Ners SAY Siap Hadapi MEA

Kunci menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean adalah daya saing. Pendidikan di STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta ( SAY) menfgantarkan para ners menjadi tenaga kesehatan yang profesional qur’ani. Ciri terebut yang akan menjadi daya jual/daya saing yang membedakan dengan lulusan sekolah kesehatan lainnya. Hal tersebut di jelaskan oleh Ketua STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta (SAY) saat sambutan pada pengambilan dan pelantikan ners, Sabtu (24/1).

Senada dengan ketua SAY, ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Drs. Kirnantoro, M.Kes menjelaskan 3 hal. Pertama, para ners baru SAY dituntut menjadi role model bagi tenaga keperawatan lain. Ners baru harus lebih maju dan menjadi tumpuan pengembangan keperawatan. Kedua, Ners SAY harus menyampaikan informasi yang benar dan memahamkan kepada para perawat di daerah terkait UU Keperawatan No 38 th 2014. Ketiga, Tingkatkan daya saing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Dalam kesempatan tersebut 84 ners dilantik dan 85,7 % memperoleh predikat cumlaude. Serta 23 meraih IPK 4,00.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.