4 Quality Education

Mahasiswa Keperawatan Anestesiologi UNISA Ikuti Ucap Janji dan Pembekalan Pra-Klinik Sebelum Terjun ke Praktik Klinis

, ,
Ucap janji

Program Studi Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) menyelenggarakan kegiatan Ucap Janji Mahasiswa dan Pembekalan Pra-Klinik sebagai langkah awal sebelum mahasiswa memasuki tahap praktik klinik di rumah sakit.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesiapan mahasiswa, baik secara akademik, keterampilan klinis, maupun integritas profesional sebagai calon perawat anestesi yang akan terlibat langsung dalam pelayanan perioperative, perawatan pasien bedah dan kritis.

Ucap Janji sebagai Komitmen Moral dan Profesional

Kegiatan ucap janji dipandang bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bentuk komitmen moral mahasiswa sebelum memasuki dunia klinik.

Kaprodi Keperawatan Anestesiologi UNISA, Heri Puspito, S.Kep., Ns., MKM, menyampaikan bahwa ucap janji menjadi simbol kesiapan mahasiswa dalam menjalankan praktik keperawatan anestesiologi dengan menjunjung tinggi etika profesi dan keselamatan pasien.

“Ucap janji ini menjadi bentuk tanggung jawab moral mahasiswa untuk menjalankan praktik klinik secara profesional. Setiap tindakan yang dilakukan nantinya berkaitan langsung dengan keselamatan pasien, sehingga integritas dan etika harus selalu menjadi dasar utama,” ungkap Heri Puspito.

Pembekalan Pra-Klinik untuk Penguatan Kompetensi

Pembekalan pra-klinik dirancang untuk menekankan berbagai kompetensi dasar yang wajib dimiliki mahasiswa Keperawatan Anestesiologi. Materi yang diberikan mencakup penguatan kemampuan klinis dasar anestesiologi, patient safety, komunikasi terapeutik, serta kolaborasi dalam tim bedah dan anestesi.

Mahasiswa juga dibekali pemahaman mengenai kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) rumah sakit, standar pelayanan anestesi, serta kesiapan menghadapi situasi klinik yang dinamis.

Persiapan Menghadapi Tantangan Etika dan Profesionalisme

Dalam praktik klinik, mahasiswa tidak hanya dituntut terampil secara teknis, tetapi juga mampu menunjukkan sikap profesional dan etis. Pembekalan ini memberikan arahan tentang batas kewenangan mahasiswa, pentingnya menjaga kerahasiaan pasien, serta membangun sikap disiplin dan empati dalam pelayanan.

“Mahasiswa harus siap menghadapi tantangan nyata di ruang operasi maupun unit kritis. Profesionalisme dan integritas adalah kunci utama dalam praktik keperawatan anestesiologi,” tambah Kaprodi.

Dukungan Fakultas Kesehatan UNISA

Dekan Fakultas Kesehatan UNISA, Dr. Dewi Rokhanawati, S.Si.T., M.P.H., turut memberikan arahan dan motivasi kepada mahasiswa. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental, sikap humanis, serta komitmen pelayanan dalam menjalani praktik klinik.

“Mahasiswa Keperawatan Anestesiologi harus mampu menunjukkan kompetensi sekaligus karakter sebagai tenaga kesehatan yang beretika. Praktik klinik bukan hanya tentang keterampilan teknis, tetapi juga tentang empati, komunikasi, dan pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar Dr. Dewi Rokhanawati.

Fokus Pembekalan Tahun Ini

Tahun ini, pembekalan pra-klinik difokuskan pada penguatan aspek keselamatan pasien, pembaruan standar anestesi perioperatif, simulasi keterampilan klinis dasar, serta kesiapan mental mahasiswa dalam menghadapi tekanan kerja di lingkungan rumah sakit.

Program studi juga menyesuaikan materi dengan perkembangan teknologi anestesi serta kebutuhan layanan kesehatan modern.

Peran Dosen dan Instruktur Klinik

Kesiapan mahasiswa dipastikan melalui pendampingan intensif oleh dosen dan instruktur klinik. Evaluasi dilakukan melalui simulasi praktik, OSCE, pembinaan karakter, serta koordinasi dengan lahan praktik agar mahasiswa siap secara menyeluruh sebelum diterjunkan.

“Dosen dan instruktur klinik memiliki peran penting untuk memastikan mahasiswa tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga matang secara mental dan etika,” jelas Kaprodi.

Harapan Program Studi

Program studi berharap mahasiswa dapat menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, empati, serta mampu menjaga nama baik institusi dan profesi selama menjalani praktik klinik.

“Kami berpesan kepada seluruh mahasiswa, jadikan ucap janji ini sebagai pedoman dalam setiap tindakan. Masuklah ke dunia klinik dengan niat belajar, melayani dengan hati, dan selalu mengutamakan keselamatan pasien,” pesan Heri Puspito.

Mendukung Visi Lulusan Profesional dan Beretika

Kegiatan ucap janji dan pembekalan pra-klinik ini merupakan langkah strategis dalam mendukung visi Program Studi Keperawatan Anestesiologi UNISA untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, beretika, serta siap memberikan pelayanan anestesi berkualitas sesuai standar nasional dan kebutuhan layanan kesehatan modern.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *