Kopdar admin website

UNISA Yogyakarta’s Public Relations and Protocol Bureau Holds Website Admin Kopdar to Maintain Sustainability and Friendship

The Bureau of Public Relations and Protocol of Aisyiyah University (UNISA) Yogyakarta held a special “Kopdar” (Kopi Darat) event for university website administrators. This activity aims to strengthen the relationship between admins and maintain the sustainability and smooth operation of the university website.

The event, held in the meeting room of Siti Moendjiyah building, was attended by dozens of website admins who are actively involved in the maintenance and development of UNISA Yogyakarta’s online content. It is hoped that the university website will always be updated and able to provide relevant information to stakeholders, including students, lecturers, and the general public.

In her speech, the Head of Public Relations and Protocol of UNISA Yogyakarta, Sinta Maharani, M.IKom, conveyed the importance of the website admin’s role in managing and maintaining accurate and up-to-date information. “The website is the main window of our university to the outside world. Therefore, we need to synergize and collaborate with each other so that the website is always a reliable source of information for all parties,” she said.

In addition to establishing friendship, this activity was also filled with discussions and sharing experiences between admins regarding the latest challenges and innovations in website management. Some of the topics that will be discussed in the next kopdar include digital marketing strategies, SEO (Search Engine Optimization) optimization, and the application of the latest technology in website governance.

Sinta hopes that this program from the Bureau of Public Relations and Protocol will become a routine agenda that not only strengthens collaboration among website administrators, but also has a positive impact on the development and maintenance of the UNISA Yogyakarta website as a whole, of course in collaboration with the Bureau of Technology Development and Information Systems.

With the spirit created from this Kopdar, it is hoped that the website of Universitas Aisyiyah Yogyakarta will remain a reliable source of information and fulfill the needs of stakeholders well.

Bangkit

Kegagalan dalam resolusi merupakan pelajaran yang harus diterima dengan ikhlas dan sabar, Untuk itu, sangat penting meninjau kembali resolusimu untuk melihat apakah itu dapat dicapai agar tidak kemudian gagal kembali.

Tentu, kegagalan atau ketidakmampuan mencapai target bisa sangat menantang. Berikut beberapa tips menghadapi kegagalan yang akan membantumu bangkit demi meraih target :

  1. Terima Kegagalan sebagai Bagian dari Proses

Terkadang, kegagalan adalah bagian yang tak terhindarkan dari proses mencapai sukses. Menerima bahwa kegagalan adalah pelajaran yang berharga bisa membantu untuk bangkit kembali lebih kuat.

  • Evaluasi dan Pelajari

Setelah kegagalan, evaluasilah apa yang telah terjadi. Identifikasi faktor-faktor yang mungkin telah berkontribusi pada ketidakberhasilan. Pelajari dari kesalahan tersebut untuk menghindari hal yang sama di masa depan.

  • Tetaplah Fleksibel

Jika rencana tidak berjalan sesuai yang diharapkan, jangan terlalu kaku. Kadang-kadang, jalan lain dapat membawa kita ke tempat yang sama atau bahkan lebih baik.

  • Atur Ulang Tujuan atau Strategi

Setelah mengevaluasi situasi, mungkin perlu mengatur ulang tujuan atau strategi. Tetapkan langkah-langkah yang lebih realistis atau ubah pendekatan untuk mencapai tujuan.

  • Perkuat Mentalitas Positif

Jaga mentalitas positif. Lihatlah kegagalan sebagai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Fokus pada hal-hal yang dapat dipelajari darinya.

  • Ambil Istirahat

Terkadang, kegagalan bisa melelahkan secara emosional. Beri diri waktu untuk mengistirahatkan pikiran dan perasaan. Istirahat yang cukup dapat membantu Anda untuk memulai kembali dengan semangat yang segar.

  • Dukungan Sosial

Dukungan dari teman, keluarga, atau mentor bisa sangat membantu. Mereka bisa memberikan perspektif baru dan dukungan emosional yang dibutuhkan di saat-saat sulit.

  • Jangan Terlalu Keras Pada Diri Sendiri

Ingatlah bahwa kegagalan adalah sesuatu yang dialami oleh semua orang. Jangan terlalu keras pada diri sendiri. Beri diri Anda kesempatan untuk belajar dan tumbuh dari pengalaman ini.

  • Tetaplah Bergerak Maju

Setelah Anda mengambil waktu untuk memproses kegagalan, lanjutkan langkah ke depan. Jangan biarkan kegagalan itu menghentikan perjalanan menuju tujuan Anda.

