(Indonesia) Mahasiswa Unisa Yogya Menjadi Timkes Dalam Demo Menolak Omnibus Law

Sorry, this entry is only available in Indonesian. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

Mahasiswa Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta berpartisipasi dengan menjadi tim kesehatan dalam unjuk rasa penolakan Undang- Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) di Yogyakarta, Kamis (8/10).

Beberapa hari ini terjadi unjuk rasa menolak disahkanya Undang Undang Cipta Kerja dibeberapa daerah di Indonesia, salah satunya yaitu di Yogyakarta yang disuarakan oleh para mahasiswa, buruh dan masyarakat. Mahasiswa UNISA Yogya ikut membantu menjadi relawan tim tenaga medis yang disediakan oleh beberapa rumah sakit di Yogyakarta.

Menurut Ainun selaku mahasiswa UNISA Yogya yang menjadi tim kesehatan tersebut mengatakan bahwa dia dan dan 15 temanya menjadi relawan dengan membantu penanganan kepada mahasiswa yang terluka dan sesak nafas akibat gas air mata.

“Kami membantu mereka yang sesak nafas dengan memasangkan oksigen, sedangkan banyak juga yang pingsan dan luka akibat pukulan,” ujar Ainun.

Meskipun demikian Ainun beserta mahasiswa yang tergabung dalam tim kesehatan tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker.

 

QR Code