Muhammadiyah Gerakan Wasathiyah Islam Berkemajuan

Muhammadiyah Gerakan Wasathiyah Islam Berkemajuan

Wasathiyah Islam Muhammadiyah adalah Gerakan wasathiyah Islam yang berdasarkan kepada ajaran dan nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah. Unsur-unsur peradaban seperti keindahan, kebersihan, ketinggian ilmu terkandung dalam ajaran Islam di dalam Alquran maupun di dalam hadis Nabi Muhammad. Hal tersebut di sampaikan oleh Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, dalam kegiatan Pengajian Ramadhan 1442 H di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA),  Selasa (27/4).
Mu’ti mengatakan, tujuh nilai Islam Wasatiyah yang tertuang dalam ‘Bogor Message on Wasatiyah Islam’ dapat menjadi prioritas. Bogor Message atau deklarasi Pesan Bogor merupakan hasil kesepakatan para ulama, yang merumuskan tujuh nilai universal yang diterima di seluruh dunia Islam.
Dalam Pesan Bogor tersebut ditekankan tujuh nilai utama dalam Islam Wasatiyah, di antaranya Tawazun  (seimbang dalam meraih hal yang material dan spiritual), I’tidal (berperilaku proporsional dan adil dengan penuh tanggung jawab), Tasamuh(memahami dan menghormati perbedaan dalam semua aspek kehidupan), Shura (bermusyawarah dan berusaha menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan Bersama-sama ), Islah (senantiasa meningkatkan  dan memperbaharui perilaku untuk kebaikan bersama ), Qudwah (menjadi teladan, pelopor dan senantiasa mengambil prakarsa untuk menciptakan kesejahteraan Bersama ), dan Muwathanah  (mengakui eksistensi negara dan menjadi warga negara yang patuh terhadap hukum dan peraturan).
Mu’ti menambahkan, seyogyanya umat muslim memahami posisi mereka sebagai khairu ummah (umat terbaik) dan umat tengahan (wasathiyah) dengan menghadirkan apa yang dirasakan oleh orang lain sebagai bagian dari ciri peradaban. Cirinya antara lain umat terbaik yang keindahan dan kebaikannya teramati secara fisik; berilmu dan bertindak bijaksana dengan ilmunya; mengamalkan ajaran agama secara wajar, sesuai yang diajarkan, tidak berlebih-lebihan; melaksanakan dan menegakkan hukum secara adil; mengambil jalan tengah dalam menyelesaikan masalah; moderat dalam menyikapi perbedaan.
“Maka dengan pengertian ini, Islam yang sempurna itu yang tampilan lahiriahnya indah, menyenangkan, dan mempunyai daya tariknya sendiri karena keindahan itu. Karena Islam wasathiyah harus menampilkan Islam yang membuat orang senang dengan apa yang dilakukan oleh kaum muslimin itu apakah dari perilakunya, atau secara fisik bisa diamati,” jelasnya.
 

Belajar dari Kisah Sukses Nurhayati Subakat, Perempuan dengan Spiritual Beauty

Belajar dari Kisah Sukses Nurhayati Subakat, Perempuan dengan Spiritual Beauty

Kesuksesan brand Wardah sebagai produk kosmetik tidak lepas dari sosok Nurhayati Subakat. Wanita kelahiran Padang Panjang Sumatera Barat ini juga merupakan salah satu kader organisasi Islam Perempuan Berkemajuan Aisyiyah. Pada momen Pengajian Ramadhan Universitas Aisyiyah Yogyakarta (27/4), Nurhayati Subakat berbagi kisah bagaimana dia membangun bisnisnya.
Nurhayati Subakat menjadi sosok kunci di balik kesuksesan perusahaan besar PT Paragon Technology & Innovation (PTI) yang menghadirkan 3 brand kosmetik lokal seperti Wardah, Emina, dan Make Over.
“Di dalam Islam tidak ada kejadian tanpa seizin Allah, dengan ikhtiar Insha Allah akan ada kemudahan dari Allah. Kuncinya adalah kolaborasi dan inovasi dengan tetap menjalankan 5 nilai utama di dalam paragon. Yaitu Ketuhanan, kepedulian, kerendahan hati, ketangguhan dan inovasi” Ujar Nurhayati Subakat dalam penyampaian materinya.
Nurhayati Subakat menambahkan, tujuannya menjalankan perusahaan bukan hanya sekedar untuk mencari uang. Namun bagaiamna kita bermanfaat untuk orang lain. Yang terpenting adalah kolaborasi dan menghargai perbedaan. Dari Nurhayati Subakat kita bisa belajar bahwa dengan ikhtiat, tekun dan inovasi maka akan dapat mendatangkan hasil yang maksimal.
 

