Loading
  • Link to X
  • Link to Dribbble
  • Unduhan
  • Desain Guideline
  • Internasional
Telepon: (0274) 4469199, Fax.: (0274) 4469204
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Profil UNISA Yogya
  • Kuliah di UNISA Yogya
  • SDG`s UNISA Yogya
  • Kemahasiswaan & Alumni
  • PMB Unisa Yogya
  • Perpustakaan
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
Blog - Latest News
You are here: Home1 / Komitmen Tingkatkan Mutu, Program Studi Fisioterapi UNISA Yogyakarta Mendapatkan Monev dari LAMPTKES2 / WhatsApp-Image-2022-07-18-at-09.24.083 / UNISA Support Pendidikan Inklusi di Yogyakarta Melalui Pelatihan Guru ...
Processed with VSCO with al1 preset

UNISA Support Pendidikan Inklusi di Yogyakarta Melalui Pelatihan Guru Reguler

19/07/2022/in /by biro humas admisi

Istilah inklusi menggambarkan suatu filosofi pendidikan dan sosial, yaitu kepercayaan bahwa semua orang merupakan bagian yang berharga dalam kebersamaan masyarakat (apapun keadaannya). Jika dikaitan dengan pendidikan, dapat diartikan bahwa semua anak berhak menyatu dalam komunitas sekolah yang sama (apapun latar belakangnya). Dalam filosofi inklusi penuh, tidak dipermasalahkan apakah anak dapat mengikuti program pendidikan regular / umum, akan tetapi lebih melihat pada guru dan sekolah beserta sistemnya untuk mau dan mampu melakukan adaptasi atau modifikasi program pendidikan sesuai dengan kebutuhan anak tersebut (Mangunsong, 2009).

Di Indonesia, penerapan pendidikan inklusi dilandasi oleh nilai – nilai luhur Pancasila yang dimanifestasikan dalam wujud Bhineka Tunggal Ika. Filosofi ini sebagai wujud pengakuan kebhinekaan manusia, baik secara vertical maupun horizontal yang mengembang misi sebagai umat Tuhan di muka bumi (Abdurrahman, 2003). Penyelenggaraan pendidikan inklusi dijamin oleh Undang Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 51:“Anak penyandang cacat fisik dan/atau mental diberikan kesempatan yang sama dan aksesibilitas untuk memperoleh pendidikan biasa dan pendidikan luar biasa”.

Sementara di Yogyakarta penyelenggaraan pendidikan inklusi dipayungi oleh Peraturan Gubernur DIY Nomor 21 Tahun 2013 Tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Pasal 1 ayat 2, “Sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya”.

Undang-undang dan Peraturan Daerah tersebut telah menggerakkan masyarakat, terutama orangtua yang memiliki ABK untuk menyekolahkan anaknya di sekolah reguler di berbagai jenjang pendidikan, termasuk pada jenjang pendidikan nonformal Taman Kanak-Kanak. Dari 1,6 juta ABK di Indonesia, 18 % sudah mendapatkan layanan pendidikan. Sekitar 115 ribu ABK sekolah di SLB dan 299 ribu sekolah di sekolah reguler / inklusi (www.kemendikbud.go.id, 2017). Jumlah tersebut cukup banyak, namun belum dibarengi dengan penyiapan SDM terutama guru yang memahami tentang pendidikan inklusi. Guru regular banyak yang belum memiliki basic pendidikan inklusi, sehingga belum mampu menemu kenali / mendeteksi siswa berkebutuhan khusus, sehingga dapat menimbulkan judgement ke siswa. Selain itu, kurangnya kompetensi pedagogik sebagai guru inklusi menjadikan guru kelas cenderung menangani siswa berkebutuhan khusus masih disamakan dengan siswa reguler lainnya.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta melalui program pengabdian kepada masyarakat memberikan “Pelatihan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Inklusi” yang diselenggarakan di SD 2 Petir yang merupakan salah satu sekolah penyelenggara pendidikan inklusi di Yogyakarta. Pelatihan ini dilaksanakan 2 hari tanggal 7- 8 Juli 2022.

Pelatihan diawali dengan pretest untuk mengetahui wawasan guru terkait dengan pendidikan inklusi dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber. David Sulistyawan Aditya, S.Pd.,M.Hum selaku narasumber pertama memaparkan mengenai konsep pendidikan inklusi dan karakterstik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Narasumber menjelaskan tentang konsep pendidikan di Iindonesia yang sampai detik ini masih berada di equality (persamaan) bukan equity (keadilan). Apabila kita terus memberikan hak yang sama kepada individu yang berbeda, tentu tidak sama atau adil. Akan tetapi, jika kita memberikan hak yang sesuai dengan keadaan setiap individu yang berhak menerima, tentu akan memberikan keadilan diantara yang berbeda. ABK merupakan bagian terpenting dari sistem penyelenggaraan pendidikan inkusi. ABK bukan lagi sebagai objek pendidikan melainkan sebagai subjek pendidikan, sehingga harus diperlakukan seperti siswa pada umumnya dan mendapatkan hak yang sesuai kebutuhan ABK tersebut. Berdasarkan kategorisasi yang ditinjau dari sudut pandang psikologi dan layanan pendidikan, maka ABK terdiri dari tunanetra, tunarungu-wicara, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, autis, tunaganda, ADHD, gangguan belajar spesifik, CIBI, indigo, dan anak kurang beruntung.

Setelah guru memahami secara teoritis mengenai konsep pendidikan inklusi dan juga karakteristik ABK, narasumber kedua Komarudin, M.Psi.,Psikolog mengajarkan guru untuk melakukan deteksi dini terhadap siswa yang dicurigai sebagai ABK dengan menggunakan instrument observasi yang sudah terstadardisasi. Guru – guru tampak autusias dalam mengisi lembar observasi dengan membayangkan siswa yang diamati saat proses pembelajaran di kelas. Selanjutnya para peserta berhasil menyusun profile siswa yang dicurigai sebagai ABK sebagai bentuk deteksi dini. Hasil deteksi dini ini diharapkan dapat digunakan pihak sekolah dalam merekomendasikan siswa untuk diasesmen lebih lanjut oleh pihak yang kompeten, sehingga tidak akan muncul lagi justifikasi terhadap siswa di sekolah inklusi.

Reaksi guru-guru ketika diberikan pelatihan tentang pendidikan inklusi dan praktik pendeteksian dini ABK sangat bersemangat dan mereka bertukar cerita kepada narasumber tentang siswa-siswa yang menunjukkan gejala-gejala ABK. Beberapa guru, mengatakan bahwa penjelasan narasumber mengenai pendidikan inklusi dan praktik deteksi dini ABK sangat bermanfaat bagi mereka karena dengan adanya pelatihan tersebut, para guru menjadi lebih paham bukan hanya tentang pendidikan inklusi tetapi memahami karakteristik ABK, menjadi paham apa langkah selanjutnya untuk menindak lanjuti pelayanan terhadap ABK, dan menghasilkan asesmen ABK yang baru untuk menambah ilmu mereka tentang ABK. Kepala sekolah SD 2 Petir, Ibu Ekowati Purwaningsih, S.Pd mengatakan bahwa suasana workshop yang tidak tegang tetapi hidup seperti sedang diskusi serius tetapi dibalut dengan kehangatan didalamnya. Beliau berharap adanya pelatihan ini terus dilaksanakan karena meberikan kebermanfaatan antara UNISA Yogyakarta dengan SD 2 Petir. Peneyelenggaraan pelatihan ini juga didukung oleh pengawas SD kapanewon Piyungan Bapak Muhammad Jamroni, S.Pd yang turut hadir dan memberikan motivasi kepada tim penyelenggara dan peserta. Beliau juga berharap UNISA Yogyakarta semakin maju dan selalu menjadi pilihan masyarakat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan.

Processed with VSCO with al1 preset
Share this entry
  • Share on X
  • Facebook Facebook Share on Facebook
  • Whatsapp Whatsapp Share on WhatsApp
  • Linkedin Linkedin Share on LinkedIn
https://www.unisayogya.ac.id/wp-content/uploads/2022/07/20220707_083634-scaled.jpg 1920 2560 biro humas admisi https://www.unisayogya.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/logo_berita_unisa.png biro humas admisi2022-07-19 13:27:522022-07-19 13:27:54UNISA Support Pendidikan Inklusi di Yogyakarta Melalui Pelatihan Guru Reguler

MILAD UNISA Yogya

MILAD UNISA YogyaMILAD UNISA Yogya

Berita Terbaru

  • Radiologi
    Kisah Alumni Radiologi: Perjalanan Ari Dampingi Pasien Kanker12/06/2026 - 13:41
  • Perguruan tinggi
    Bidik Keunggulan Prodi di FIKes, Tiga Perguruan Tinggi Studi Banding ke UNISA Yogyakarta12/06/2026 - 10:22
  • ICAS
    ICAS 2026 Perkuat Kiprah Perempuan Muslim di Tingkat Global11/06/2026 - 14:47
  • Panel surya
    Bongkar Mitos Panel Surya, Mahasiswa UNISA Gagas Edukasi Fikih Hijau10/06/2026 - 11:01
  • Diskusi internasional
    UNISA Yogyakarta Gelar Diskusi Internasional Bahas Peran Agama, Sains, dan Kearifan Lokal dalam Mengatasi Krisis Lingkungan08/06/2026 - 15:48
  • Fikih hijau
    Wujud Fikih Hijau, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Perluas Akses Air Bersih RO di Karanganyar08/06/2026 - 10:17
  • Stunting
    Cegah Stunting dan KEK, Profesi Bidan UNISA Yogyakarta Gelar Edukasi Olahan Pangan Lokal05/06/2026 - 14:32
  • Silaturahmi
    Songsong Milad Ke-35, UNISA Yogyakarta Luncurkan Logo Baru dan Perkuat Komitmen Pengabdian05/06/2026 - 10:59
  • Komunikasi unisa
    Mahasiswi Ilmu Komunikasi UNISA Yogyakarta Raih Juara Lomba Puisi Internasional di Malaysia04/06/2026 - 15:14
  • Bantuan
    Unisa Yogyakarta Terima Bantuan Sarana Laboratorium Komputer dan Z-Coffee dari Baznas03/06/2026 - 13:59

Kolaborasi

Iium logo 2019.svg
Mahidol u
Segi logo
1284 logo 1280 removebg preview
Ibaraki removebg preview
Images 1 removebg preview
University of leeds
Nowhiring 01 removebg preview
A3cfc8d10cdc0e37b8f43686c84e10cb56c9336a7b658aa3eb9a1270c28ef533
Logo jawi umk 1 cptnh9jvdwaz
Logo unishams full d142d40f
Dhurakij pundit university feature img removebg preview
Utm logo full
Usm logo
Logo uthm web removebg preview
Umpsa bangunan 1764x719
Unital removebg preview
Logo left 1024x385
Images removebg preview
Uitm universiti teknologi mara logo png transparent
Logo la trobe university
Logo umam offical 04
Saxion university of applied sciences logo.svg
Unikl1
Asia logos1

Jam Kerja Kantor

Senin–Jumat: 08:00–16:30 WIB

Media Sosial

Facebook-squared Facebook-squared Square-x-twitter Square-x-twitter Instagram Instagram Youtube Youtube

Alamat

Kampus Terpadu:
Jl. Siliwangi (Ring Road Barat) No. 63 Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta. 55292
Telepon: (0274) 4469199
Fax.: (0274) 4469204
Email: info@unisayogya.ac.id
Kampus I:
Jl. Munir 267 Serangan, Ngampilan, Yogyakarta.
Telepon: (0274) 374427

UNISA Virtual Tour

Sertifikasi oleh

Iso logoIso logo

© Copyright - Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta - powered by Enfold WordPress Theme
  • Link to X
  • Link to Dribbble
Link to: Komitmen Tingkatkan Mutu, Program Studi Fisioterapi UNISA Yogyakarta Mendapatkan Monev dari LAMPTKES Link to: Komitmen Tingkatkan Mutu, Program Studi Fisioterapi UNISA Yogyakarta Mendapatkan Monev dari LAMPTKES Komitmen Tingkatkan Mutu, Program Studi Fisioterapi UNISA Yogyakarta Mendapatkan...Komitmen Tingkatkan Mutu, Program Studi Fisioterapi UNISA Yogyakarta Mendapatkan Monev dari LAMPTKES Link to: FEISHum Unisa Yogyakarta Adakan Workshop Penelitian Lintas Disiplin Ilmu Link to: FEISHum Unisa Yogyakarta Adakan Workshop Penelitian Lintas Disiplin Ilmu IMGFEISHum Unisa Yogyakarta Adakan Workshop Penelitian Lintas Disiplin Ilmu
Scroll to top Scroll to top Scroll to top
  • ←
  • Contact Us
    Contact Form

  • WhatsApp