Sarjana Kebidanan UNISA Yogya Tetap Berprestasi Saat Pandemi

Rabu (03/03), Program Studi Sarjana Kebidanan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengadakan live on Instagram yang bertemakan “Menggapai Mimpi, Mengukir Prestasi”.

Acara live bareng yang diadakan Prodi Kebidanan UNISA Yogya ini menghadirkan pemateri yang kreatif dan berprestasi yaitu, Nurul Widyastuti sebagai  pemenang Duta Genre Unisa. Nurul merupakan mahasiswa aktif Prodi SarjanaKebidanan UNISA Yogya yang berasal dari Kuningan, Jawa Barat.

Nurul merupakan mahasiswa yang berprestasi dalam beberapa perlombaan antara lain: Juara 2 Duta Genre UNISA, juara Favorit Konten Kreator Duta Genre Se-DIY, juara 2 Video Layanan Masyarakat HIV/AIDS Tingkat Provinsi, dan juara 1 Internasional Vlog Innovation Maternal And Child Care

Dalam acara live ini Nurul mengatakan bahwa keberanian mental dan kesiapan diri merupakan kunci terpenting untuk bersaing dengan para mahasiswa lain, dan hal yang terpenting adalah adanya niat dan tekad yang tulus dari dalam hati.

Tujuan utama dari diakannya live Instagram ini untuk berbagi pengalaman dan memotivasi semangat mahasiswa lain untuk turut serta dalam menggapai prestasi-prestasi yang lebih bagus.

“ Prestasi merupakan cara untuk menaktualisasikan diri dan sebagai cara menentukan tolak ukur diri kita bahwa sejauh mana sih kemampuan kita dan perihal kalah atau menang itu urusan belakangan karena yang terpenting adalah pengalaman, relasi dan evaluasi diri untuk lebih maju kedepanya”. Ucap Nurul.

“Jangan cepat merasa puas pada diri sendiri dan harus selalu mengembangkan potensi diri dan dont be insecure just be bersyukur”. Pesan Nurul pada saat closing statement. (Irfan/Ryan)

LPPM UNISA YOGYAKARTA LUNCURKAN SENTRA HAKI

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNISA Yogyakarta luncurkan Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) secara daring (2/3). Sentra HKI UNISA Yogyakarta diresmikan secara langsung oleh Taufiqurrahman, Ph.D, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama. Dalam sambutannya, WR I berharap kehadiran Sentra HKI ini dapat berkontribusi signifikan dalam mendukung reputasi UNISA Yogyakarta.

“Kita berharap Sentra ini dapat mendukung percepatan proses penerbitan Hak Kekayaan Intelektual di UNISA Yogyakarta.” Ujar Taufiqurrahman, Wakil Rektor I UNISA Yogyakarta. Ketua LPPM UNISA Yogyakarta, Luluk Rosida menambahkan kehadiran Sentra HKI UNISA Yogyakarta akan membantu dosen untuk menghasilkan karya ilmiah yang tercatat sebagai kekayaan intelektual.

“Melalui kehadiran Sentra HKI, civitas akademika UNISA Yogyakarta dapat meng-Haki kan karya ilmiahnya baik dari hasil pengajaran, penelitian maupun pengabdian ” Ujar Luluk Rosida dalam sambutannya. Untuk proses pengajuan HKI, LPPM telah menyediakan akses melalui hki.unisayogya.ac.id. Proses pengajuan dan kelengkapan administrasi HKI telah tersedia secara lengkap pada laman tersebut.

 

S2 Kebidanan UNISA Yogyakarta Sukses Gelar International Conference

Program Studi S2 Kebidanan UNISA Yogyakarta menggelar International Conference sebagai bagian dari International Practice Project (IPP) dengan menggandeng institusi luar negeri pada Sabtu-Minggu (27-28/2).

Ketua Program Studi Kebidanan S2, Andari Wuri Astuti., S.SiT., MPH., Ph.D, menjelaskan bahwa International Practice Project(IPP), merupakan mata kuliah dengan memberikan pengalaman belajar di institusi luar negeri untuk melakukan kegiatan tridarma perguruan tinggi pada level internasional. Namun demikian melihat pada situasi pandemi Covid 19 ini, maka tidak dimungkinkan kepada mahasiswa untuk bisa melakukan kegiatan belajar di institusi luar negeri. Sehingga pengelola membuat model baru IPP melalui virtual learning dengan bekerjasama dengan institusi di luar negeri.

Dalam sambutannya, Andari menyampaikan bahwa International Conference mengusung tema ‘Continuing Profesional Development of Midwifes during Covid 19 Pandemic and beyond’ ini menggandeng pembicara dan pakar untuk berdiskusi tentang topik yang terkait berasal dari beberapa negara antara lain Southern Cross University Australia, Universitas Gajah Mada Indonesia, La Trobe University Australia, Universitas Brunai Darusalam, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Indonesia, Mahidol University Thailand, Artevelde University College Belgium, Leeds University United Kingdom, Nagasaki University Japan dan TIHTC Taiwan.

‘’Perngharagan kepada semua pembicara yang sudah berkontribusi pada International Conference kali ini’’, jelas Andari

Sementara itu dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unisa Yogyakarta, M.Ali Imron. MFis menyampaikan apresiasinya bahwa International Conference  ini adalah bukti adanya hal besar, ide yang relevan untuk membuat sebuah alternatif untuk memberikan jawaban dari ilmu pengetahuan profesi dalam ilmu kebidanan dan untuk memberikan wawasan tentang apa peran profesi kebidanan selama dan setelah pandemic.

Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan mahasiswa diharapkan mempunyai pengalaman internasionalisasi pada tridarma perguruan tinggi untuk memberikan paparan terkait dengan pelayanan dan pendidikan kebidanan, publikasi ilmiah melalui international conference dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui media teleconference.

Kegiatan ini terdiri dari dua agenda utama yaitu sesi panel pemaparan narasumber dan oral presentation yang diikuti 95 peserta dari seluruh Indonesia. (dila/sinta)

 

FST Unisa Adakan Sosialisasi Merdeka Belajar

Program Studi Teknologi Informasi (PSTI), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta pada Selasa (23/2), menyelenggarakan sosialisasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) secara daring dengan menggunakan platform Zoom Meeting.
Sosialisasi MBKM ini dihadiri oleh Hapsari Wahyuningsih, S.T., M.Sc. selaku Dekan FST, Nosa Septiana Anindita, S.Pt., M.Biotech selaku Wakil Dekan FST, Zahra Arwananing Tyas, S.Kom., M.Cs selaku Ketua Prodi Teknologi Informasi dan seluruh dosen PSTI, serta seluruh mahasiswa PSTI dari semua angkatan.
PSTI Unisa Yogya berencana melaksanakan program MBKM pada semester genap TA 2020/2021 dalam Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Magang Industri.
Program MBKM yang akan dilaksanakan PSTI Unisa Yogya ini merupakan kegiatan yang pertama.Hapsari mengatakan Pilot project ini diharapkan menjadi awal dari kegiatan-kegiatan pendukung program MBKM yang dilaksanakan oleh prodi-prodi yang ada di FST.
Kegiatan Magang Industri ini rencananya akan dilaksanakan selama 6 bulan atau satu semester dengan 2 mitra yaitu PT Solusi 247 Yogyakarta dan Sanggar Tari Didik Nini Thowok atau Lembaga Pendidikan Kejuruan Natya Lakshita Yogyakarta.
Peserta program magang industri ini adalah mahasiswa PSTI Unisa Yogya semester 6.

Prodi Keperawatan Anestesiologi UNISA Gelar Pengambilan Janji Pra Klinik Secara Daring

Program Studi Keperawatan Anestesiologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas `Aisyiyah Yogyakarta mengadakan Janji Pra klinik secara Daring, Rabu (24/2).
Masa pandemi Covid-19 mengharuskan semua kegiatan yang dilakukan oleh perguruan tinggi diseluruh Indonesia secara online, tidak terkecuali Unisa Yogya yang harus mengadakan sumpah pra klinik melalui platform Zoom.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Ikatan Perawat Anestesi Indonesia (IPAI) DIY yaitu Agus Budi Prasetyo, S.TR., Kep. Serta Kaprodi Anestesi Joko Murdiyanto, Sp.An., MPH dan juga Dekan FIKes Unisa Yogya M. Ali Imron, M.Fis.
Joko Murdiyanto menyampaikan pesan kepada mahasiswanya yang akan mulai melakukan praktik klinik, untuk selalu mematuhi aturan dan protokol kesehatan yang diterapkan oleh masing- masing rumah sakit.
“Gunakan waktu sebaik- baiknya, karena kita sekarang sedang dalam kondisi yang tidak mudah, dan cari kesempatan sebanyak banyaknya untuk menimba pengalaman yang berharga ini. Jaga Attitude, dan kami doakan kalian semuanya sukses,” ucap Joko.
Pesan dari Kaprodi Anestesi juga diamini oleh Dekan FIKes Unisa Yogya, Ali Imron mengatakan seorang lulusan Unisa harus memiliki profesional majority serta mental majority.
Agus Budi, Ketua Ikatan Penata Anestesi Indonesia (IPAI) menyampaikan bahwa pendidikan itu bukan hanya akan menjadikan seseorang menjadi pintar dan baik, tetapi juga memiliki attitude.
“Kalian semua tidak perlu khawatir nanti apabila sudah lulus dari Unisa, karena Muhammadiyah memiliki banyak rumah sakit dan semuanya membutuhkan seorang penata anestesi,” tutur Budi.
Janji Pra Klinik ini diikuti 114 mahasiswa yang akan terjun ke lahan yang sudah ditentukan oleh Unisa Yogya.