Skip to main content
PMB UNISA
Bupati Kulon Progo Seminar di UNISA

Bupati Kulon Progo Hadiri Seminar Nasional di UNISA

Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta sebagai kampus berwawasan kesehatan berupaya memberikan masukan tentang kebijakan perencanaan kota berwawasan kesehatan dan meningkatkan kontribusi ide dan gagasan bagi perencanaan kota di berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor UNISA Yogyakarta, Taufiq Qurrahman, SIP., MA., P.hd., saat membuka acara seminar nasional dengan tema Kebijakan dan Perencanaan Kota Berwawasan Kesehatan di UNISA Yogyakarta, Selasa (27/2).

Lebih lanjut Taufiq mengatakan bahwa seminar ini merupakan kegiatan dua program studi yaitu prodi Administrasi Publik dan Arsitektur. Harapannya kegiatan ini akan Meningkatkan pengetahuan di bidang Arsitektur dan Administrasi Publik terutama bagi masyarakat umum, kalangan akademisi, kalangan profesi hingga mahasiswa serta meningkatkan daya saing dan keunggulan Program Studi Arsitektur dan Administrasi Publik.

Seminar ini menghadirkan 2 narasumber yaitu Ir. Ika Putra., M.Eng., PhD (Dosen UGM, Perencana Kota, Pofesional Arsitek) dan dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) (Bupati Kulonprogo).

Hasto mengatakan permasalahan lingkungan perkotaan antara lain kepadatan penduduk (KB yang belum berhasil) , sanitasi kota, sampah, kualitas air dan psikologi masyarakat.

”Di Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat 7,3% penduduk mengalami gangguan mental emosional dan 3 % mengalami schizoprenia, ini angka yang tinggi di Indonesia,”kata Hasto.

”Menghubungkan perencanaan kota dengan kesehatan merupakan salah satu solusi. Gaya hidup sehat diimbangi dengan lingkungan fisik yang memadai dan sebagainya,” jelas Hasto.

Seminar ini dihadiri oleh kalangan akademisi dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Bupati Kulon Progo Seminar di UNISA
Bupati Kulon Progo Seminar di UNISA
Bupati Kulon Progo Seminar di UNISA
Bupati Kulon Progo Seminar di UNISA
QR Code

2 komentar pada "Bupati Kulon Progo Hadiri Seminar Nasional di UNISA"

Komentar ditutup.