STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta kembali menggelar SUMMER PROGRAM 2014. Tahun ini adalah tahun ke 3 dilakukannya dengan 10 mahasiswa dari National Taipei University of Nursing and Health Sciences (NTUNHS) Taiwan. Kegiatan Summer Program ini dilakukan selama 10 hari dari tanggal 14-23 Agustus 2014.

Koordinator Kerjasama Internasional dan Humas, Indriani, M.Sc, menjelaskan para peserta Summer Program dari NTUNHS ini akan bergabung dengan mahasiswa-mahasiswa STIKES mengikuti pembelajaran tentang sistem kesehatan di Indonesia, budaya, dasar bahasa Indonesia dan sejarah tentang tanaman obat (jamu) dan membatik sebelum mereka memulai program mereka di lapangan. Program ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang benar tentang Indonesia khususnya Yogyakarta dan tentang penyelenggaraan kesehatan dasar di Yogyakarta. Para mahasiswa dari NTUNHS ini akan terjun dalam kesehatan komunitas dan melihat langsung tentang praktek pembelajaran komunitas tentang kesehatan ibu dan anak, dan kunjungan ke beberapa rumah sakit Muhammadiyah.

Lebih lanjut Indri menjelaskan, dengan adanya Nursing Summer Camps ini, membantu dalam meningkatkan perspektif STIKES ‘Aisyiyah dan jalinan kerjasama lebih global, luas, pluralistik dalam hal bahasa dan budaya pola pikir. Dengan bergabung dalam program ini akan meningkatkan pengetahuan dalam hal aspek keperawatan teoritis dan praktis yang mungkin tidak tersedia di Taiwan. Dan para mahasiswa NTUNHS diharapkan menemukan pengalaman baru atau bahkan cara yang berbeda untuk dapat dibagikan dengan teman-teman mahasiswa keperawatan di Taiwan.

Dalam Summer Camps ini para mahasiswa NTUNHS mengikuti kuliah selama 3 hari dan melaksanakan praktikum di Puskesmas Piyungan dan berkunjung ke RS PKU Muhammadiyah Bantul.  Di samping itu mereka juga melaksanakan cultural trip ke Kraton Yogyakarta, Tamansari Water Castle, Candi Borobudur dan menyaksikan ballet Ramayana di Candi Prambanan. Mereka juga mengikuti kursus membatik di salah satu gallery batik dan lava tour.

Sebanyak 3 mahasiswa dan 3 dosen STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta mengikuti International Summer School di Tokushima University Jepang. Mereka berada di Jepang selama kurang lebih 10 hari (1- 10 Agustus 2014).

Event yang diikuti oleh 32 peserta antara lain dari Indonesia, Mongolia, China, Korea, Perancis, India dan Amerika ini menggelar beberapa kegiatan antara lain Laboratory Tour, Japanese Lectures, Japanese Culture Experience, Summer Program Sosial Event dan Tokushima Culture Experience.

Melalui kegiatan ini diharapkan duta yang menjadi delegasi ke jepang ini mampu menjalin networking dengan peserta dari negara lain. Sehingga dapat bertukar mengenai gambaran, pengalaman dari negara lain baik budaya dan bidang kesehatan. Selain itu ketika kembali ke STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta mampu memberikan warna positif bagi teman-teman lainnya.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Yogyakarta berhasil meraih nilai B dalam akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Hasil tersebut sesuai dengan keputusan yang dikeluarkan BAN PT nomor: 245/SK/BAN-PT/Akred/PT/VII/2014.

Berdasarkan sumber dari BAN PT, untuk perguruan tinggi bidang kesehatan di Yogyakarta atau wilayah KOPERTIS Wilayah V, STIKES ‘Aisyiyah adalah satu-satunya institusi yang telah melakukan akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) dan memperoleh nilai B. Sedangkan di tingkat nasional dari 9 (sembilan)perguruan tinggi kesehatan yang telah melakukan AIPT, STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta menjadi satu-satunya yang memperoleh peringkat B (Baik).

Menurut Ketua STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta, Warsiti, S.Kp.,M.kep.,Sp.Mat. Hasil nilai B ini diperoleh berkat kerjasama semua pihak antara lain pimpinan, dosen dan karyawan, mahasiswa, alumni dan para pengguna lulusan. Lebih lanjut Warsiti mengatakan prestasi ini ini menjadi bukti nyata bahwa STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta bersungguh-sungguh dalam pengelolaan institusi pendidikan ini dan bertekad menghasilkan lulusan yang ahli dan profesional di bidang ilmu kesehatan yang dapat menghadapi persaingan global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Qur’ani. Selain itu hal tersebut sebagai salah satu indikator terwujudnya visi STIKES ‘Aisyiyah yaitu menjadi perguruan tinggi kesehatan terbaik di Indonesia.

STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta dengan memiliki 5 (lima program studi) antara lain Program Studi Kebidanan DIII, Bidan Pendidik DIV, Ilmu Keperawatan S1, Fisioterapi S1 dan Kebidanan Program Magister S2 harus tetap mempertahankan prestasi yang telah diraih dan berupaya melakukan peningkatan. Antara lain kurikulum, kerjasama internasional dan nasional, sumber daya manusia, fasilitas dan sebagainya.

Hari kasih sayang bagi umat muslim adalah hari-hari pada bulan Ramadhan. Dimana dalam bulan ini umat muslim senantiasa berbagi kepada sesama. Nuansa Ramadhan hendaknya selalu menghiasi hari-hari kita semua untuk menjadi manusia yang bertakwa. Dalam bulan syawal ini marilah mengeratkan barisan sesuai tugas masing- masing untuk menuju visi STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta yaitu menjadi perguruan tinggi kesehatan terbaik di Indonesia 2016. Hal tersebut diungkapkan Ketua STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta, Warsiti, S.Kp.,M.Kep.,Sp.Mat ketika memberi sambutan pada acara Syawalan, Selasa (5/8) di Auditorium Siti Baroroh Baried, kampus terpadu STIKES ‘Aisyiyah.

Sementara itu, Badan Pembina Harian (BPH) STIKES ‘Aisyiyah , Dra. Siti ‘Aisyah, M.Ag menekankan pada bulan Syawal senantiasa meningkatkan ibadah. Ibadah diartikan ibadah kepada Allah SWT dan ibadah dalam arti sosial. Kerja bapak ibu pegawai STIKES ‘Aisyiyah adalah ibadah sehingga diawali pada bulan syawal ini kinerja harus lebih ditingkatkan.

Pernyataan tersebut juga didukung oleh dr. Agus Taufiqurrohman yang tampil sebagai penceramah acara. Ia memaparkan bahwa manusia dalam berislam jangan hanya diletakan pada ranah spiritualitas saja, melainkan harus diletakan diseluruh kehidupan kita. Taqwa tidak dibatasi ruang gerak dan dimensi waktu. ”Rutinitas ibadah bulan Ramadhan seperti tadarus Al Qur’an, sholat lail, shodaqoh dan sebagainya harus selalu dilakukan pada bulan-bulan lainnya”, tegasnya.

Pertemuan Wali Mahasiswa Baru 2014-2015