Prodi Ilmu Komunikasi UNISA Yogya Terjunkan Mahasiswa ke 4 Mitra untuk MBKM

“Kami bangga menjadi bagian program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2021 ini.” Tutur Ade Putranto, M.A., Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNISA Yogyakarta. Ade juga menjelaskan, program MBKM di Prodi Ilmu Komunikasi UNISA Yogya diawali dengan evaluasi kurikulum bersama stakeholder dalam bidang Ilmu Komunikasi.

Langkah keduanya dilakukan dengan mengundang mitra-mitra untuk pelaksanaan Forum Group Discussion untuk apersepsi misi dan tujuan pelaksanaan MBKM. Pasca apersepsi lahirlah dokumen kerjasama antara UNISA Yogya dengan empat mitra, yaitu Sadasa Academy, Rumah BUMN Yogyakarta, Kantor Staff PP Muhammadiyah, dan kelurahan Girikerto.

Sosialisasi kepada mahasiswa juga dilaksanakan, dengan materi terkait Program MBKM dan Protokol Kesehatan, hal tersebut berkaitan dengan kehadiran mahasiswa UNISA Yogya dari luar D.I.Y. Sebelum turun ke lapangan lokasi MBKM, mahasiswa juga diberikan sosialisasi tahap kedua terkait pembekalan, seleksi mahasiswa, serta menjaring peminatan mahasiswa kedalam tiga bentuk pembelajaran utama.

Prodi Ilmu Komunikasi UNISA Yogya, sudah melaksanaan MBKM dari bulan Oktober 2021. “Harapan kami kepada teman-teman mahasiswa UNISA Yogya, program-program yang ada di Kelurahan Girikerto bisa sejalan dengan apa yang mahsiswa emban di UNISA Yogya,” ucap Krisna Cahyana selaku Carik Kelurahan Girikerto.

Krisostomus Nova Rahmanto, S.Kom., selaku Kepala dari Sadasa Academy juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar tidak merasa minder dan takut selama magang di Sadasa Academy.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu mensukseskan program MBKM ini.” Tutup Ade Putranto.

Hak Kekayaan Intelektual untuk Inovasi Mahasiswa,UNISA Yogya Fasilitasi Sentra HKI

Kamis (09/12), Program Studi Teknologi Informasi UNISA Yogya bersama Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNISA Yogya, gelar Sosialisasi Pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Via Zoom Meeting, dengan narasumber Ika Afifah Nugraheni, S.P., M.Biotech. dari LPPM UNISA Yogya, sebagai Ketua Koordinator HKI.

Dalam pengantar acara, Sadr Lutfi Mufreni, S.Kom., M.Sc., Dosen Prodi Teknologi Informasi UNISA Yogya, memaparkan bahwa HKI itu penting, perlunya paten jika inovasi tersebut bisa dikomersialisasikan, HKI lebih lanjutnya untuk melindungi hasil karya kita dari pembajakan.

Ika Afifah menjelaskan, HKI merupakan hak ekslusif oleh pencipta yang muncul secara otomatis, berdasar prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan. “Bahkan poster pun bisa dihakciptakan,” jelas Ika. Alasan melindungi hak cipta, yang utama adalah keadilan, karena sang pencipta telah meluangkan waktu, meluangkan pikiran, maka peru dilindungi. Kemudian aspek ekonomi, aspek budaya (aset nasional), dan aspek sosial juga menjadi alasan.

Jenis-jenis hak cipta yang sering ditemui seperti karya tulis (skripsi/ penelitian, puisi, novel, makalah, dll), komposisi musik, karya fotografi, karya seni, komposisi audio visual, karya drama, karya rekaman (ceramah, khutbah, pidato).

Mahasiswa/i UNISA Yogya bisa mengajukan HKI ke Sentra HKI UNISA Yogya, via website www.hki.unisayogya.ac.id. Sentra tersebut masih dalam payung LPPM UNISA Yogya. Terkait untuk regulasi atau syarat pengajuan HKI via Sentra HKI UNISA Yogya sudah terlampir seluruhnya di website yang tersedia.

Adapun biaya untuk pengajuan HKI, namun jika via Sentra HKI UNISA Yogya yang sudah terdaftar di  Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) harga dapat terjangkau, bahkan mahasiswa dapat mengajukan bebas biaya. Berkas pengajuan yang lolos nantinya akan mendapatkan Sertifikat HKI dari DJKI.

HKI Luaran Hasil Inovasi Pembelajaran, makalah para mahasiswa/i adalah suatu inovasi yang bisa diajukan ke HKI. “Video pembelajaran bisa diajukan, karya atau luaran mahasiswa sudah banyak sehingga bisa dianggap sebagai bahan atau produk.” Jelasnya. “Ayo bergerak, ayo ajukan.” Tutup Ika.

WhatsApp Image 2021 11 30 at 15.32.00

Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Banjarmasin melakukan Studi Banding ke Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas `Aisyiyah Yogyakarta, Selasa (30/11).