Kecantikan Spiritual Mendorong Hadirnya Sifat Teladan Perempuan Berkemajuan

Kecantikan Spiritual Mendorong Hadirnya Sifat Teladan Perempuan Berkemajuan

Al-Quran telah menjelaskan bagaimana Kecantikan tidak hanya bersumber dari fisik semata.  Namun kecantikan spiritualitas dapat mendorong hadirnya teladan bagi kaum perempuan. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Rofiq, Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Amerika Serikat dalam Pengajian Ramadhan UNISA Yogyakarta (27/4).
“Kita dapat membaca beberapa kisah Perempuan dengan Spiritualitas Teladan dalam Al-Quran. Misalnya Maryam yang diberi sifat cantik  bukan karena fisiknya saja, tetapi karena spiritualitasnya” Ujar Rofiq dalam pemaparan materinya.
Muhammad Rofiq menambahkan, jika merujuk pada Al-Qur’an, Kecantikan fisik dalam Al-Quran semuanya mengacu kepada makhluk surga. Namun, kita boleh hanya melihat Al-Quran dengan cara dan sudut pandang yang patriakis.
Al-Quran tidak memberikan sedikitpun sosok figure perempuan dengan perangai yang buruk. Sehingga Al-Qur’an tidak pernah menampilkan cerita buruk tentang. Kisah Perempuan yang ditampilkan hanya tentang kebaikan. Seperti kisah Doa Ratu Bilqis, Doa Maryam, dan Doa Siti Aisyah. Perempuan ditampilkan sebagai sosok mulia dan teladan dalam Al-Quran.
 

1003 Paket Sembako Sehat Dibagi dalam Ta’awun Sosial UNISA Yogya

1003 Paket Sembako Sehat Dibagi dalam Ta’awun Sosial UNISA Yogya

5 Perwakilan Kepala Dukuh dan 1 Bank Wakaf Mikro (BWM) hadir di seremonial penyerahan Sembako Sehat dalam agenda Ta’awun Sosial, di Lobi Gedung A Kampus Terpadu UNISA Yogya, Selasa (20/4). Dibuka oleh Wakil Rektor III UNISA Yogya, Dr. Mufdlilah, M.Sc., 1003 paket sembako sehat terbagi untuk Dukuh Sawahan, Dukuh Pundung, Dukuh Ponowaren, Dukuh Nogosaren, Dukuh Karangtengah, dan BWM LKMS.
Selain itu, juga terdistribusi di Binaan Klinik ‘Aisyiyah Sewugalur, Binaan Klinik ‘Aisyiyah Panjatan, dan Serangan. Pemberian sembako dari UNISA Yogya ini selanjutnya akan didistribusikan oleh tokoh masyarakat setempat kepada warga yang membutuhkan, sehingga tidak menimbulkan kerumunan
Mufdlilah menjelaskan, bahwa UNISA Yogya meniatkan hati dalam Ta’awun Sosial ini untuk mencari Ridho Allah dan mensyukuri pada Bulan Ramadhan. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian UNISA Yogya terkait dampak Covid-19 terhadap warga masyarakat yang membutuhkan, yang berada di lingkungan kampus.
Nurcahyo selaku Kepala Dukuh Nogosaren yang mewakili seluruh warga sekitar Kampus Terpadu UNISA Yogya mengucapkan terima kasih dan mendoakan agar UNISA Yogya semakin maju, serta mengucapkan selamat Milad ke-30 tahun.
 