  1. Bangun Kembali Keyakinan diri

Setelah kegagalan, penting untuk membangun kembali keyakinan diri. Fokus pada kelebihan dan prestasi Anda sebelumnya untuk mendukung keyakinan diri yang positif.

Semoga tips ini membantumu menghadapi kegagalan atau ketidakmampuan mencapai target dengan lebih baik. Ingatlah bahwa dalam setiap kegagalan, terdapat pelajaran berharga yang dapat membantumu tumbuh dan menjadi lebih baik.

Penulis : Adi Sasmito, S.I.Kom

Student character

Sleman, 23 Desember 2023 – Enhancing Student Character (ESC), trainer ajak mahasiswa Psikologi UNISA mengimplementasikan sifat Rasulullah SAW yang bisa dijadikan panutan serta suri tauladan bagi hidup umat muslim. Siddiq, amanah, tabligh, dan fathonah merupakan empat sifat utama Rasulullah SAW yang diharapkan akan tertanam pada mahasiswa Program Studi Psikologi setelah mengikuti kegiatan Enhancing Student Character.

Pemberian materi terkait kiat meneladani sifat Rasulullah merupakan usaha dalam mewujudkan lulusan “profesional qurani.” Selain memiliki intelektual yang baik harapannya generasi Psikologi UNISA juga memiliki sifat-sifat Rasulullah sesuai perintah Allah SWT yang menganjurkan setiap hambanya untuk berbuat baik sehingga mampu mendatangkan banyak keberkahan serta dilimpahi rahmat dari-Nya.

Selain itu, ESC memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari lebih dalam mengenai Komunikasi Efektif, meliputi keterampilan komunikasi yang dibutuhkan dalam berbagai aspek kehidupan. Mahasiswa akan diajarkan bagaimana adab komunikasi, cara mengatasi perbedaan komunikasi serta mengembangkan kemampuan komunikasi. Dalam kegiatan ini Trainer menggunakan materi Komunikasi Efektif yang juga berlandaskan nilai-nilai keislaman. Tujuannya, selain mahasiswa mengerti komunikasi efektif secara umum, mahasiswa diharapkan mampu memahami pola komunikasi yang Islami, termasuk didalamnya bagaimana komunikasi dan pergaulan dengan lawan jenis.

Selain hal yang di sebutkan di atas, mahasiswa juga mendapatkan materi Islamic Leadership terutama mengenai pemahaman mendalam tentang prinsip kepemimpinan dalam islam, cara menjadi pemimpin yang baik, serta refleksi pengalaman hidup yang dapat dikonfigurasikan ke dalam materi Islamic Leadership. Materi ini menekankan bagaimana cara mengimplementasikan sifat Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Melalui FAST, mahasiswa diajak menjadi generasi pemimpin yang Fathonah, Amanah, Sidiq, dan juga Tabligh sesuai dengan empat sifat teladan Rasulullah SAW. Diharapkan melalui kegiatan ESC ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan komunikasi yang efektif guna menumbuhkan jiwa kepemimpin yang baik berlandaskan nilai-nilai islam dalam kehidupan sehari-hari.

Resolusi tahun baru mahasiswa

Tahun baru 2024 akan segera tiba, dan tahun baru kerap dijadikan momentum dalam menyampaikan resolusi, termasuk oleh para mahasiswa yang tengah menimba ilmu dan mempunyai target di tahun 2024 yang ingin dicapai.  

Berbagai macam resolusi ditargetkan demi mendapatkan perubahan positif dan peningkatan kualitas hidup meliputi aspek kesehatan, akademik, keterampilan pribadi, serta kontribusi terhadap masyarakat.

Berikut adalah 10 resolusi yang dapat membantu mahasiswa menghadapi tahun baru dengan sikap positif :

1. Manajemen Waktu yang Baik

  • Buat jadwal atau rencana harian/mingguan untuk tugas kuliah, belajar, dan waktu luang. Gunakan aplikasi atau planner untuk membantu mengatur waktu dengan lebih efektif.

2. Berhemat

  • Buat anggaran keuangan untuk mengelola uang kuliah dan kebutuhan sehari-hari. Prioritaskan kebutuhan penting dan hindari pengeluaran yang tidak perlu.

3. Keluar dari Zona Nyaman

  • Tetapkan tujuan untuk mencoba hal-hal baru yang dapat mengembangkan diri, seperti bergabung dengan komunitas baru, mengikuti seminar, atau belajar hal di luar kurikulum.

4. Melakukan Kegiatan Positif

  • Tetapkan waktu untuk melakukan kegiatan sukarela atau proyek yang membantu komunitas, baik di lingkungan kampus atau di sekitar tempat tinggal.

5. Makan Makanan Sehat

  • Buatlah rencana menu sehat dan teratur. Hindari makanan cepat saji dan lebih memilih makanan yang bergizi untuk menjaga energi dan kesehatan.

6. Olahraga

  • Tentukan rutinitas olahraga yang sesuai dengan jadwal harian. Hal ini dapat membantu menjaga kesehatan fisik dan juga memperbaiki konsentrasi serta produktivitas.

7. Pola Tidur yang Baik

  • Tetapkan waktu tidur yang cukup dan teratur. Jaga pola tidur untuk memastikan tubuh dan pikiran Anda mendapatkan istirahat yang cukup setiap malam.

8. Evaluasi dan Penyesuaian

  • Lakukan evaluasi secara berkala terhadap resolusi yang telah ditetapkan. Sesuaikan jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki atau diubah.

9. Jaga Keseimbangan

  • Pastikan untuk menjaga keseimbangan antara kuliah, aktivitas ekstrakurikuler, dan waktu bersantai. Keseimbangan ini penting untuk menghindari kelelahan dan stres berlebihan.

10. Tetap Fleksibel

  • Terkadang, rencana tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Jadilah fleksibel dan bersikap realistis dalam menetapkan target, tetapi tetap berkomitmen untuk terus memperbaiki diri.

Semoga 10 resolusi tadi dapat membantu mahasiswa dalam menghadapi tahun baru dengan semangat positif dan produktif!

Penulis : Adi Sasmito, S.I.Kom

Sumpah dan pelantikan

Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menggelar acara angkat sumpah dan pelantikan profesi bagi 128 alumni Fakultas Ilmu Kesehatan. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Convention Hall Masjid Walidah UNISA Yogyakarta pada Sabtu (23/12) menandai langkah awal para lulusan dalam memasuki dunia profesional.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, M. Ali Imron, M.Fis.,  mengumumkan rincian jumlah lulusan berdasarkan profesi yang diambil. Sebanyak 35 lulusan menjadi Profesi Ners, 9 lulusan Bidan, 6 lulusan Bidan D3, 13 lulusan Nutrisionis, 54 lulusan TLM (Tenaga Laboratorium Medis), dan 11 lulusan Radiografer.

“Prestasi ini adalah hasil dari perjuangan, dedikasi, dan kerja keras kalian selama menempuh pendidikan di UNISA Yogyakarta. Kami berbangga melihat kalian tumbuh dan berkembang menjadi tenaga kesehatan yang profesional,” ujar Dekan M. Ali Imron.

Rektor UNISA Yogyakarta, Dr. Warsiti., S.Kp., M.Kep., Sp.Mat., menyampaikan empat pesan kepada para lulusan. Selain mengemban profesi kesehatan, alumni diingatkan untuk membawa amanah sebagai kader persyarikatan. Rektor menekankan keberagamaan, baik dalam kemurnian akidah maupun ketaatan beribadah, sebagai landasan utama dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi akademik dan intelektual juga menjadi fokus, dengan harapan para alumni dapat menghasilkan karya-karya dan menjadi ciri khas gerakan sebagai pembaharu. Rektor menekankan pentingnya berfikir maju dan unggul, bukan hanya sebagai tenaga kesehatan biasa.

Rektor juga menyoroti istiqomah dan konsistensi, etos kerja yang tinggi, serta kemampuan dalam mengambil posisi tengan yang baik dalam berpikir dan bertindak. Poin terakhir adalah peran aktif dalam aspek sosial, kemanusiaan, keorganisasian, dan kepemimpinan sebagai bagian integral dari profesi kesehatan.

“Saat ini, bukan hanya tugas kalian sebagai tenaga kesehatan yang harus diemban, tetapi juga amanah sebagai mubaligh mubalighot. Melalui peran ini, kalian dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat persyarikatan muh,” tegas Warsiti.

Acara diakhiri dengan prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan profesi, di mana para alumni dengan penuh semangat menyatakan kesiapannya untuk mengabdikan diri dalam dunia kesehatan. Selamat kepada para lulusan, semoga perjalanan profesional kalian membawa berkah dan kemajuan.