1 No Poverty

Jaga Hati Biar Puasa Ramadan Nggak Cuma Dapat Lapar

, ,
Jaga hati

Bulan suci Ramadan 1447 H tengah kita jalani, seringkali fokus umat muslim hanya tertuju pada persiapan menu sahur praktis atau berburu takjil berbuka bukan jaga hati. Padahal, ada esensi yang jauh lebih krusial di balik ibadah puasa: menahan hawa nafsu dan menjaga kebersihan hati.

Nabi Muhammad SAW pernah mengingatkan bahwa betapa banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapat apa-apa selain rasa lapar dan dahaga. Mengapa hal ini bisa terjadi? Penyebab utamanya adalah gagalnya kita menjaga hati dan lisan dari perkara yang sia-sia di lingkungan sehari-hari, baik itu di kampus, kantor, rumah, maupun di kerasnya dunia maya alias media sosial.

Jaga Hati

Agar ibadah puasa Sahabat UNISA Yogyakarta tahun ini lebih khusyuk, diterima, dan tak sekadar menahan lapar, coba terapkan beberapa trik detoks hati berikut ini:

  • Puasa Sosmed dari Gibah: Jempol sering kali lebih tajam dari lidah. Hindari ikut campur komentar julid, bergosip, atau menyebarkan hoaks. Gunakan media sosial murni untuk mencari informasi bermanfaat dan berbagi kebaikan.
  • Manajemen Emosi di Tengah Padatnya Aktivitas: Terjebak macet jelang buka puasa atau tumpukan deadline di kampus maupun kantor memang bikin spaneng. Alih-alih mengeluh, tarik napas panjang dan perbanyak istighfar. Ingat, marah hanya akan menguras energi dan menggerus pahala puasa.
  • Perbanyak Me Time Spiritual: Alihkan waktu scrolling HP Sahabat UNISA Yogyakarta dengan memperbanyak tilawah Al-Qur’an, dzikir, atau mendengarkan kajian singkat yang menyejukkan hati.
  • Lapangkan Dada untuk Memaafkan: Bersihkan hati dari rasa iri, dengki, dan dendam masa lalu. Hati yang lapang akan membuat ibadah terasa jauh lebih ringan dan damai.

Jangan biarkan rasa haus dan lapar Sahabat UNISA Yogyakarta terbuang percuma. Jadikan Ramadan ini sebagai momentum melatih kesabaran tingkat tinggi demi meraih ketakwaan yang seutuhnya!

Sumber: Dakwah Digital, MQ

Penulis: Adi Sasmito, S.I.Kom (Humas UNISA Yogyakarta)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *