Tim Mahasiswa Bioteknologi Unisa Raih Prestasi Internasional di SEAGIC

Tim mahasiswa program studi Sarjana Bioteknologi berhasil menjadi juara 4 pada event Southeast Asia Global Innovation Challenge (SEA-GIC) 2020, Kamis (3/12).

SEA-GIC adalah salah satu event lomba Internasional yang diadakan oleh Universiti Teknologi Petronas Malaysia dan American Chemical Society tiap tahunya, event tahun ini mengangkat tema Battling Climate Change thru Chemistry. Presentasi karya dilaksanakan pada tanggal 3 Desember 2020 dan dimulai pada pukul 09:30 waktu Malaysia melalui platform MS team, yang sebelumnya dilakukan seleksi project dari pengumpulan abstrak oleh pihak pelaksana.

Tim mahasiswa yang terdiri dari Panji Aging Nugroho, Gradia Jati Pramareti, dan Syarifah Tiara Noorintan membuat inovasi yang diberi nama Artifiacial Vertical Algae Forest for Carbon Capture and Marine Ecosystem Restoration, yaitu membuat hutan alga buatan secara vertikal guna menyerap CO2 yang ada di ekosistem laut.

Annisa Khumaira, S.P., M.Biotech selaku pembimbing tim mahasiswa dalam mengikuti event lomba ini berharap mahasiswa bimbinganya dapat mengaplikasikanya karena dapat memperbaiki ekosistem laut dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.

“Kedepannya semoga mahasiswa Indonesia pada umumnya dan mahasiswa Unisa Yogya pada khususnya dapat terus berinovasi. Inovasi tersebut dapat berupa kebijakan, produk barang, ataupun jasa yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat dunia,” ucap dosen Prodi Bioteknologi Unisa Yogya yang sering disapa ica ini.

Peserta pada event ini berasal dari Indonesia dan Malaysia, total peserta adalah 63 tim, lalu diseleksi menjadi 15 finalis dan diambil 5 tim juara. Tim Unisa Yogya menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang meraih juara di event ini.

Sosialisasi Kuliah Offline Kepada Tenaga Kependidikan Unisa

Jajaran pimpinan dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Universitas `Aisyiyah Yogyakarta mengadakan pertemuan daring dengan seluruh Tenaga Kependidikan (Tendik) untuk mensosialisasikan kuliah offline, Rabu (2/12).

Dalam rangka akan dimulainya perkuliahan secara offline atau tatap muka, Wakil Rektor II Unisa Yogya Yuli Isnaeni, S.Kp., M.Kep., Sp.Kom serta Ketua Satgas Covid-19 Unisa Yogya Fitria Siswi Utami, S.SiT., MNS. mengundang seluruh tendik Unisa Yogya guna sosialiasi mengenai alur dan aturan yang akan dipakai selama dimulainya perkuliahan offline yang akan dimulai pada tanggal 3 Desember ini.

Yuli menyampaikan pada seluruh tendik pada 3 Desember nanti sudah dimulai kuliah tatap muka bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) semuanya mempunyai komitmen untuk bekerja dan memberikan pelayanan dengan kondisi yang sehat, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Beberapa kegiatan sudah kita laksanakan, dengan dimulainya rapidtest kepada seluruh tendik untuk mengetahui ada yang reaktif atau tidak,” kata Yuli.

Wakil Rektor II juga menambahkan bahwa yang akan dipakai untuk praktikum dan perkuliahan tatap muka nantinya hanya terpusat di gedung A dan gedung B.

Fitria juga mengatakan apabila ada pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh mahasiswa maka akan ada sanksi.

Selain itu Pimpinan Unisa Yogya juga melakukan sosialiasi kepada para seluruh satpam yang ada di Unisa Yogya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan kepada setiap mahasiswa yang memasuki area kampus.

Unisa Laksanakan Wisuda Akhir Tahun Secara Daring

Universitas `Aisyiyah Yogyakarta melaksanakan Wisuda secara daring periode Desember 2020/2021 dengan tema Wisuda Sehat Dari Rumah, Selasa (1/12).

Wisuda kali ini diikuti oleh 626 wisudawan dan wisudawati, yang terdiri dari fakultas ilmu kesehatan (FIKes), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), dan Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial dan Humaniora (FEISHum) Unisa Yogya.

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi yaitu 4,00 yang diraih oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi FEISHum Unisa Yogya.

Ini kali kedua Unisa Yogya mengadakan wisuda secara daring, menurut Istri Utami,S.ST.,M.Keb selaku ketua panitia wisuda mengatakan karena kondisi dan situasi pandemi Covid-19 yang masih belum stabil, maka pihak Unisa Yogya memutuskan untuk tetap melaksanakan wisuda periode Desember 2020 ini secara online.

