Hijaukan Suronatan, Mahasiswa UNISA Tanam Ratusan Bibit Sayuran
Pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan mandiri terus digencarkan di wilayah perkotaan. Menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) RW 08 Suronatan, mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas ’Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta sukses menggelar aksi penanaman ratusan bibit sayuran dan tanaman obat keluarga (toga) di Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Rabu (26/8/2026).
Bibit Sayuran
Kegiatan gotong royong ini dihadiri langsung oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kemantren Ngampilan untuk mendampingi teknis bercocok tanam yang tepat.
Mahasiswi KKN UNISA, Dwi Mukti Anggraeni, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mendukung penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) berbasis ketahanan pangan keluarga.
“Kami menanam 102 bibit yang terdiri dari 50 bibit sayuran dan 52 bibit tanaman obat. Semuanya ditata rapi dalam 50 polybag serta 50 pot yang disebar di area hijau RT 47 dan lingkungan pekarangan warga,” ujar Dwi.
Suasana penanaman berlangsung sangat hangat dan seru. Mahasiswi KKN dan ibu-ibu KWT duduk melingkar sambil meracik media tanam berupa campuran tanah dan pupuk. Sambil bersenda gurau, mereka memindahkan bibit cabai, tomat, hingga empon-empon herbal dari pot kecil ke wadah tanam baru.
Anggota KWT RW 08 Suronatan, Nita, mengapresiasi tinggi inisiatif serta bantuan bibit dari para mahasiswa. Menurutnya, aksi kolaboratif ini sangat membantu memperkaya koleksi tanaman toga dan sayur hidroponik warga.
“Tanaman ini nantinya akan dirawat secara berkala oleh anggota KWT hingga masa panen tiba. Hasilnya bisa dimanfaatkan secara mandiri untuk kebutuhan dapur warga,” ungkap Nita.
Sinergi manis ini membuktikan bahwa keterbatasan lahan di kawasan perkotaan tak menghalangi warga Suronatan untuk menciptakan lingkungan yang hijau, asri, produktif, dan sehat.









































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!