Empat Tendik dan Laboran UNISA Yogyakarta Raih Prestasi Nasional pada KILAT 2026
Empat tenaga kependidikan (tendik) dan laboran Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta berhasil menorehkan prestasi tingkat nasional dalam Lomba Karya Inovasi Laboran & Tenaga Kependidikan (KILAT) 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah.
Prestasi Nasional
KILAT 2026 merupakan ajang kompetisi karya inovasi bagi laboran dan tenaga kependidikan yang diikuti oleh perguruan tinggi se-Indonesia. Kompetisi ini mengangkat tema “Pengembangan Peralatan, Pemanfaatan Bahan Alternatif, Pengembangan Sistem Informasi dan Tata Kelola Layanan.” Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui proses pengumpulan karya dan artikel, dilanjutkan dengan sesi presentasi pada Sabtu, 5 September 2026, yang sekaligus menjadi momentum pengumuman para pemenang.
Dalam kompetisi tersebut, empat perwakilan UNISA Yogyakarta berhasil meraih prestasi pada kategori Paper Terbaik dan Best Presenter. Muhammad Ismail Nawri Nasution, S.Kom., dari Biro Pengembangan Teknologi Sistem Informasi (BPTSI) berhasil meraih Juara 1 Paper Terbaik Tenaga Kependidikan melalui karya inovasi berjudul “Siap Menilai Kinerja Berbasis Balance Scorecard.” Prestasi berikutnya diraih Sinta Maharani, S.Sos., M.I.Kom., dari Biro Humas dan Protokol, yang meraih Juara 2 Paper Terbaik Tenaga Kependidikan melalui karya “Model Komunikasi Sains UNISA Yogyakarta.” Sementara itu, Dewi Pratomo, laboran UNISA Yogyakarta, meraih Juara 3 Paper Terbaik Laboran melalui inovasi “KURKUMIND: Indikator Alami Berbasis Kurkumin.” Adapun Bayu Susena, S.H., M.H. berhasil meraih Juara 2 Best Presenter melalui karya inovasi “e-Legal Consultation: Konsultasi Hukum Berbasis WhatsApp.”
Keempat capaian tersebut menunjukkan beragamnya inovasi yang dikembangkan oleh tenaga kependidikan dan laboran UNISA Yogyakarta. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya berkaitan dengan pengembangan sistem dan tata kelola layanan, tetapi juga mencakup komunikasi sains, inovasi laboratorium, serta pemanfaatan teknologi digital dalam memberikan layanan kepada sivitas akademika.
Rektor UNISA Yogyakarta, Dr. Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para tenaga kependidikan dan laboran UNISA Yogyakarta. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dan kontribusi terhadap kemajuan perguruan tinggi dapat lahir dari berbagai unsur sivitas akademika.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi UNISA Yogyakarta sekaligus menunjukkan bahwa tenaga kependidikan dan laboran memiliki peran penting dalam menghadirkan inovasi di lingkungan perguruan tinggi. Inovasi yang lahir dari pengalaman dan kebutuhan nyata di tempat kerja diharapkan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak bagi peningkatan mutu layanan serta kemajuan institusi,” ujar Warsiti.
Ia menambahkan, budaya inovasi perlu terus dibangun sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola perguruan tinggi. Karya-karya yang dihasilkan para tendik dan laboran diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi unit kerja lainnya untuk terus melakukan perbaikan dan menghadirkan solusi atas berbagai kebutuhan di lingkungan kampus.
Capaian pada KILAT 2026 sekaligus memperkuat komitmen UNISA Yogyakarta dalam mendorong budaya inovasi, kreativitas, dan perbaikan berkelanjutan di seluruh unsur perguruan tinggi. Melalui karya dan inovasi yang dikembangkan, tenaga kependidikan dan laboran tidak hanya mendukung layanan akademik dan administratif, tetapi juga turut berkontribusi dalam menghadirkan dampak nyata bagi kemajuan institusi.







































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!