UNISA Yogyakarta Meraih Akreditasi B

UNISA Yogyakarta Meraih Akreditasi B

akreditasi b

akreditasi b

Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta berhasil meraih nilai B dalam akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Hasil tersebut sesuai dengan keputusan yang dikeluarkan BAN PT nomor: 3566/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2017.

Menurut Rektor UNISA Yogyakarta, Warsiti, S.Kp.,M.kep.,Sp.Mat. Hasil nilai B ini diperoleh berkat kerjasama semua pihak antara lain pimpinan, dosen dan karyawan, mahasiswa, alumni dan para pengguna lulusan. Lebih lanjut Warsiti mengatakan prestasi ini ini menjadi bukti nyata bahwa UNISA Yogyakarta bersungguh-sungguh dalam pengelolaan institusi pendidikan ini dan bertekad menghasilkan lulusan profesional yang dapat menghadapi persaingan global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Qur’ani. Selain itu hal tersebut sebagai salah satu indikator terwujudnya visi UNISA yaitu menjadi universitas berwawasan kesehatan pilihan dan unggul berbasis nilai-nilai Islam Berkemajuan..

UNISA Yogyakarta saat ini memiliki 3 fakultas yaitu fakultas ilmu kesehatan, fakultas ekonomi ilmu sosial dan humaniora dan fakultas sains dan teknologi dengan delapan belas program studi.

 

PEMBEKALAN ALUMNI PROFESI NERS DAN PROFESI FISIOTERAPI

Assalamualaikum warrahmatullahi wabbarakatuh
Diberitahukan kepada alumni Profesi Ners dan Profesi Fisioterapi periode pelantikan 28 Oktober 2017, bahwa Biro Kemahasiswaan dan Alumni mengadakan pembekalan dan Perpisahan Alumni pada hari Senin,30 Oktober 2017 di Hall 4 Kampus UNISA Yogyakarta. Untuk Informasi Lebih lanjut bisa membuka unduhan yang menyertai pengumuman ini.
Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Download (PDF, 371KB)

Mahasiswa UNISA Juara Nasional Lomba Dialog Interaktif

Peringatan hari sumpah pemuda 2017 diwarnai dengan prestasi mahasiswa Fakultas Ekonomi Ilmu Sosial dan Humaniora (FEISHUM) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.  Adalah  Anike Febriyani Nugraha, Sukanti (prodi Administrasi Publik), Aliefah Rachma Sarwedi (prodi Komunikasi) berhasil meraih juara 2 tingkat nasional lomba dialog interaktif  dengan tema ‘’demokrasi dan toleransi dalam bingkai Bhineka Tunggal Eka’’, pekan tri lomba kebangsaan dalam rangka sumpah pemuda  2017 di Universitas Negeri Malang, Rabu (25/10).

Menurut Anike Febriyani Nugraha, Lomba Dialog Interaktif merupakan lomba antar mahasiswa PTS / PTN se-Indonesia untuk menyelesaikan masalah dengan mengedepankan pendekatan musyawarah. Tema, “Demokrasi Dan Toleransi Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika”. Topiknya Penguatan komitmen pelaksanaan demokrasi di Indonesia, Komitmen mahasiswa terhadap toleransi di Indonesia, Juga antisipasi gerakan intoleran dan ekstrim yang bertentangan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika. Mahasiswa punya peran yang strategis dalam membangun demokrasi Pancasila, Peningkatan peran strategis mahasiswa diperlukan dalam memperkokoh jatidiri, dan integrasi nasional.

Anike mengaku bangga bisa mengharumkan dan  mengenalkan UNISA melalui ajang kompetisi ini. ‘’Yang paling penting adalah ingin membawa dan mengenalkan nama UNISA di ajang nasional ini’’, ujarnya.

Melalui kompetisi ini harapannya  bisa menambah pengalaman dan wawasan terutama tentang tema kebangsaan dan menambah jaringan dengan perguruan tinggi seluruh Indonesia. Kompetisi ini diikuti oleh 40 peserta. Selain itu mampu mengembangkan kemampuan agar bisa mengikuti kompetisi kembali sehingga bisa berprestasi untuk UNISA. Serta memotivasi teman-teman yang lainnya untuk berprestasi.

 

300 Siswa TK dan SD ikuti Edukasi Cuci Tangan di UNISA

Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menggelar edukasi cuci tangan dengan tema ”tanganku bersih hidupku sehat” untuk siswa taman kanak-kanak dan sekolah dasar di Kampus UNISA Yogyakarta, Sabtu (21/10).

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, M. Ali Imron, M.Fis, saat sambutan mengatakan bahwa tangan merupakan salah satu media yang sangat mudah untuk menularkan penyakit, sehingga perlu sekali dijaga kebersihannya. Edukasi cuci tangan ini merupakan upaya untuk menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia. Read more