Rembuk Nasional Aisyiyah Pendidikan Anak Usia Dini

'Aisyiyah Adakan Pembukan Rembuk Nasional Pendidikan Anak Usia Dini Bertajuk " Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk Mencerdaskan Generasi Emas Bangsa"

Kamis (18/5) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menggelar kegiatan rembuk nasional pendidikan anak usia dini dengan tema “Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini untuk Mencerdaskan Generasi Emas Bangsa” di Gedung B Kampus Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Kegiatan yang merupakan rangkaian acara dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke-100 tahun ini selain dihadiri oleh perwakilan kader ‘Aisyiyah dari seluruh Indonesia juga turut mengundang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Muhajir Effendy, Fasli Jalal, Kapolda DIY, Persatuan Wanita Katholik RI, Persatuan Wanita Taman Siswa, Persatuan Wanita Budhist Indonesia, Persit Kartika Chandra Kirana, dan beberapa organisasi perempuan lainnya. 

Pembukaan acara ini disampaikan oleh rektor UNISA yakni Warsiti, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah yakni Siti Noordjannah Djohantini, serta Kemendikbud RI yakni Muhajir Effendy. Dalam sambutannya Noordjannah menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini yang merupakan usia emas adalah sangat penting. “Menjadi penting bagaimana membentuk anak di  usia dini karena saat ini belum sepenuhnya perhatian tercurah untuk pendidikan anak usia dini,” ujar Noor. Noordjannah menambahkan bahwa ‘Aisyiyah sangat menaruh perhatian akan hal tersebut karena itu diharapkan dalam rembuk ini akan dibicarakan bagaimana kita bersama-sama bisa memperbaiki pendidikan usia dini untuk membentuk karakter anak Indonesia yang lebih baik.

Muhajir Effendy dalam sambutannya mengapresiasi tema rembuk yang diusung oleh ‘Aisyiyah, ia mengakui betapa pentingnya pendidikan anak usia dini dan berharap kedepannya akan semakin banyak lapisan masyarakat yang menaruh perhatian akan hal tersebut.

Muhajir juga memberikan selamat atas lembaga pendidikan yang sudah dikelola ‘Aisyiyah terutama di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK).  “ ’Aisyiyah patut berbangga karena 25% TK  yang ada di Indonesia dikelola oleh ‘Aisyiyah,” ujar Muhajir.

Sebagai bentuk kepedulian ‘Aisyiyah atas kualitas pendidikan anak usia dini pada acara ini juga diberikan beasiswa guru PAUD ‘Aisyiyah yang bekerjasama dengan Kemendikbud RI, Program CSR, Lazismu dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Penyerahan beasiswa ini diberikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah bersama Mendikbud yang diserahkan secara simbolis kepada dua orang perwakilan guru penerima beasiswa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian gedung Siti Munjiyah yang akan dibangun di UNISA dan juga pemberian materi sesi 1 dengan topik Pengembangan karakter PAUD berbasis nilai agama, budaya dan kemanusiaan universal. ( www.aisyiyah.or.id)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.