4 Quality Education

Dosen Psikologi UNISA Yogyakarta  Tembus PhD di Malaysia, Pulang Bawa Gelar Duta Kampus

, ,
Dosen psikologi

Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh pengajar Indonesia di kancah internasional. Ratna Yunita Setiyani Subardjo, dosen Program Studi Psikologi Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, sukses menamatkan studi doktoralnya di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dengan catatan waktu yang mengesankan.

Tak hanya meraih gelar PhD dalam waktu singkat, Ratna juga dinobatkan sebagai Duta Mahasiswa UKM, sebuah pengakuan penghargaan bagi mahasiswa internasional yang berpengaruh.

Dosen Psikologi

Ratna resmi diwisuda pada 22 November 2025 di Dewan Canselor Tun Abdul Razak (DECTAR) UKM. Hebatnya, ia berhasil meraih status Graduate on Time (GOT) setelah menuntaskan studi doktoralnya hanya dalam waktu 6 semester .

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh UNISA Yogyakarta yang memberikan beasiswa penuh (full Scholarship), mencakup biaya studi, penelitian, hidup, hingga transportasi. Di bawah bimbingan supervisor handal seperti Dr. Daniella Maryam Mohammed Mokhtar, Prof. Dr. Mohammad Rahim Kamaluddin, dan Dr. Nur Saadah Mohamad Aun, Ratna membuktikan bahwa dosen UNISA mampu bersaing di level global.

Ratna membuktikan bahwa mahasiswa PhD tidak melulu harus menjadi Kupu-Kupu (Kuliah-Pulang). Gelar Student Ambassador diraih berkat keaktifannya mempromosikan UKM di tingkat internasional, termasuk menjadi wajah promosi kampus di kanal YouTube resmi UKMSHAPE.

Di luar, jejak organisasi Ratna terbilang padat. Ia dipercaya sebagai Dewan Penasihat Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) UKM Malaysia dan Wakil Ketua Badan Koordinasi Keilmuan dan Pengabdian Indonesia (BKKPI) PCIM–PCIA Malaysia. Peran ini membuatnya aktif dalam advokasi kesejahteraan dan kesehatan mental mahasiswa rantau.

Salah satu warisan inspiratif Ratna sebelum lulus adalah sebuah buku berjudul unik: “Kabur Aja Dulu”. Buku yang ditulis bersama rekannya, Hajra Rasmita dan Fawzy, ini lahir dari keresahan mahasiswa. Buku ber-ISBN ini menjadi panduan motivasional sekaligus katarsis bagi siswa baru yang sedang berjuang menaklukkan tantangan studi di negeri jiran.

“Buku ini dirancang sebagai teman reflektif bagi mahasiswa. Jadi, tidak hanya penelitian ilmiah, kami ingin meninggalkan jejak literasi yang menyentuh sisi kemanusiaan mahasiswa,” ujar Ratna.

Kombinasi antara kecepatan lulus, keaktifan organisasi, dan karya nyata inilah yang menjadikan UKM mendaulat Ratna sebagai representasi mahasiswa yang ideal, unggul dalam penelitian, namun tetap peduli pada sosial kemasyarakatan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *