1 No Poverty

Produktif Kerja Selama Ramadan dengan Mengatur Jam Tidur

, ,
Produktif kerja

Bulan suci Ramadan tentu membawa perubahan rutinitas bagi umat Islam, tak terkecuali bagi para pekerja atau karyawan agar produktif kerja. Salah satu tantangan terbesarnya adalah menerapkan manajemen waktu saat Ramadan yang tepat agar tubuh tidak lemas seharian.

Produktif Kerja

Perubahan siklus akibat kewajiban bangun sahur sering kali membuat kita didera rasa kantuk yang luar biasa di siang hari, khususnya saat sedang menatap layar laptop di kantor. Mengapa hal ini bisa terjadi? Pemotongan durasi istirahat di malam hari serta menurunnya kadar gula darah menjadi biang kerok utama yang bisa merusak fokus dan produktivitas kerja sahabat UNISA Yogyakarta.

Lantas, bagaimana cara mengatur jam tidur agar tidak mengantuk saat bekerja? Coba terapkan strategi berikut:

  • Tidur Lebih Awal: Hindari scrolling media sosial tanpa arah. Usahakan langsung tidur setelah salat Tarawih agar tubuh mendapat jatah istirahat minimal 4-5 jam sebelum sahur.
  • Sempatkan Power Nap: Manfaatkan waktu istirahat siang di kantor untuk memejamkan mata sejenak selama 15-20 menit. Ini sangat ampuh mengembalikan energi.
  • Hindari Kafein Saat Sahur: Kurangi minum kopi atau teh saat sahur karena sifat diuretiknya justru memicu dehidrasi dan lemas di siang hari.

Dengan kedisiplinan mengatur jam tidur, sahabat UNISA Yogyakarta bisa tetap segar dan fokus mengeksekusi deadline tanpa harus menguap seharian. Selamat berpuasa dan tetap semangat!

Sumber: MSIG, Hello Sehat

Penulis: Adi Sasmito, S.I.Kom (Humas UNISA Yogyakarta)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *