Dosen UNISA Latih Relawan Ambulans Seyegan
Pelayanan medis darurat di jalanan menuntut kesiapan ekstra cepat dan tepat sebelum pasien tiba di rumah sakit. Guna memperkuat kapasitas penanganan pra-rumah sakit tersebut, tim dosen Program Studi Keperawatan Anestesiologi Universitas ’Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta meluncurkan program pengabdian bertajuk OPTIMAMU di Seyegan, Sleman, Minggu (27/9/2026).
Ambulans
Program OPTIMAMU (Optimalisasi Ambulans Muhammadiyah Seyegan Pra Rumah Sakit) ini dirancang khusus untuk menggembleng para pengelola dan kru ambulans. Fokusnya terletak pada peningkatan respons cepat, asesmen kondisi kritis, hingga teknik stabilisasi pasien.
Ketua Tim PkM UNISA Yogyakarta, Vita Purnamasari, S.Kep., Ns., M.Kep., menjelaskan bahwa fase pertolongan awal di jalan sangat menentukan keselamatan jiwa pasien.
“Ambulans bukan sekadar alat transportasi medis. Kesiapan kru dalam memberikan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang tepat sebelum sampai di rumah sakit adalah kunci utama,” jelas Vita.
Pelatihan ini dikemas secara interaktif melalui simulasi langsung situasi gawat darurat. Para relawan diajak mempraktikkan penanganan kondisi kritis yang menyerupai kejadian nyata di lapangan.
Tak hanya membekali keterampilan teknis, aspek komunikasi tim dan manajemen operasional ambulans juga ditingkatkan dalam sesi ini. Langkah ini dilakukan agar proses evakuasi medis berjalan lebih aman, terkoordinasi, dan terukur.
Lewat sinergi akademisi dan jaringan Muhammadiyah ini, tim relawan Ambulans Seyegan diharapkan makin tangguh serta sigap menjadi benteng terdepan keselamatan masyarakat saat menghadapi situasi darurat.








































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!