(Indonesia) Prodi Akuntansi UNISA Yogya Lolos Pendanaan Program Bantuan Program Studi, Menjadi Model COE Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Sorry, this entry is only available in Indonesian. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Ilmu Sosial dan Humaniora (FEISHUM) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menjadi salah satu dari 32 prodi di Indonesia yang dinyatakan lolos pendanaan Kemendikbud Dikti pada Program Bantuan Program Studi  Menjadi Model Center of Excellence (COE) Merdeka Belajar Kampus Merdeka skema 1. Hal ini disampaikan dalam pengumuman Kemendikbud No. 1418/E2/DM.00.01/2021, 5 April 2021.

Kepala Badan Perencanaan Pengembangan (BPP) Unisa Yogyakarta,  Dr. Sulistyaningsih, SKM., MH.Kes  menjelaskan bahwa alhamdulillah Prodi Akuntansi lolos skema 1 untuk program bantuan *“CoE Akuntansi Rumah Sakit dan Akuntansi Pemerintahan: Become A Future Accontant”.* Program yang diusulkan ada dua yaitu (1) pengembangan kurikulum dan perangkat pembelajaran dan (2) implementasi MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Program akan dilaksanakan selama 8 bulan dengan target luaran program adalah tersusunnya (1) dokumen kurikulum MBKM, (2) dokumen perangkat pembelajaran berupa dokumen RPS, instrumen penilaian dan evaluasi mata kuliah, (3) kebijakan MBKM terkait pembelajaran mahasiswa di luar kampus, (4) pedoman implementasi MBKM, (5) SOP pelaksanaan kegiatan mahasiswa di luar kampus, (6) terlaksananya 3 BKP MBKM: magang, pertukaran pelajar dan proyek di desa, (7) terlaksananya sosialisasi/mentoring pembinaan terkait program MBKM pada tiga Prodi. Jumlah anggaran yang diusulkan sebesar Rp 79.650.000,00 dengan dana pendamping dari UNISA Yogyakarta sebesar 10%.

‘’Program  Prodi menjadi Center of Excellence (CoE) sangat mendukung Prodi Akuntansi untuk mencapai visi keilmuan dan keunggulannya, sehingga diharapkan dapat mendukung tranformasi UNISA Yogyakarta untuk pemantapan daya saing nasional dan penguatan daya saing internasional’’, jelas Sulistyaningsih

Sementara, Ketua Prodi Akuntansi, Rigel Nurul Fathah, S.E., M.Ak., CA, mengatakan  program ini diselenggarakan dalam rangka mendukung implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang telah dicanangkan olen Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, merupakan kebijakan yang bertujuan untuk mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil.