Tanam Bibit untuk Dukung Desa Wisata di Wukirsari
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menggelar kegiatan bersama masyarakat Kelurahan Wukirsari, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN yang menggabungkan aktivitas olahraga, pemeriksaan kesehatan, edukasi lingkungan, serta pemberian bibit tanaman kepada masyarakat.
Wukirsari
Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Wukirsari tersebut menyasar masyarakat setempat. Selain senam bersama, mahasiswa KKN juga membagikan bibit tanaman sengon, munggur dan sirsak serta menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan melalui kolaborasi dengan Puskesmas.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan dan senam bersama. Setelah olahraga, peserta mendapatkan bibit tanaman sekaligus edukasi singkat mengenai cara menanam dan merawat tanaman. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan yang meliputi gula darah, CKG, dan komposisi tubuh.
Tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya menjaga lingkungan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penutupan.
Pembimbing KKN UNISA Yogyakarta, Bhakti Gusti Walinegoro, S.IP., MPP, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan terlibat dalam kegiatan KKN tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Wukirsari yang telah hadir dan bergabung dalam kegiatan KKN. Kehadiran dan partisipasi warga menjadi bagian penting agar program yang kami laksanakan tidak berhenti sebagai kegiatan mahasiswa, tetapi benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Bhakti, kegiatan KKN idealnya menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan program kerja, tetapi juga belajar memahami kebutuhan masyarakat dan bersama-sama mencari solusi yang dapat memberikan manfaat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama bahwa kesehatan dan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Semoga kebiasaan hidup sehat dapat terus dilakukan setelah kegiatan ini selesai, dan bibit yang diberikan dapat dirawat hingga tumbuh serta memberikan manfaat dalam jangka panjang,” tambahnya.
Sementara itu, Dukuh Plupuh Wukirsari, Sutarja, menyambut baik pemberian bibit tanaman yang dilakukan mahasiswa KKN UNISA Yogyakarta. Menurutnya, bantuan tersebut memiliki manfaat yang cukup besar bagi masyarakat, terutama karena dapat mendukung rintisan desa wisata di Dukuh Plupuh.
“Bantuan bibit ini sangat berguna. Ada sengon yang cepat dijual, kemudian sirsak dan munggur yang bisa menjadi tanaman perindang. Rencananya bibit-bibit ini akan ditanam di desa wisata,” ungkap Sutarja.
Ia menjelaskan, Dukuh Plupuh saat ini tengah merintis konsep desa wisata dengan mengembangkan Pasar Jagat Bambu yang digelar setiap Minggu Pon. Keberadaan tanaman di kawasan tersebut diharapkan dapat mendukung penataan lingkungan sekaligus memperkuat daya tarik kawasan wisata yang sedang dikembangkan masyarakat.
“Dukuh Plupuh sedang merintis desa wisata, salah satunya Pasar Jagat Bambu setiap Minggu Pon. Bibit ini nantinya akan kami tanam di sana,” jelasnya.
Pemberian bibit tanaman dalam kegiatan KKN tersebut menjadi contoh bagaimana program mahasiswa dapat diarahkan untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan. Tanaman sengon memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat, sementara sirsak dan munggur dapat dimanfaatkan sebagai tanaman peneduh dan penghijauan kawasan.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pendekatan KKN UNISA Yogyakarta yang mengintegrasikan aspek kesehatan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui senam bersama dan pemeriksaan kesehatan, masyarakat diajak memperhatikan kondisi kesehatan secara lebih dini. Sementara melalui pemberian bibit dan edukasi perawatan tanaman, masyarakat didorong untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
Bagi mahasiswa KKN, interaksi langsung dengan masyarakat juga menjadi proses pembelajaran untuk memahami potensi lokal sekaligus membangun kolaborasi. Program yang dilaksanakan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi dapat diteruskan dan dikembangkan oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah.







































Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!