PKM-M Wakol Kakek UNISA Berhasil Memperoleh Dana dari Dikti

Bantul, Yogyakarta. Jumat  (26/05/2017) di Aula Puskesmas Kasihan Bantul Yogyakarta telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi Wakol Kakek (Perawatan Kolaboratif Ibu hamil Kekurangan Energi Kronik) dalam rangka pelaksanaan Program Kreatifitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M) oleh Tim PKM-M Wakol Kakek Mahasiswa Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri 40 orang yang terdiri dari kepala puskesmas, ahli gizi, bidan, analis kesehatan, fisioterapis, kader, dan ibu hamil KEK di wilayah kerja Puskesmas Kasihan I Bantul Yogyakarta. PKM-M Wakol Kakek ini merupakan salah satu proposal pengabdian masyarakat dari UNISA yang memperoleh dana dari Dirjen Dikti.
Rangkaian kegiatan sosialisasi ini terdiri dari sambutan dari kepala puskesmas kasihan I bantul, sambutan ketua tim PKM-M Wakol Kakek, Rosmiati. A Rifai, penyampaian materi oleh ahli gizi Rahmat Surya Nugraha, AMD, Gz, pemeriksaan antropometri dan Hb ibu hamil, pembagian bahan makanan tambahan pada ibu hamil KEK, dan senam ibu hamil. Untuk evaluasi perkembangan status gizi ibu hamil dan pembagian bahan makanan tambahan sendiri akan dilakukan setiap bulannya dalam kurung waktu 3 bulan. Bahan makanan tambahan yang dibagikan terdiri dari abon daging, telur ayam, kacang hijau, gula jawa, dan vitamin ibu.
Menurut Rosmiati A Rifai, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program perbaikan gizi masyarakat khususnya bagi ibu hamil, untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal khususnya bagi ibu hamil yang menderita kekurangan energi kronik (KEK). Masalah gizi merupakan masalah yang penanganannya harus dilaksanakan secara terpadu dengan berbagai sektor, bukan hanya dengan pendekatan medis. Masalah gizi berkaitan erat dengan masalah ekonomi dan perilaku serta pengetahuan masyarakat. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat akan pentingnya kesehatan dan dampak kedepan jika kesehatan terabaikan. Dampak yang timbul dari masalah anemia dan KEK adalah kelahiran bayi BBLR (Berat Badan Lahir Rendah), cacat bawaan pada bayi, bahkan kematian bayi. Keadaan gizi masyarakat yang optimal, dapat meningkatkan produktifitas dan angka harapan hidup masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa UNISA yang terdiri dari Rosmiati A Rifai, Nasriyani, Nur Kumalasari, Adam Pratama Santosa, Rampe diharapkan memberikan pengetahuan dan kesadaran kepada ib hamil  pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan, dan masyarakat dan keluarga juga bisa memahami dan ikut bekerjasama dalam terwujudnya kesehatan ibu hamil dan teratasinya msalah kekurangan gizi saat hamil,
Program kreativitas mahasiswa bidang pengabdian masyarakat dengan kegiatan WAKOL KAKEK (Perawatan Kolaborative Kesehatan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik) merupakan bentuk  partisipasi pengabdian agar ilmu dan tenaga kami bermanfaat di masyarakat. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan status gizi ibu hamil

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.