Unisa Yogyakarta Terima Kunjungan Mindanao State University Filipina
Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menerima kunjungan kerja sama dari Mindanao State University (MSU), Filipina, di Gedung Siti Moendjijah, Kampus Terpadu Unisa Yogyakarta, Kamis (22/1/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh Marecon C. Viray dan Dr. Louvill M. Ozarraga dari MSU.
Viray dan Ozarraga menjadi narasumber dalam workshop internasional bertajuk “Article Writing and Publication Strategy in Reputable International Journal.” Acara tersebut sekaligus menjadi pembuka rangkaian kunjungan kerja sama antara MSU dan Unisa Yogyakarta.
Dekan Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Humaniora (FEISHum), Annisa Warastri, mengapresiasi kolaborasi dua perguruan tinggi dari dua negara tersebut. Ia menyebut workshop kepenulisan yang diisi oleh pengajar dari MSU sangat bermanfaat, terutama bagi dosen Unisa Yogyakarta. Para dosen memperoleh wawasan baru terkait strategi penulisan karya ilmiah agar dapat diterima di jurnal internasional bereputasi.
“Pertemuan ini meningkatkan kolaborasi antara dua universitas. Saya berharap diskusi ini dapat memperluas kerja sama dan membuka peluang dalam penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Selamat menikmati Yogyakarta, dan selamat datang di Universitas Aisyiyah,” ujar Dekan FEISHum dalam sambutannya.
Kerjasama Filipina
Pada kesempatan tersebut, dosen MSU, Marecon C. Viray dan Dr. Louvill M. Ozarraga, memaparkan lokakarya seputar strategi penulisan karya ilmiah. Kegiatan ini diikuti oleh dosen serta tenaga kependidikan Unisa Yogyakarta.
Marecon C. Viray, saat membuka materinya, mengaku sangat senang berada di Unisa Yogyakarta. Ia menyampaikan hal tersebut dengan mencoba menggunakan bahasa Indonesia. “Apa kabar? Saya sangat senang berada di Unisa Yogyakarta,” ujarnya, yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta workshop.
Dalam pemaparannya, Viray menjelaskan berbagai strategi penulisan karya ilmiah yang layak diterbitkan di jurnal internasional bereputasi. Ia menegaskan bahwa esensi penelitian yang berkualitas berangkat dari pertanyaan dan permasalahan yang jelas.
“Melakukan penelitian berarti menjawab pertanyaan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Bagaimana solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut?” ujarnya.
Viray juga menambahkan sejumlah hal yang kerap terlewat dalam penulisan karya ilmiah, seperti anotasi, teknik sitasi, serta pentingnya menghindari plagiarisme.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan praktik penentuan topik penelitian oleh peserta lokakarya. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama narasumber dari MSU dan seluruh peserta.
Agenda Lanjutan
Selain workshop dan forum seminar, kunjungan delegasi Mindanao State University dilanjutkan dengan berbagai agenda lain, di antaranya city tour di Yogyakarta serta kunjungan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).
Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Jumat (23/1/2026) dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara kedua universitas. Terjalinnya kemitraan dengan MSU diharapkan dapat memperkuat kiprah Unisa Yogyakarta di tingkat global.












Leave a Reply
Want to join the discussionFeel free to contribute!