Dukung Mutu Kebidanan, UNISA Yogya Gelar T.O. UKOMNAS Kebidanan

Dukung Mutu Kebidanan, UNISA Yogya Gelar T.O. UKOMNAS Kebidanan

Salah satu upaya peningkatan mutu lulusan mahasiswa bidang kesehatan adalah dengan kelulusan Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS). Prodi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatann (FIKES) Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, turut berpartisipasi dalam kegiatan Try Out Uji Kompetensi Kebidanan bagi Mahasiswa Vokasi dan Profesi Kebidanan yang diselenggarakan tanggal 17-18 April 2021 di Ruang Computer Based Test (CBT) UNISA Yogyakarta.
CBT UNISA Yogyakarta menjadi salah satu Tempat Uji Kompetensi (TUK) untuk kegiatan Try Out Uji Kompetensi Bidan Indonesia (TO UKBI) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan (LPUK NAKES) bekerjasama dengan Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND). Kegiatan TO UKBI dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.
TO UKBI diikuti sebanyak 159 peserta dari Prodi D3 Kebidanan UNISA Yogya 36 peserta, Prodi Profesi Kebidanan UNISA Yogya 64 peserta, Poltekes Semarang 9 peserta, STIKes Akbidyo 49 peserta dan Universitas Respati Yogyakarta 1 peserta dengan dibagi menjadi 4 sesi dengan Pengawas Pusat Dr. Heni Puji Wahyuningsih, S.SiT., M.Keb. Seluruh proses kegiatan TO UKBI di CBT Center Universitas ‘Aisyiyah Yogyakara dilakukan sesuai dengan standar protokol kesehatan COVID 19 yang ketat.
Wakil Dekan I FIKES UNISA Yogya, Anjarwati, S.SiT., MPH menyampaikan bahwa FIKES UNISA Yogya memberikan dukungan penuh dalam kegiatan Try Out (TO) uji kompetensi sebagai implementasi kerjasama dalam penyelenggaraan uji kompetensi nasional tenaga kesehatan. Selama ini sudah sering dilaksanakan TO dan Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan di UNISA Yogyakarta meliputi Profesi Ners, Fisioterapi, Teknologi Laboratorium Medis, dan lainnya. 
“Harapan untuk semua peserta TO UKBI adalah lebih siap menghadapi Uji Kompetensi Nasioanal Tenaga Kesehatan dan mencapai persentase kelulusan uji kompetensi yang lebih baik.”, kata Anjarwati.
Selanjutnya, Ketua Prodi D3 Kebidanan, Nurul Kurniati, S.ST., M. Keb., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan oleh Prodi Kebidanan. Selain melakukan pembekalan TO di internal prodi sebagai salah satu ikhtiar dalam  menyiapkan mahasiswa Program Studi Kebidanan yang akan menempuh UKOMNAS Bidang Kesehatan untuk menghadapi kebijakan terkait uji kompetensi exit exam yang sudah akan diberlakukan pada tahun ini.
 

UNISA Yogya Terjunkan Mahasiswa KKN Mubaligh Hijrah

UNISA Yogya Terjunkan Mahasiswa KKN Mubaligh Hijrah

Pada bulan Ramadhan 2021 Masehi/1442 H, ini UNISA Yogya menyelenggarkan KKN Muballigh Hijrah, sebanyak 37 mahasiswa diterjunkan, Selasa (13/04). Kegiatan tersebut difokuskan ke Masjid-Masjid di Kabupaten Sleman dan Bantul Yogyakarta. Mahasiswa dibagi menjadi 5 kelompok di Masjid daerah Kecamatan Gamping diantaranya di Desa Ambarketawang, Banyuraden, Nogotirto dan Trihanggo serta Masjid di dusun Beton, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul. Ditiap lokasi akan dibimbing oleh satu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Islamiyatur Rokhmah, S.Ag., M.S.I., dari tim Lembaga Pengamalan dan Pengkajian Agama Islam (LPPI) UNISA Yogya dan selaku DPL di Desa Ambarketawang menjelaskan, KKN pada masa pandemi ini akan dilaksanakan dengan metode kombinasi online dan offline. Penerjunan mahasiswa dimulai pada Selasa, 13 April 2021 atau tepatnya pada tanggal 1 Ramadhan 1442 Hijriyah. Nantinya, kegiatan lebih difokuskan pada kegiatan keagamaan, kesehatan, pendidikan dan ekonomi  yang dilakukan secara kelompok dan Individu. Mahasiswa wajib melaksankan kegiatan kelompok sebanyak 4 kali baik secara online atau offline, selain itu untuk 21 hari mahasiswa juga wajib melakukan kegiatan individu di masjid tempat tinggalnya masing-masing.
Pembekalan telah dilaksanakan pada hari sebelumnya kepada Mahasiswa oleh Ustadz Talqis Nuryanto dan Ustadz N. Satria Abadi dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Luluk Rosida,MKM dan Fayakun Nur Rohmah,MPH dari Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyrakat (LPPM) UNISA Yogya, dan Royan Utsani, Lc, M.SI dari Lembaga Pengamalan dan Pengkajian Agama Islam (LPPI) UNISA Yogya.
Pembekalan meliputi materi Da’wah baik Aqidah, Akhlaq dan Kemuhamamdiyahan, selain itu materi tentang teknis pengisian log book dan pengarahan tentang teknis KKN dan lokasi KKN Mubaligh Hijrah.

Pembekalan KKN Mubaligh Hijrah Unisa Yk

Pembekalan KKN Mubaligh Hijrah Unisa Yk

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas `Aisyiyah Yogyakarta mengadakan kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mubaligh Hijrah melalui daring, Sabtu (10/4).
KKN mubaligh hijrah ini adalah salah satu skema KKN di Unisa Yogya selain KKN reguler dan KKN Muhammadiyan ‘Aisyiyah.
Menurut Fayakun Nur Rohmah, S.ST., MPH selaku koordinator bidang pengabdian masyarakat LPPM unisa Yogya, kegiatan KKN mubaligh hijrah ini adalah salah satu bentuk pengabdian masyarakat oleh mahasiswa beserta dosen yang merupakan program rutin yang diagendakan setiap tahun oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY bekerjasama dengan instutusi perguruan tinggi Muhamadiyah `Aisyiyah.
Pembekalan KKN mubaligh hijrah ini mengundang Nurul Satria Abdi selaku sekretaris Majelis Tabligh PWM DIY sebagai narasumber.
Nurul mengatakan kepada para mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut bahwa KKN mubaligh hijrah nanti akan membawa konten al Islam (Aqidah, Syariah, Muamalah, Fiqih serta Akhlak), yang akan disampaikan dan diajarkan mengenai aqidah Islam kepada masyarakat.
“Nantinya kalian akan membuat program mengenai Al- Islam serta Kemuhammadiyahan. Kehadiran mubaligh hijrah yaitu untuk mencerahkan, bukan untuk menyesatkan masyarakat, yang mana kalian juga akan tetap dipantau dan didampingi oleh para pembimbing,” ucap Nurul.
Kegiatan pembekalan ini diikuti oleh 37 mahasiswa peserta KKN mubaligh hijrah dan 5 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan dibuka oleh Wakil Rektor 1 Unisa Yogya Taufiqur Rahman, SIP., MA., Ph.D. Dalam sambutannya Taufiq berpesan untuk selalu menjaga nama baik Unisa Yogya dan Persyarikatan.
KKN mubalig hijrah akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Sleman mulai tanggal 13 April 2021 dan akan berlangsung selama 21 hari selama bulan Ramadhan.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas `Aisyiyah Yogyakarta mengadakan kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mubaligh Hijrah melalui daring, Sabtu (10/4).
KKN mubaligh hijrah ini adalah salah satu skema KKN di Unisa Yogya selain KKN reguler dan KKN Muhammadiyan ‘Aisyiyah.
Menurut Fayakun Nur Rohmah, S.ST., MPH selaku koordinator bidang pengabdian masyarakat LPPM unisa Yogya, kegiatan KKN mubaligh hijrah ini adalah salah satu bentuk pengabdian masyarakat oleh mahasiswa beserta dosen yang merupakan program rutin yang diagendakan setiap tahun oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY bekerjasama dengan instutusi perguruan tinggi Muhamadiyah `Aisyiyah.
Pembekalan KKN mubaligh hijrah ini mengundang Nurul Satria Abdi selaku sekretaris Majelis Tabligh PWM DIY sebagai narasumber.
Nurul mengatakan kepada para mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut bahwa KKN mubaligh hijrah nanti akan membawa konten al Islam (Aqidah, Syariah, Muamalah, Fiqih serta Akhlak), yang akan disampaikan dan diajarkan mengenai aqidah Islam kepada masyarakat.
“Nantinya kalian akan membuat program mengenai Al- Islam serta Kemuhammadiyahan. Kehadiran mubaligh hijrah yaitu untuk mencerahkan, bukan untuk menyesatkan masyarakat, yang mana kalian juga akan tetap dipantau dan didampingi oleh para pembimbing,” ucap Nurul.
Kegiatan pembekalan ini diikuti oleh 37 mahasiswa peserta KKN mubaligh hijrah dan 5 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan dibuka oleh Wakil Rektor 1 Unisa Yogya Taufiqur Rahman, SIP., MA., Ph.D. Dalam sambutannya Taufiq berpesan untuk selalu menjaga nama baik Unisa Yogya dan Persyarikatan.
KKN mubalig hijrah akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Sleman mulai tanggal 13 April 2021 dan akan berlangsung selama 21 hari selama bulan Ramadhan.

PengabMasy (dengan Prokes Covid 19) mulai dilaksanakan oleh BeM FIKes UNISA YK

PengabMasy (dengan Prokes Covid-19) mulai dilaksanakan oleh BeM FIKes UNISA YK

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta kembali mengadakan kegiatan secara langsung ke masyarakat. Kegiatan dilaksankan di desa Dowangan yang merupakan desa Binaan BeM FIkes UNISA YK, dengan mengusung tema “Mewujudkan dan mengoptimalisasikan tingkat kesadaran kesehatan masyarakat”. Kegitan ini direncanakan akan dilakukan selama 10 bulan kedepan dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19 dan berkoordinasi dengan aparatur desa dan satgas Covid-19 setempat.
Kegiatan di Desa Binaan Dowangan dilakukan dengan izin dari Bapak Sutarso selaku Kepala Dukuh dan seluruh komponen aparatur desa serta satgas Covid-19 setempat. Adapun kegiatan yang dilakukan telah sesuai dengan standar protokol kesehatan dan diawasi secara langsung oleh TIM satgas Covid-19 setempat. Kegiatan ini diawali dengan acara pembukaan di Desa Binaan Dowangan pada Minggu (11/04/2021), dengan berbagai kegiatan seperti kegiatan senam pagi bersama warga, pemeriksaan tanda vital, kolesterol, gula darah dan asam urat serta penyuluhan terbatas yang dilakukan dalam tiga sesi oleh BeM FIkes Unisa YK.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FIKes UNISA YK. Wantonoro, M.Kep., Sp.Kep.M.B., PhD yang sekaligus pembina BEM FIKes UNISA YK menjelaskan bahwa kegiatan yang diadakan Desa Binaan Dowangan sebagai bentuk “kerinduan” peran active mahasiswa untuk mengabdikan diri dengan mengaplikasikan kemampuan yang dimiliki dan menjadi pelopor perubahan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat setelah sekian lama vakum.
Lebih lanjut Wantonoro mengatakan dengan adanya Desa Binaan Dowangan menjadi tempat untuk mahasiswa dapat belajar dalam bersosialisasi, bermasyarakat dan mengimplementasikan ilmu yang didapat serta memberikan kemanfaatan kepada masyarakat sekitar secara langsung
“Kegiatan kali ini dilaksanakan dengan persetujuan semua pihak, kesadaran masyarakat dan mahasiswa untuk selalu menerapkan ProKes sesuai aturan yang ada. Harapan kedepan, semua kegiatan harus selalu mengutamakan keselamatan dengan tetap menjaga dan mamatuhi ProKes Covid-19 dan mendukung semua regulasi pemerintah. Jangan sampai kegiatan yang baik dan bertujuan baik dilakukan dengan cara yang kurang tepat karena pandemic Covid-19 masih menjadi kewaspadaan kita bersama, dan kita wajib berperan aktive dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 ini”, kata Wantonoro.
Demikian, adaptasi kebiasaan baru dengan tetap mendukung regulasi pemerintah merupakan hal yang harus kita upayakan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Unisa Yogyakarta Menjadi CBT Center Try Out Uji Kompetensi Ners Indonesia

