SDG 4

Menakar Mutu Kedokteran Unisa Yogyakarta: Melangkah Pasti Menuju Akreditasi Unggul

Kedokteran unisa

Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta resmi menjalani asesmen lapangan akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Agenda penting yang berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 November 2026 ini, menjadi langkah krusial kampus tersebut untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan kedokteran berjalan sesuai standar mutu pendidikan tinggi kesehatan nasional.

Kedokteran UNISA

Dalam rangkaian asesmen lapangan ini, LAM-PTKes menugaskan enam asesor berpengalaman ke kampus Unisa Yogyakarta. Tim asesor tersebut terdiri dari Prof. Dr. dr. Dharma Lindarto, Sp.PD-KEMD, Dr. dr. Sri Asriyani, Sp.Rad,Subsp,TR.(K)., M.Med.Ed, Dr. dr. Tri Rahayu, Sp.M(K).FIACLE, Dr. dr. Abdulloh Machin, Sp.N(K), Dr. dr. Meita Hendrianingtyas, Sp.PK(K), M.Si.Med, serta Dr. dr. Muhammad Riza, Sp.A, Subsp. HO(K), M.Kes.

Kedatangan para pakar medis dan akademisi ini bertujuan memperoleh gambaran komprehensif mengenai pelaksanaan akademik maupun non-akademik di Fakultas Kedokteran Unisa Yogyakarta. Selama lima hari penuh, tim asesor membedah kesiapan institusi dalam mencetak calon dokter yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Kedokteran unisa

Rektor Unisa Yogyakarta, Dr. Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat, menyambut hangat kehadiran tim asesor dan jajaran tamu undangan. Dalam sambutannya, Warsiti menyampaikan optimisme tinggi terhadap masa depan prodi kedokteran di kampusnya. Dukungan ekosistem kesehatan dan pendidikan yang sangat kuat dari persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah menjadi modal utama bagi Prodi Kedokteran Unisa Yogyakarta untuk terus bertumbuh menjadi program studi yang unggul.

“Kegiatan asesmen lapangan ini tentu merupakan kegiatan sangat penting bagi Prodi Kedokteran Unisa, namun proses akreditasi ini bukan hanya sekadar evaluasi,” tutur Warsiti.

Lebih lanjut, Warsiti menekankan bahwa momen asesmen ini merupakan ruang refleksi sekaligus pemacu semangat bagi seluruh sivitas akademika. Penilaian dari pihak eksternal justru membantu kampus menjaga budaya mutu secara berkelanjutan demi melahirkan lulusan dokter yang profesional serta berkarakter nilai-nilai keislaman.

Senada dengan optimisme tersebut, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., turut memberikan apresiasi atas rekam jejak pesat Unisa Yogyakarta. Ia mencatat bahwa Unisa Yogyakarta hanya membutuhkan waktu delapan tahun untuk meraih predikat perguruan tinggi Unggul sejak resmi bertransformasi menjadi universitas.

Menurut Setyabudi, capaian membanggakan di tingkat institusi tersebut tidak lepas dari komitmen peningkatan sumber daya manusia di lingkungan kampus. Pihaknya terus mendorong penguatan kapasitas tenaga pendidik di seluruh perguruan tinggi wilayah DIY, termasuk di Fakultas Kedokteran Unisa Yogyakarta.

“Kami meyakini bahwa kualitas perguruan tinggi ini dimulai dari perbaikan atau kualitas para dosennya, sehingga kami dari LLDIKTI Wilayah V benar-benar mengejar kualitas para dosen. Mau tidak mau, kualitas dosen yang semakin meningkat dari lektor maupun lektor kepala ini akan berbanding lurus dengan tridharmanya,” tutur Setyabudi.

Guna memotret kualitas pendidikan secara utuh, rangkaian asesmen lapangan ini mencakup berbagai agenda padat. Sejumlah dokumen akreditasi diverifikasi secara menyeluruh oleh tim asesor pada hari pertama pelaksanaan. Selain pemeriksaan berkas, tim asesor juga menggelar sesi wawancara mendalam bersama unsur pimpinan universitas, pengelola program studi, jajaran dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga para pemangku kepentingan terkait. Sebagai pelengkap proses validasi data, berbagai fasilitas pendukung pembelajaran dan sarana prasarana pendidikan kedokteran juga ditinjau langsung oleh para asesor. Peninjauan lapangan ini meliputi ruang kuliah, laboratorium medis, hingga kelengkapan penunjang keterampilan klinis mahasiswa. Melalui proses asesmen yang ketat dan transparan ini, Fakultas Kedokteran Unisa Yogyakarta diharapkan mampu meraih hasil akreditasi terbaik sekaligus memperkuat kontribusinya bagi dunia kesehatan Indonesia.

Hotline