Awas THR Cuma Numpang Lewat! Jurus Jitu Atur Keuangan Ramadan Biar Dompet Aman Sampai Lebaran
Bulan suci Ramadan 1447 H sering kali menjadi tantangan berat bagi ketahanan finansial masyarakat Tunjangan Hari Raya (THR). Alih-alih berhemat karena puasa, pengeluaran justru makin tak terkendali. Mulai dari ajakan buka bersama di berbagai tempat, kalap berburu takjil, hingga persiapan beli baju baru.
THR
Fenomena klasik ini membuat THR yang dibagikan jelang Lebaran sering kali lenyap tak bersisa. Padahal, tujuan utama THR adalah untuk mengamankan kebutuhan perayaan Idul Fitri, bukan dihabiskan secara impulsif.
Lalu, bagaimana cara memutus siklus kantong jebol ini? Biar dompet sahabat UNISA Yogyakarta tetap tebal dan aman hingga lebaran usai, terapkan jurus cerdas mengatur keuangan berikut ini:
- Terapkan Aturan 50-30-20 Begitu THR Cair
Jangan biarkan uang mengendap di satu rekening. Langsung alokasikan 50% untuk kebutuhan pokok Lebaran (kue, hidangan, baju), 30% untuk kewajiban (zakat fitrah, sedekah, angpao keluarga), dan amankan 20% langsung ke tabungan atau investasi.
- Ngerem Jadwal Bukber
Buka puasa bersama teman lama memang seru, tapi jadikan ini sebagai prioritas, bukan rutinitas. Batasi maksimal 2-3 kali saja selama Ramadan. Selebihnya, masak sendiri di rumah atau di kosan jauh lebih hemat!
- Belanja Kebutuhan Lebaran Lebih Awal
Hindari penyakit panic buying pada H-3 Lebaran. Belilah tiket mudik, hampers, atau pakaian sejak awal atau pertengahan Ramadan untuk menghindari lonjakan harga yang gila-gilaan.
Jangan sampai setelah lebaran sahabat UNISA Yogyakarta malah pusing gali lubang tutup lubang. Yuk, lebih bijak kelola dana agar Ramadan tenang, lebaran pun senang!
Sumber : Finpedia
Penulis : Adi Sasmito, S.I.Kom (Humas UNISA Yogyakarta)












Leave a Reply
Want to join the discussionFeel free to contribute!