Mahasiswa UNISA Ciptakan Inovasi Yang Praktis Dan Ramah Lingkungan

Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Aisyiyah Yogyakarta kembali mengadakan webinar seriesnya yang ke 5 dengan tema “inovasi milenial bioteknologi”, Kamis (16/07).

Acara tersebut menghadirkan inovator- inovator muda yang menciptakan produk-produk praktis yang berbahan dasar aman, ramah lingkungan, dan mudah ditemui di Alam, terdapat tiga narasumber dalam acara tersebut yang merupakan mahasiswa dari Progam Studi Bioteknologi Unisa Yogya, narasumber pertama adalah Hafidh Sotya Baskara, yang kedua adalah Tsania Taskia Nabila dan yang ketiga adalah Panji Agung Nugroho.

Ketiga nasumber tersebut telah berhasil berinovasi dengan menciptakan produk yang berbeda- beda, seperti Hafidh misalnya adalah inovator dari nacolin sheet mask yang merupakan peraih golden medal dalam ajang Festival on Innovation of Green Technology (i-FINOG) 2019 di Universiti Malaysia Pahang , sedangkan Tsania adalah inovator dari probiotic body butter, dan panji adalah inovator dari bio tools dan bio strow. Produk yang mereka ciptakan produk adalah produk yang berbahan dasar alami dan aman bagi kesehatan.

Dalam paparanya Hafidh menyampaikan bahwa produk atau masker mereka terbuat dari nata decoco yang mana diketahui nata decoco itu sangat mudah diterurai di alam karena bersifat organik sehingga tidak menimbulkan sisa sisa yang dapat menimbulkan pencemaran.

Panji juga menyampaikan bahwa bio strow atau produk mereka yakni sedotan dibuat dari bahan alami, sedotan tersebut merupakan sedotan sekali pakai, terutama produk yang mereka buat adalah produk yang menekankan sekali pakai namun tidak memiliki dampak negatif bagi lingkungannya.

Dalam pembuatannnya pun tidak mudah, mereka harus melalui poses yang tidak sebentar untuk menyempurnakan produknya.

“butuh waktu beberapa kali untuk bisa memastikan komposisi yang tepat untuk yang kira-kira sesuai untuk produk body butter ini” ungkap Tsania.

Acara tersebut berlangsung melalui media zoom dan dapat disaksikan oleh masyarakat luas melalui channel youtube Bioteknologi UNISA

QR Code

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *