Belajar Cara Etika Makan yang Baik, Prodi Gizi UNISA Yogyakarta Gelar Table Manner Course
Program Studi Gizi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Gelar Table Manner Course di The Rich Jogja Hotel, sebagai langkah awal belajar etika menghargai makanan dan tata cara penyajian makanan standar internasional.
Table manner merupakan hal yang sudah tidak asing lagi bagi Mahasiswa Gizi karena memiliki relevansi yang erat terkait pemahaman standar penyajian dan pelayanan di dunia profesional.
Table Manner
Kurnia Mar’atus Sholichah, S.Gz., M.Gz, Dietisien, dosen Program Studi Gizi, Sabtu (13/06/2026) dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari praktikum matakuliah Gizi Kuliner, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat menambah exposure mahasiswa terhadap tata cara makan dalam bentuk formal.
“Jadikan kegiatan ini pengalaman kalian untuk mendapatkan exposure table manner, sehingga nanti ketika kalian bekerja, atau kalian ada kegiatan makan dalam bentuk formal kalian sudah ada ilmu nya,” katanya.
Ketua Program Studi Gizi UNISA Yogyakarta, Agung Nugroho, AMG, MPH menambahkan, table manner ini memiliki relevansi yang kuat dengan keilmuan di prodi Gizi, karena Gizi tidak hanya belajar tentang kandungan dari sebuah makanan, namun juga bagaimana cara penyajian makanan dan minuman dengan standar internasional.
“Table manner ini sangat penting, karena merupakan pembelajaran dari ilmu kuliner, dan mahasiswa gizi tidak belajar tentang kandungan gizi di sebuah makanan saja, tetapi bagaimana makanan itu dibuat, dinikmati, dan disajikan secara standar internasional,” katanya.
Antusiasme mahasiswa meningkat karena acara tersebut tidak hanya semata-mata belajar cara makan yang baik, tetapi juga menampilkan cooking show oleh koki dan beverage knowledge oleh bartender The Rich Jogja Hotel yang menambah ilmu serta pengalaman baru.
Setelah kegiatan ini berakhir, Ketua Program Studi Gizi UNISA Yogyakarta, Agung Nugroho, AMG, MPH berharap agar mahasiswanya dapat menerapkan ilmu yang di dapat ke dunia profesional. Meskipun Indonesia mempunyai budaya makan tersendiri, menurut Agung perlu umtuk menerapkan budaya makan dari negara lain dan beradaptasi, agar nantinya ilmu tersebut dapat diterapkan di kegiatan lain secara luas.
“Pasti harapan nya itu mahasiswa kami bertambah pengetahuan nya terkait etika dan adab saat makan, jadi ketika sedang ada di kondisi tertentu, mereka tahu the way of eating, jadi mereka dapat menyesuaikan cara makan di kondisi yang lebih formal karena ilmu yang mereka dapat di kegiatan ini,” katanya.








































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!