Kupas Mitos Jamu Hingga Caesar, UNISA Edukasi Bumil Kulon Progo
Edukasi kesehatan seputar kehamilan sering kali masih dibayangi mitos simpang siur di masyarakat. Menjawab keresahan tersebut, Fakultas Kedokteran berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ’Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menggelar Community Development di Desa Binaan Galur, Kulon Progo, Selasa (22/9/2026).
Mitos
Kegiatan edukasi ini diinisiasi oleh lintas Program Studi, yaitu Kedokteran, Anestesi, dan Radiologi. Pemilihan Galur sebagai desa binaan didasarkan pada pertimbangan strategis, mengingat UNISA sedang mengembangkan rumah sakit di Panjatan serta telah mengoperasikan dua klinik pratama di Panjatan dan Sewugalur.
Kaprodi Kedokteran UNISA Yogyakarta, dr. Adlina Karimina Nurul Husna, M.Biomed., menceritakan bahwa acara ini fokus memberikan literasi keselamatan bagi ibu hamil (bumil). Materi yang disajikan mencakup batas aman konsumsi jamu herbal, prosedur pemeriksaan radiologi atau rontgen, hingga persiapan mental maupun fisik menghadapi persalinan caesar (SC).
“Kami ingin meningkatkan pemahaman para ibu hamil agar mereka dapat mengambil keputusan yang tepat dan aman selama masa kehamilan hingga persalinan,” tutur Adlina.
Suasana penyuluhan berlangsung sangat cair dan interaktif. Sebanyak 32 peserta yang terdiri dari ibu hamil, menyusui, kader kesehatan dan `Aisyiyah yang hadir tampak antusias menyimak pemaparan dari tiga narasumber ahli. Ruang diskusi pun dimanfaatkan secara optimal oleh peserta untuk menguraikan keraguan mereka seputar mitos kesehatan.
Melalui program pemberdayaan berkelanjutan ini, pengetahuan para ibu hamil diharapkan semakin mantap. Lebih dari sekadar edukasi, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Catur Dharma UNISA Yogyakarta dalam menghadirkan pelayanan kesehatan masyarakat yang terintegrasi di wilayah Kulon Progo.








































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!