Perkuat Kemitraan Internasional, Unisa Yogyakarta Jajaki Kerja Sama dengan Mindanao State University Filipina
Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta terus meningkatkan jaringan kerja sama internasional dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri. Terbaru, Unisa Yogyakarta menggandeng Mindanao State University (MSU), Filipina, sebagai mitra internasional.
Nota kesepakatan kerja sama ditandatangani oleh kedua belah pihak di Gedung Siti Moendjijah, Kampus Terpadu Unisa Yogyakarta, Jumat (23/1/2026). Pada kesempatan tersebut hadir Rektor Unisa Yogyakarta Warsiti, Wakil Rektor IV Unisa Yogyakarta Ali Imron, Dekan Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Humaniora Unisa Yogyakarta Annisa Warastri, serta Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unisa Yogyakarta Tika Ainunnisa Fitria.
Sementara itu, delegasi Mindanao State University (MSU) Filipina dipimpin oleh Atty. Paisalin P.D. Tago, CPA, selaku MSU System President, bersama jajaran pimpinan universitas, termasuk wakil rektor bidang akademik dan perencanaan, serta pejabat di bidang administrasi, protokol, dan komunikasi.
Jalin Kerja Sama Riset dan Akademik
Rektor Unisa Yogyakarta Warsiti, dalam sambutannya, menyampaikan harapan besar atas terjalinnya kerja sama antara Unisa Yogyakarta dan MSU. Melalui kolaborasi perguruan tinggi dari kedua negara, diharapkan kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata bagi kedua belah pihak, terutama dalam bidang edukasi, riset, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran akademik, serta penguatan kelembagaan.
“Sebuah kehormatan bagi kami dapat menjamu delegasi dari Mindanao State University (MSU). Mewakili seluruh sivitas akademika Unisa Yogyakarta, saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan serta komitmen bersama dalam membangun kemitraan akademik,” ujar Warsiti, Jumat (23/1/2026).
Warsiti menilai terdapat kesamaan visi dan misi antara Unisa Yogyakarta dan MSU Filipina. Unisa Yogyakarta berada di bawah naungan Aisyiyah, organisasi masyarakat Islam perempuan terbesar di dunia. Sejak awal berdiri, Unisa Yogyakarta berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai moral, empati, serta komitmen pengabdian kepada masyarakat.
“Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) hari ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kerja sama antara kedua universitas. Kita memiliki visi yang sama dalam mendorong pendidikan tinggi yang inklusif, berdampak, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
Senada dengan Rektor Unisa Yogyakarta, MSU System President Paisalin P.D. Tago menyampaikan optimismenya bahwa kemitraan antara kedua universitas akan membuahkan hasil yang positif. Menurutnya, kerja sama ini merupakan perwujudan visi MSU sebagai kampus perdamaian yang inklusif, inovatif, dan berwawasan global.
“Kerja sama ini merupakan kolaborasi lintas bidang, mulai dari institusi, riset akademik, kurikulum, penjaminan mutu, manajemen, hingga pengabdian kepada masyarakat,” ujar Tago dalam pidatonya.
Penandatanganan nota kesepahaman antara Unisa Yogyakarta dan MSU menjadi langkah awal bagi pelaksanaan aksi nyata serta program kerja sama yang berkelanjutan. Kedua institusi sama-sama mengharapkan kolaborasi ini dapat meningkatkan kualitas riset dan akademik dalam menghadapi tantangan global serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.











Leave a Reply
Want to join the discussionFeel free to contribute!