ECE) tapi dengan metode praktik klinik.

Selain memberikan arahan dan pesan untuk mahasiswanya yang akan terjun praktik klinik selama 6 minggu, Suratini juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga nama baik almamater kampus serta masing- masing pribadi.

“Ini akan menjadi pengalaman mahasiswa untuk yang kesekian kali memasuki klinik, dan kami berharap mahasiswa betul betul menjaga nama baik institusi, karena kalian adalah calon calon perawat maka harus menjaga etika dimanapun berada,” ucap Suratini.

Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Kesehatan Unisa Yogya Anjarwati, S.SiT., MPH.  juga mengatakan para mahasiswa sudah ke 3 kali ini di semester 7 masuk ke lahan praktik, jadi sudah memiliki pengalaman dan bekal keilmuan yang akan diterapkan kepada lahan praktik kliniknya nanti.

UNISA Yogya Menerima Kunjungan Universitas Dili

Jum’at (14/2), ruang pertemuan di lantai 2 Univeritas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, menerima kunjungan Rektor Universitas Dili (Undil), Jose Agostinho Belo,S.H.,MM., yang didampingi oleh Arif Abdullah Sagran dari Kantor Internasional Undil.

Kunjungan resmi tersebut disambut hangat oleh Biro Kerjasama Urusan Internasional (BKUI) UNISA Yogya, Dekan dan Wakil Dekan dari masing-masing Fakultas, serta Biro Admisi. Selain menjalin silaturahmi, pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk inisiasi kerjasama internasional.

Jose Agostinho menjelaskan, bahwa merasa cocok dengan adanya Prodi Keperawatan yang dimiliki UNISA Yogya. Di Timor Leste studi Kesehatan Masyarakat sangat diminati sehingga bisa menjadi salah satu poin kerjasama. Dalam diskusi, Ruhyana,MAN., selaku Wakil Dekan FIKES UNISA Yogya berkata,”Semangat yang dibawa adalah semangat persaudaraan, selain itu ada kesamaan, yaitu tentang kesehatan, kerjasama ini nantinya ada kegiatan langsung seperti seminar.”

Usai pertemuan, BKUI UNISA Yogya sebagai garda depan dalam kerjasama internasional, langsung menindaklanjuti dalam pembuatan draft dan perumusan kerjasama. Selain itu juga menjadwalkan kunjungan balasan ke Universitas Dili, bertepatan akan dikirimkannya tim dari UNISA Yogya ke Timor Leste bulan Maret mendatang.

 

50 Mahasiswi STIKes Abdurahman ke UNISA Yogya

Rabu (12/2), 50 Mahasiswi D3 Kebidanan STIKes Abdurahman Palembang mengikuti Kuliah Umum dengan tema Kesehatan Reproduksi oleh Andari Wuri Astuti, S.Si.T.,MPH.,Ph.D., serta Studi Banding di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA). Didampingi oleh H.Suaidy A. Rahman, MM., selaku Pembina Yayasan Abdurahman, Ririn Anggraini, M.Bmd., selaku Wakil Rektor I STIKes Abdurahman, beserta 3 jajaran lainnya.

Dalam waktu yang bersamaan, Pembina Yayasan Abdurahman dan jajaran STIKes Abdurahman Palembang melaksanakan audiensi dengan Ketua dan Dosen Prodi S1 Profesi Bidan UNISA Yogya. Audiensi dipimpin oleh Ruhyana, MAN., selaku Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Kesehatan.

Selepas kuliah umum dan audiensi dilanjutkan agenda campus tour dengan mengunjungi laboratorium. Seluruh peserta menilik langsung pusat lab dan ruang praktek di gedung B UNISA Yogya. Sesama perguruan tinggi yang memiliki prodi Kebidanan, membuat kunjungan ke laboratorium dan ruang praktek membuahkan diskusi yang interaktif.

 

Literasi Medsos di Kajian Tematik UNISA Yogya

Dalam rangka pembentukan karakter keislaman dan kepemimpinan, UNISA Yogyakarta mengadakan program pesantren bagi mahasiswa baru. Sebanyak 154 mahasiswi dari prodi D4 Anestesiologi dan D3 Kebidanan mengikuti Pesantren Pemimpin Mahasiswa Berkemajuan (PESPAMA) UNISA Yogyakarta, Sabtu (8/2).

Mahasiswi sebagai pemudi yang lekat dengan media sosial, Biro Humas UNISA Yogya memberikan materi Literasi Media Sosial oleh Sinta Maharani, S.Sos., selaku Kepala Biro Humas UNISA Yogya, tujuan penyampaian materi adalah pemanfaatan dan bijak dalam bermedia sosial.

“Saya bermedsos, maka saya ada,” ujar Sinta dalam pembukaan.

Media sosial merupakan aktualisasi diri atau merupakan penggambaran karakter dari pemilik akun media sosial itu. Beberapa hal bijak yang dapat dilakukan dengan media sosial yaitu, menjalin silaturahmi, menjadi media untuk berbisnis, dan untuk berdakwah.

Antusiasme peserta terlihat saat diskusi dan berbagi cerita mengenai akun media sosial mereka masing-masing, bahkan sudah ada yang memanfaatkan untuk berbisnis dan mempromosikan produknya meski berbeda pulau.

“Hidupmu berharga bukan dari banyaknya likes, comments, notes, atau followers, tapi pada kemampuanmu untuk menyayangi dan berbicara baik, saring sebelum sharing,” tutup Sinta.