Kunjungan Studi Banding UM Banjarmasin diterima langsung oleh Dekan FST Unisa Yogyakarta Hapsari Wahyuningsih, ST, M.Sc beserta masing-masing ketua prodi FST di Hall lantai 2 gedung Siti Moendjijah Unisa Yogyakarta.

Hapsari mengatakan bahwa kedatangan rombongan jajaran pimpinan FST UM Banjarmasin untuk bersilaturrahim dan berdiskusi untuk sama sama mengembangkan prodi dari masing masing fakultas.

“Fakultas Teknologi UM Banjarmasin dan Fakultas Sains dan Teknologi Unisa Yogya sama sama baru dan seumuran, maka tepatnya kita akan berdiskusi bersama untuk saling membantu dalam pengembangan SDM serta kualitas prodi,” ucap Hapsari Ichwan Setiawan, MT selaku Dekan FT UM Banjarmasin mengaku sangat senang bisa bersilaturrahim dan berdiskusi dengan FST Unisa Yogyakarta, selain bisa saling sharing FT UM Banjarmasin juga akan bekerjasama dengan FST Unisa Yogyakarta.

Unisa Yogyakarta Kembali Mewisuda 440 Mahasiswa Secara Hybrid

Universitas `Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan acara Wisuda Pascasarjana, Sarjana, Diploma dan Pengambilan Sumpah Periode Tahun Ajaran 2021-2022 secara Hybrid di Hall gedung Siti Bariyah, Sabtu (27/11).

Sebanyak 440 mahasiswa yang berasal dari fakultas kesehatan (FIKes), fakultas ekonomi, ilmu sosial dan humaniora (FEISHum), fakultas sains dan teknologi (FST) Unisa Yogyakarta mengikuti prosesi wisuda, serta pengambilan sumpah untuk Radiografer, Teknologi Laboratorium Medis dan Bidan.

Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat selaku Rektor Unisa Yogyakarta dalam sambutanya mengatakan tidak ada alasan bagi siapapun untuk maju meraih mimpi dan cita- cita apabila di kuatkan dengan kemauan yang sungguh- sungguh dan disertai doa.

“Hari ini bukan akhir dari perjuangan saudara, tetapi sebagai titik awal untuk melanjutkan perjuangan melangkah kedepan untuk menghadapi persaingan yang semakin kompetitif,” pesan Warsiti kepada para peserta wisuda. Ketua Umum Pimpinan Pusat `Aisyiyah Dr. Hj. Siti Noordjanah Djohantini, M.M., M.Si. memberikan pesan juga kepada para wisudawan dan wisudawati agar dapat mencerminkan kader Muhammadiyah `Aisyiyah, sebagai pemimpin muda yang ikut andil dan berkontribusi menyelesaikan masalah kehidupan keummatan serta kebangsaan.

13 Dosen dan Mahasiwa Unisa Yogyakarta Raih Beasiswa Shortcourse Digital Health di Taiwan

Dosen dan Mahasiswa Universitas `Aisyiyah Yogyakarta mendapatkan beasiswa shortcourse Digital Health yang diadakan oleh Ministry of Health and Welfare (MoHW) ROC Taiwan dan Taiwan International Healthcare Training Centre (TIHTC), Rabu (24/11).

Sebanyak 13 dosen dan mahasiswa Unisa Yogyakarta dari Program Studi  S1 Teknologi Informasi, S1 Administrasi Publik  dan Magister Kebidanan yang mendapatkan beasiswa, akan mengikuti training yang akan ditempuh selama bulan November – Desember 2021, dan akan mempelajari tentang eHealth, aplikasi Big Data pada Kesehatan, IoT dan Integrasi Digital, Artificial Intelligence pada layanan kesehatan, Smart Hospital dan lain sebagainya.

Cesa Septiana Pratiwi, S.S.T., M.Mid., Ph.D. selaku Kepala Biro Kerjasama dan urusan internasional mengatakan 13 mahasiswa dan dosen dari tersebut telah mengikuti training Healthcare Management and National Health Insurance dan Emergency Care and Burn Injuries Management yang dilaksanakan pada bulan Agustus – Oktober 2021, yang juga diselenggarakan oleh TIHTC dan juga dibiayai secara penuh oleh MoHW ROC Taiwan.

“Sebelum pandemi, setiap tahun Unisa Yogyakarta mengirimkan dosen dan mahasiswanya untuk mengikuti training di Taiwan yang diselenggarakan oleh TIHTC,” ucap Cesa. Cesa menambahkan kerjasama dengan TIHTC telah dirintis sejak tahun 2011 saat Unisa Yogyakarta masih berstatus sebagai STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta sehingga hanya dimanfaatkan oleh Prodi Kesehatan. Cesa berujar “Saat ini, kerjasama dengan TIHTC dapat dimanfaatkan oleh dosen dan mahasiswa dari berbagai fakultas di UNISA Yogyakarta,”.