Loading
  • Link to X
  • Link to Dribbble
  • Unduhan
  • Desain Guideline
  • Internasional
Telp: (0274) 4469199, Fax: (0274) 4469204, Email: info@unisayogya.ac.id
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Profil UNISA Yogya
  • Kuliah di UNISA Yogya
  • SDG`s UNISA Yogya
  • Kemahasiswaan & Alumni
  • PMB Unisa Yogya
  • Perpustakaan
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu

Tag Archive for: leptospirosis

You are here: Home1 / Berita dan Informasi2 / leptospirosis

Pos

Leptospirosis

Leptospirosis Merebak, Dosen Fakultas Kedokteran Unisa Yogyakarta Beri Tips Mencegah dan Menangani

08/08/2025/in Berita, News/by admin

Kasus Leptospirosis di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi perhatian beberapa waktu terakhir. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, dr. Henny Cloridina, M.H memberikan saran yang bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah Leptospirosis dan cara menanganinya jika terinfeksi.

Berdasar data Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY kasus Leptospirosis hingga Juli 2025 tercatat ada 282 kasus. Kasus Leptospirosis ini tersebar di beberapa kabupaten/ kota di DIY. Kabupaten Bantul tercatat 165 kasus, kemudian di Kabupaten Sleman 53 kasus, lalu, Kabupaten Kulonprogo 32 kasus, Kota Yogyakarta 21 kasus, dan Kabupaten Gunungkidul 11 kasus.

Dina menjelaskan Leptospirosis atau penyakit kencing tikus adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan bakteri Leptospira sp., yaitu suatu bakteri Gram negatif golongan Spirochaeta. Penyakit ini ditularkan melalui hewan perantara (reservoir) tikus, anjing, babi, sapi dan kambing. “Tikus adalah reservoir utama penyakit ini dan bakteri Leptospira sp. disimpan dalam tubulus ginjal tikus dan dikeluarkan melalui urin,” jelas Dina, Rabu (6/8/2025).

Setidaknya ada empat faktor yang mempengaruhi Leptospirosis. Pertama, faktor lingkungan (faktor curah hujan, sanitasi yang buruk, kepadatan populasi tikus). Kedua, faktor individu (adanya luka, daya tahan tubuh, pekerjaan beresiko). Ketiga, faktor sosial ekonomi (pemukiman kumuh, kurangnya pengetahuan). Keempat, faktor perilaku (tidak menggunakan APD, pola hidup tidak bersih).

Dina mengungkapkan gejala yang timbul dari Leptospirosis bervariasi dan mirip dengan penyakit infeksi lain seperti demam berdarah, malaria dan penyakit demam akut. Ciri khas Leptospirosis termasuk biphasic, artinya ada periode gejala muncul dan dirasakan pasien, tapi kemudian pasien tampak seperti sehat tanpa gejala. Jika terjadi infeksi, gejala yang dapat dirasakan seperti tubuh menggigil, batuk, diare, tiba-tiba sakit kepala, demam tinggi, nyeri otot terutama betis, serta hilang nafsu makan.

“Nyeri otot hebat di bagian betis ini sering menjadi pertanda yang jelas dari kondisi terinfeksi Leptospira sp. Kondisi icterus atau mukosa tubuh (kulit, mata) terlihat kuning, merupakan kondisi yang menandakan Leptospirosis berat (dikenal dengan penyakit Weil),” jelas Dina.

Cara Mencegah dan Menanganinya

Dina membagikan saran kepada masyarakat untuk mencegah Leptospirosis. Pertama menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan sampah rutin, jangan ada tumpukan barang bekas, memastikan saluran air tidak tersumbat agar tidak tergenang. Kedua, menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan dengan sabun, mengenakan alat pelindung diri yang diperlukan, hindari bermain di genangan air.

“Ketiga, kendalikan populasi tikus dengan menutup makanan di meja, memasang perangkap tikus. Keempat, mengenali gejala Leptospirosis, agar bisa waspada dan mengambil tindakan yang tepat jika gejala ke arah darurat,” ucap Dina.

Dina mengatakan jika terkena Leptospirosis, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter jika sudah meminum obat demam, tapi tidak turun atau maksimal 3 hari sakit. Kedua, memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi karena demam, dan istirahat yang cukup.

“Minum obat sesuai anjuran dokter. Cek laborat sesuai anjuran dokter. Kenali tanda bahaya Leptospirosis, seperti kulit dan mukosa tubuh kuning, volume urin sedikit/kencing kurang dari 5 kali per hari, nyeri otot hebat di betis/punggung,” ungkap Dina.

Dina menyebut Fakultas Kedokteran Unisa Yogyakarta juga mencoba mengambil peran untuk menangani Leptospirosis. “Jika diperlukan melakukan sosialisasi terkait Leptospirosis. Memberikan bantuan SDM nakes dalam pemeriksaan bakti sosial yang diperlukan,” ucap Dina.

Leptospirosis
https://www.unisayogya.ac.id/wp-content/uploads/2025/08/Leptospirosis.jpg 1000 1500 admin https://www.unisayogya.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/logo_berita_unisa_bg.png admin2025-08-08 16:21:532025-08-08 16:22:19Leptospirosis Merebak, Dosen Fakultas Kedokteran Unisa Yogyakarta Beri Tips Mencegah dan Menangani
Advertise hereAdvertise here

Berita Terbaru

  • Diskusi internasional
    UNISA Yogyakarta Gelar Diskusi Internasional Bahas Peran Agama, Sains, dan Kearifan Lokal dalam Mengatasi Krisis Lingkungan08/06/2026 - 15:48
  • Fikih hijau
    Wujud Fikih Hijau, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Perluas Akses Air Bersih RO di Karanganyar08/06/2026 - 10:17
  • Stunting
    Cegah Stunting dan KEK, Profesi Bidan UNISA Yogyakarta Gelar Edukasi Olahan Pangan Lokal05/06/2026 - 14:32
  • Silaturahmi
    Songsong Milad Ke-35, UNISA Yogyakarta Luncurkan Logo Baru dan Perkuat Komitmen Pengabdian05/06/2026 - 10:59
  • Komunikasi unisa
    Mahasiswi Ilmu Komunikasi UNISA Yogyakarta Raih Juara Lomba Puisi Internasional di Malaysia04/06/2026 - 15:14
  • Bantuan
    Unisa Yogyakarta Terima Bantuan Sarana Laboratorium Komputer dan Z-Coffee dari Baznas03/06/2026 - 13:59
  • Kampus sehat
    Wujud Kampus Sehat, Unisa Yogyakarta Distribusikan 2.000 Paket Kurban Ramah Lingkungan02/06/2026 - 15:02
  • Khutbah idul adha
    Khutbah Idul Adha di UNISA Yogyakarta Angkat Kisah Keteguhan Iman Nabi Ibrahim02/06/2026 - 14:45
  • Idul adha
    Idul Adha, Menyelami Makna Pengorbanan Nabi Ibrahim26/05/2026 - 09:49
  • Puasa Arafah
    Ini Keutamaan Puasa Arafah Jelang Idul Adha yang Sayang Dilewatkan25/05/2026 - 10:02

Alamat

Kampus Terpadu:
Jl. Siliwangi (Ring Road Barat) No. 63 Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta. 55292
Telepon: (0274) 4469199
Fax.: (0274) 4469204
Email: info@unisayogya.ac.id
Kampus I:
Jl. Munir 267 Serangan, Ngampilan, Yogyakarta.
Telepon: (0274) 374427

UNISA Virtual Tour

Jam Kerja Kantor

Senin-Jumat: 08:00-16:30 WIB

Sertifikasi oleh

Iso logoIso logo

Kolaborasi

Asia logos1    Cropped 2 removebg preview

Images removebg preview

Images 1 removebg preview

Saxion university of applied sciences logo.svgLogo la trobe university

Unikl1Uitm universiti teknologi mara logo png transparent

Logo umam offical 04   Logo left 1024x385

Unital removebg preview  Logo unishams full d142d40f Umpsa bangunan 1764x719

Logo uthm web removebg preview   Usm logoUtm logo full  Dhurakij pundit university feature img removebg preview

A3cfc8d10cdc0e37b8f43686c84e10cb56c9336a7b658aa3eb9a1270c28ef533  Logo jawi umk 1 cptnh9jvdwaz

Nowhiring 01 removebg preview  University of leeds

Ibaraki removebg preview   1284 logo 1280 removebg preview

Segi logo Mahidol u

Iium logo 2019.svg

 

© Copyright - Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta - Enfold WordPress Theme by Kriesi
Scroll to top Scroll to top Scroll to top
  • ←
  • Contact Us
    Contact Form

  • WhatsApp