Unisa Yogyakarta Menjadi CBT Center Try Out Uji Kompetensi Ners Indonesia

Computer Base Test (CBT) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menjadi salah satu CBT Center yang digunakanan untuk kegiatan Try Out Uji Kompetensi Ners Indonesia (TO UKNI) XXI yang diselenggarakan oleh Assosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI). Kegiatan TO UKNI XXI dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia pada (10-11/2).
Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners Ns Deasti Nurmaguphita, M.Kep., Sp.Kep. J yang sekaligus menjadi Koordinator CBT pada kegiatan ini menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya/ikhtiar menyiapkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ners yang akan menempuh Ujian Kompetensi Nasional Tenaga Kesehatan untuk menghadapi kebijakan terkai exit exam yang sudah mulai berlaku tahun ini.
Lebih lanjut Deasti Nurmagphita mengatakan, keikutsertaan kegiatan ini juga merupakan peran Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dalam mempersipakan lulusannya berdaya saing baik nasional maupun internasional.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan TO UKNI XXI sebanyak 160 peserta dari UNISA Yogyakarta dibagi menjadi 4 sesi dengan Pengawas Pusat ibu Siti Fadhilah, S.Kep., Ns., MSN dan 4 Pengawas Lokal dari institusi lain.
Proses kegiatan ini dilakukan sesuai dengan standar protokol kesehatan sebagai upaya pencegaha penyebaran COVID 19 yang ketat.
“Kegiatan ini berjalan tertib, lancar sesuai dengan standar pelaksanaan Try Out Uji Kompetensi Nasional yang telah ditetapkan”, kata Deasti.

Penguatan Komitmen Dalam Silaturahim Pimpinan dan Pegawai Unisa Yk

Penguatan Komitmen Dalam Silaturahim Pimpinan dan Pegawai Unisa Yk

Rektor beserta jajaran pimpinan Universitas `Aisyiyah Yogyakarta mengadakan Silaturahim dengan Dosen dan Tenaga Kependidikan di Lingkungan Unisa Yogya, melalui paltform Zoom, Jumat (9/4).
Agenda Silaturahim yang diadakan ini, selain untuk memperkuat tali silaturahim antara pimpinan dan karyawan Unisa Yogya, juga bertujuan dalam menguatkan komitmen seluruh elemen yang ada di Unisa Yogya, baik itu Rektor beserta jajaranya, dosen dan tenaga kependidikan dalam memajukan Unisa Yogya.
Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat selaku Rektor Unisa Yogya mengajak seluruh dosen dan tenaga kependidikan, untuk menjadi bagian penting dalam kemajuan Unisa Yogya sesua dengan tugas masing-masing.
“Mari kita tunjukkan bahwa Unisa bisa serta mampu, menghadapi dan mengatasi permasalahan yang sedang kita hadapi saat ini, dengan menguatkan komitmen dan meningkatkan performa kinerja kita,” ucap Warsiti.
Selain itu Warsiti juga mengingatkan untuk terus mengembangkan diri bagi dosen melalui pengabdian dan penelitian, agar bisa membantu terwujudnya capaian visi Unisa berkembang fase I, yaitu pemantapan daya saing Nasional dan penguatan daya saing Internasional.
Hal lain yang disampaikan oleh Warsiti kepada 260 dosen dan tenaga kependidikan, yang hadir dalam silaturahim daring yaitu mengenai perencanaan pembangunan masjid kampus Unisa Yogya.
“Insya Allah kita akan mulai pembangunan masjid Unisa pada bulan Mei, yang rencana target selesai pembangunan yaitu 8 bulan. Semoga kita selalu dimudahkan dalam ikhtiar untuk mengembangkan dan memajukan Unisa tercinta ini,” tutur Warsiti.