17 Partnerships for The Goals 4 Quality Education

Kolaborasi dengan UiTM Malaysia, Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta Gelar Workshop Strategi Publikasi Internasional

, , ,
Workshop

Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menggelar Workshop Internasional bertema “ Article Writing & Publication Strategy in Reputable International Journals” bekerja sama dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Kamis (29/1/2026).

Workshop Internasional

Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room SM. 2.11, Gedung Siti Moendjijah Lantai 2, Kampus Terpadu UNISA Yogyakarta ini menghadirkan dua narasumber dari UiTM Malaysia, yakni Dr. Wan Norbani Wan Noordin, Head of Center of Strategic Communication UiTM Malaysia, serta Assoc. Prof. Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad, Deputy Dean (Research and Industrial Linkages) UiTM Malaysia.

Pelaksanaan Workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa Unisa Yogyakarta dalam menulis artikel ilmiah dan strategi publikasi pada jurnal internasional bereputasi. Para peserta dibekali wawasan mulai dari pengembangan budaya riset kampus, penyusunan artikel sesuai standar jurnal internasional, sampai strategi memilih jurnal yang tepat dan meningkatkan peluang lolos publikasi.

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Humaniora, Nur Fitri Mutmainah, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan workshop internasional tersebut. Perempuan yang akrab disapa Iin tersebut mengakui masih rendahnya publikasi riset tingkat internasional dari akademisi Unisa Yogyakarta sehingga perlu upaya mengatasi masalah tersebut.

“Agenda workshop ini penting, kita bisa lihat publikasi riset Unisa Yogyakarta masih cukup rendah. Dengan workshop ini kita bisa belajar dan termotivasi agar mencapai luaran publikasi internasional,” ujar Iin dalam sambutannya.

Membangun Budaya Riset

Tengku Elena Tengku Mahamad, dalam pemaparan materinya menyampaikan pentingnya budaya riset di dalam universitas sebagai pijakan menuju peningkatan publikasi internasional sivitas akademika. Elena mengajak seluruh akademisi Unisa Yogyakarta untuk produktif melakukan riset, caranya dengan meluangkan waktu setidaknya satu jam untuk penelitian.

“Alokasikan satu jam khusus untuk riset. Tidak harus setiap hari, satu jam sekali atau dua kali dalam seminggu. Anggap waktu tersebut seperti meeting. Usaha kecil tersebut akan mengarahkan ke progres yang mantap,” ucapnya menjelaskan.

Elena juga mengingatkan agar para peserta percaya diri untuk memulai ide penelitian dimiliki. Baginya, budaya riset itu adalah berkembang bersama-sama. Riset yang baik bukanlah yang sempurna, tapi yang memiliki progres. Agar semua itu tercapai, Elena menyarankan terciptanya kolaborasi erat antar-individu di universitas.

“Setiap orang memiliki titik awal yang berbeda-beda. Dengan menulis bersama membantu individu untuk fokus dan termotivasi. Dengan bekerja sama bisa mengurangi tekanan dalam riset. Seiring waktu, kegiatan riset menjadi budaya bersama,” ujar Elena.

Sementara itu, Wan Norbani Wan Noordin, selaku narasumber berikutnya lebih menekankan pentingnya perhatian dalam membuat karya tulis ilmiah. Norbani menyebut tulisan artikel untuk publikasi internasional mesti memenuhi standar Scopus, baik dari segi metodologi, struktur, referensi, hingga kejelasan.

“Pastikan naskah artikel memenuhi kriteria jurnal dengan tepat. Selain itu, sebaiknya naska sudah di-review terlebih dahulu sebelum dikirim,” ucap Norbani memberi tips. Pada kesempatan tersebut ia juga mengulas kiat-kiat bagaimana memilih jurnal internasional dan mengatasi tantangan agar naskah diterima.

Para peserta dengan antusias mengikuti paparan kedua narasumber dari UiTM Malaysia. Acara hari itu kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, penyerahan cendera mata, lalu ditutup dengan foto bersama.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *