Cegah Lemah Otot, KKN UNISA Skrining Lansia Bendungan
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 36 Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menggelar skrining lansia dalam program SIGAP Lansia (Skrining Kekuatan Otot Tungkai Lansia) di Pendopo Dusun Bendungan RT 03, Sabtu (8/8/2026).
Skrining Lansia
Kegiatan edukatif yang diikuti oleh 38 lansia ini berkolaborasi langsung dengan agenda rutin Posyandu Lansia dan tim Puskesmas setempat. Tujuannya sangat penting, yakni membantu para lansia mendeteksi kondisi kekuatan otot tungkai mereka agar tetap bugar dan mandiri dalam beraktivitas.
Untuk mengukur kekuatan otot, mahasiswa KKN menggunakan metode 30-Second Sit to Stand Test. Para lansia diinstruksikan untuk mempraktikkan gerakan duduk dan berdiri dari kursi selama 30 detik sesuai batas kemampuan masing-masing. Hasilnya cukup melegakan, secara umum kekuatan otot tungkai peserta masih berada di angka normal sesuai kategori usianya.
Selain skrining, mahasiswa KKN juga membagikan edukasi mengenai pentingnya rutin beraktivitas fisik. Salah satu peserta, Sri Lusiati, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Pemeriksaannya sederhana dan dibantu mahasiswa, jadi tidak merasa kesulitan. Dari kegiatan ini saya jadi lebih tahu pentingnya menjaga kekuatan tubuh dan tetap aktif bergerak,” tuturnya antusias.
Lewat program SIGAP Lansia, KKN 36 UNISA Yogyakarta berharap warga Dusun Bendungan semakin sadar akan pentingnya kesehatan fisik. Dengan otot tungkai yang terjaga, para lansia diharapkan bisa terus aktif, bugar, dan terhindar dari risiko cedera di usia lanjut.








































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!