Warsiti,S.Kp., M.Kep., Sp.Mat. Selaku Rektor Unisa Yogya dalam sambutanya menyampaikan pesan kepada para wisudawan dan wisudawati untuk menjadi alumni sekaligus duta Unisa Yogya, yang senantiasa merawat dan menjaga nama baik Unisa Yogya.

“Unisa senantiasa meningkatkan mutu dan kualitas serta kuantitas dalam segi pelayanan dan pembelajaran kepada para mahasiswa, agar nantinya kelak menjadi bekal para alumni dalam menghadapi dunia kerja dan hidup didalam masyarakat,” Ucap Warsiti.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unisa Yogya Dra. Hj. Siti Noordjanah Djohantini, M.M., M.Si. mengatakan bahwa Unisa telah memiliki panduan dan melaksanakan protokol kesehatan ketat, maka dari itu Unisa Yogya melaksanakan kegiatan wisuda secara online sebagai bentuk tanggung jawab agar mengurangi serta memutus rantai penularan virus Covid-19.

“Meskipun diadakan secara daring, saya melihat tidak mengurangi keceriaan para wisudawan dan wisudawati bersama keluarganya tetap senyum bahagia,” tutur NoorDjanah.

Asesmen Secara Daring Prodi Anestesi Unisa

Program Studi Keperawatan Anestesiologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas `Aisyiyah Yogyakarta menjalani asesmen lapangan secara daring, Jum`at (27/11).

Dalam satu bulan ini Unisa Yogya telah mendapatkan 4 kali asesmen lapangan secara daring di masing- masing prodi yang berbeda, dan kali ini giliran prodi Anestesi Unisa Yogya yang mendapatkan asesmen lapangan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).

Rektor Unisa Yogya Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat dalam sambutanya mengatakan lahirnya prodi Anestesi ini karena banyaknya kebutuhan perawat anestesi di seluruh rumah sakit Muhammadiyah.

“Kami akan pastikan lulusan dari keperawatan anestesiologi nantinya sudah sesuai dengan standar mutu yang sudah ditetapkan,” ucap Warsiti.

Prof. Dr. Kusnanto, S.Kp., M.Kes selaku asesor yang ditugaskan oleh LAM-PTKes untuk mengasesmen prodi Anestesi Unisa Yogya menyampaikan bahwa asesmen lapangan daring banyak sekali kelemahanya, karena asesor tidak bisa melihat secara langsung sarana dan prasarana yang ada di Unisa Yogya.

“Semoga dalam proses asesmen selama 3 hari ini tidak ada hambatan karena sinyal dan lain sebagainya,” kata Kusnanto.

Asesmen Lapangan Daring Prodi Keperawatan & Profesi Ners Unisa Yogyakarta

Program Studi Keperawatan – Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta berkesempatan mendapatkan Asesmen Lapangan (AL) dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes), Minggu (22/11).

Dalam masa pandemi Covid-19 ini, LAM-PTKes menugaskan 3 orang asesor yaitu Teuku Tahlil, S.Kp., MSN., Ph.D., Rini Rachmawaty, S.Kep., Ns., MN, Ph.D dan Erwin, S.Kp., M.Kep untuk melaksanakan asesmen lapangan daring pada Program Studi Keperawatan – Program Studi Pendidikan Profesi Ners

Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat selaku Rektor Unisa Yogya mengutarakan Prodi Keperawatan – Prodi Profesi Ners di tahun-tahun sebelumnya sudah beberapa kali mendapatkan asesmen lapangan dari BAN-PT dan juga LAM-PTKes, dan yang terakhir mendapatkan nilai akreditasi B.

“Semoga apa yang sudah kami persiapkan didalam borang yang sudah kami kirimkan ke LAM-PTKes, bisa kami sampaikan dan buktikan juga kepada para asesor,” ujar Warsiti.

Asesor LAM-PTKes Teuku Tahlil, S.Kp., MSN., Ph.D mengatakan bahwa para asesor merupakan perpanjangan tangan dari LAM-PTKes, yang bertugas untuk melihat, mengkonfirmasi dan menvalidasi data- data yang sudah dikirimkan ke LAM-PTKes.

“Semoga asesmen selama 4 hari kedepan ini berjalan dengan lancar, sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh LAM-PTKes,” tutur Tahlil.

Asesmen lapangan daring ini merupakan kali pertama bagi prodi keperawatan – prodi profesi ners, dimana tahun- tahun sebelumnya dilakukan secara offline.