Tim PPK IMM Rosyad Sholeh Dorong Potensi Wisata melalui Launching Desa Wisata
Tim PPK Ormawa IMM Rosyad Sholeh Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menggelar Launching Desa Wisata Praon Cawan di Padukuhan Cawan, Kalurahan Argodadi, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FEISHUM UNISA Yogyakarta, perwakilan Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian (Diskukpmm), serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, bersama pemerintah kalurahan, masyarakat Padukuhan Cawan, dan tamu undangan lainnya.
Launching Desa Wisata
Launching Desa Wisata Praon Cawan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki Padukuhan Cawan sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, para tamu undangan dan masyarakat mengikuti rangkaian acara launching, mulai dari sambutan, hingga pengenalan berbagai potensi wisata yang dapat dikembangkan di kawasan tepian Sungai Progo.
“Semoga kehadiran UNISA ini bisa membangkitkan kembali semangat masyarakat, agar nantinya Desa Argodadi bisa mencapai desa mandiri budaya yang salah satunya adalah dengan desa wisata ini,” ujar Sarjiman dalam sambutannya.
Praon Cawan memiliki daya tarik yang tidak hanya berasal dari keindahan alamnya, tetapi juga dari sejarah dan kehidupan masyarakat di sekitar Sungai Progo. Kawasan ini dahulu dikenal sebagai jalur transportasi air yang dimanfaatkan masyarakat untuk menyeberang menggunakan perahu rakit atau gethek, khususnya menuju wilayah Sentolo. Jejak tersebut menjadi bagian dari identitas Praon Cawan yang kini dihidupkan kembali melalui pengembangan wisata.
Dalam kegiatan launching, potensi wisata air seperti gethek, kano, dan aktivitas wisata sungai turut diperkenalkan sebagai bagian dari daya tarik Praon Cawan. Selain wisata air, pengembangan kawasan juga diarahkan untuk mengangkat potensi budaya, lingkungan, serta UMKM masyarakat setempat.
Melalui program PPK Ormawa, Tim IMM Rosyad Sholeh UNISA Yogyakarta turut melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam mengembangkan potensi tersebut agar dapat dikelola secara lebih terarah. Pengembangan Desa Wisata Praon Cawan diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.
Kegiatan launching ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali cerita sejarah Praon Cawan kepada masyarakat. Dengan mengangkat sejarah transportasi air dan potensi lokal yang dimiliki, Praon Cawan diharapkan dapat berkembang sebagai destinasi wisata yang memiliki karakter dan identitas tersendiri.
Melalui kolaborasi antara masyarakat, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah, Desa Wisata Praon Cawan diharapkan dapat terus berkembang secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, serta keberlanjutan lingkungan.









































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!