Harmoni Angklung Hingga Kuliner Dunia Semarakkan UNISA Festival 2026
Alunan merdu musik angklung yang dimainkan oleh Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (HIDIMU) Bantul sukses menyihir para pengunjung di Halaman depan Gedung Siti Moendjijah, Jumat (9/10/2026). Pertunjukan hangat ini menandai resmi dibukannya tirai perayaan UNISA Festival 2026 dalam rangka menyambut Milad ke-35 Universitas ’Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.
Angklung, Makanan dan Talkshow
Kemeriahan hari pertama Unisa festival dua hari ini diisi dengan deretan agenda seru. Salah satunya adalah talkshow “Kimpul with Bu Kimpul” yang mengupas tuntas nutrisi gizi makanan tradisional di tengah gempuran tren kuliner modern. Tak kalah menyedot perhatian, panggung Harmony Talk bersama Puthut EA turut membakar semangat mahasiswa untuk terus berpikir kritis dan aktif berorganisasi.
Suasana kampus makin riuh dengan hadirnya Pasar Rakyat yang merangkul para pelaku UMKM lokal, kelompok disabilitas, hingga stan mahasiswa internasional. Makanan khas dari Thailand, Timor Leste, Ghana, Nigeria, Sudan, Yaman, Belanda, Libya, hingga Palestina dikenalkan langsung oleh para mahasiswa asing kepada pengunjung.
Wakil Rektor III UNISA Yogyakarta, Prof. Dr. Mufdlilah, S.SiT., M.Sc., menyampaikan bahwa festival ini memancarkan energi kebersamaan dan ruang kreativitas tanpa batas.
“Melalui festival ini, kita belajar memahami keberagaman untuk saling mendukung. Ini momentum berharga bagi kita semua untuk menatap masa depan UNISA yang jauh lebih baik,” tutur Mufdlilah.
Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh ribuan civitas akademika dan warga sekitar yang memadati area festival. Sinergi inklusif ini membuktikan bahwa perayaan milad bukan sekadar ajang selebrasi, melainkan ruang perajut silaturahmi yang merangkul seluruh lapisan masyarakat.








































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!